Comscore Tracker

5 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Teh, Bumil Perlu Waspada!

Meski menyehatkan, tetapi konsumsi sewajarnya saja

Ada banyak manfaat dari minum teh, terutama teh hijau. Di antaranya bisa bantu turunkan berat badan, mencegah berbagai penyakit karena kandungan antioksidan yang dimiliki, meningkatkan daya ingat, hingga mempercepat laju metabolisme.

Namun, di balik berbagai khasiat minum teh, tetap saja ketika dikonsumsi secara berlebihan akan tidak baik dampaknya. Di bawah ini beberapa efek samping dari kebanyakan minum teh yang perlu diwaspadai.

1. Menghambat penyerapan zat besi

5 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Teh, Bumil Perlu Waspada!pexels.com/@olly

Zat besi merupakan komponen utama hemoglobin, bagian dari sel darah merah. Ada banyak hal yang bisa terjadi apabila tubuh kekurangan zat besi. Di antaranya adalah anemia, rambut rontok, letih dan lesu, hingga mengganggu perkembangan janin dalam kandungan, sehingga meningkatkan risiko bayi terlahir prematur.

Melansir Eat This, Not That!, berdasarkan hasil riset dalam jurnal Food Research International, diketahui bahwa tanin, senyawa polifenol yang umum terdapat pada kopi dan teh, ternyata bisa mengganggu penyerapan zat besi apabila dikonsumsi berlebihan (lebih dari 4 cangkir per hari).

Senyawa tanin akan mengikat zat besi dari kelompok non-heme, yakni zat besi yang bersumber dari pangan nabati, seperti bayam, polong-polongan, dan jenis kacang-kacangan. Untuk mencegahnya, pastikan asupan zat besi kamu mencukupi agar tak terjadi defisiensi.

2. Meningkatkan risiko kerusakan gigi dan tulang

5 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Teh, Bumil Perlu Waspada!freepik.com/wayhomestudio

Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Food Research International meneliti kandungan fluorida pada jenis teh celup yang dipasarkan di Inggris. Hasilnya, menyeduh teh celup selama 2 menit menghasilkan kandungan fluorida berkisar antara 3,60 sampai 7,96 miligram per liter.

Berdasarkan temuan tersebut, para peneliti menyarankan untuk tidak minum teh celup lebih dari 4 cangkir per hari (setara dengan 1 liter). Mereka khawatir bahwa jumlah fluorida yang dikonsumsi akan melebihi rekomendasi asupan harian fluorida, yaitu sebesar 4 miligram per hari.

Kelebihan fluorida dalam tubuh bisa menyebabkan fluorosis gigi yang biasa terjadi pada anak-anak, dan fluorosis tulang, ditandai dengan nyeri tulang dan sendi.

Baca Juga: 7 Teh Ini Bisa Menurunkan Berat Badan dan Mengurangi Lemak di Perut

3. Sulit tidur

5 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Teh, Bumil Perlu Waspada!pexels.com/@vanyaoboleninov

Walaupun kandungannya tak sebanyak pada kopi, tetap saja teh mengandung kafein. Bila konsumsinya terlalu banyak, kualitas tidurmu bisa terganggu.

Mengutip Healthline, dalam laporan yang terbit dalam Risk Management and Healthcare Policy diketahui bahwa asupan kafein berlebihan dapat menghambat produksi melatonin, yakni hormon pengatur tidur, sehingga menyebabkan kualitas tidur menjadi buruk.

Rendahnya kualitas tidur tak hanya membuatmu lelah karena kurang istirahat. Akan tetapi, jika ini terus berlangsung, dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Antara lain obesitas dan kadar gula darah yang tidak terkontrol.

4. Mual

5 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Teh, Bumil Perlu Waspada!freepik.com/katemangostar

Rasa pahit pada teh disebabkan senyawa tanin yang ada di dalamnya. Selain bersifat antioksidan yang baik bagi tubuh, tapi senyawa tanin ini juga punya efek astringent yang efek sampingnya dapat menyebabkan iritasi pada lapisan di saluran pencernaan, menimbulkan gejala mual atau sakit perut.

Melansir Healthline, efek tersebut bisa berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang sudah merasa mual hanya dengan meminum 1-2 cangkir saja, tapi ada pula yang telah minum 5 cangkir tapi tidak merasakan apa-apa.

Karena itu, kenali dengan baik gejala mual yang biasa terjadi. Apabila selalu kamu alami setelah minum teh, maka sebaiknya pilih alternatif minuman lain, atau hindari minum teh saat perut kosong.

5. Komplikasi kehamilan

5 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Teh, Bumil Perlu Waspada!pexels.com/@wildlittlethingsphoto

Tingginya kandungan kafein saat hamil bisa meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, seperti keguguran atau bayi terlahir prematur. Berdasarkan rekomendasi dari American College of Obstetricians and Gynecologists, sebaiknya ibu hamil tidak mengonsumsi kafein lebih dari 200 miligram per hari, yaitu setara dengan 2 cangkir kopi atau sekitar 3 cangkir teh.

Dari uraian di atas bisa disimpulkan, makanan dan minuman yang baik pun saat dikonsumsi berlebihan akan menimbulkan efek samping yang bisa berbahaya. Jadi, bila kamu penikmat teh, baiknya konsumsi sewajarnya saja, ya.

Baca Juga: 7 Teh Paling Menyehatkan untuk Kesehatan Tubuh Kamu, Ini Urutannya

L A L A Photo Verified Writer L A L A

I fear not the man who has practiced 10,000 kicks once, but I fear the man who has practiced one kick 10,000 times (Bruce Lee)

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya