Kekuatan otot juga dipengaruhi jam biologis tubuh. Ritme sirkadian mengatur berbagai fungsi fisiologis selama sekitar 24 jam, termasuk suhu tubuh dan kesiapan fisik untuk beraktivitas.
Kekuatan otot sering mencapai puncaknya pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 16.00–20.00. Perubahan suhu tubuh, aktivitas sistem saraf, dan metabolisme otot diduga ikut berperan dalam perbedaan tersebut.
Meski begitu, bukan berarti semua orang harus berolahraga pada sore hari. Waktu latihan yang paling baik tetap perlu disesuaikan dengan rutinitas dan kondisi tubuh. Konsistensi latihan dalam jangka panjang jauh lebih penting daripada memaksakan olahraga pada jam tertentu.
Jadi, kekuatan otot yang berbeda setiap hari merupakan hal normal. Satu sesi latihan yang terasa lebih berat tidak otomatis menunjukkan hilangnya massa atau kekuatan otot. Namun, jika kelemahan berlangsung terus-menerus, disertai nyeri, mati rasa, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Referensi
Human Movement. Diakses pada Oktober 2026. "Why Am I Stronger One Day and Weaker The Next?"
King’s College London. Diakses pada Oktober 2026. "Muscle Growth is Higher in The Daytime, Which is Regulated by The Biological Clock - New Study."
Lift beyond Limits. Diakses pada Oktober 2026. "Strength Training: Why Lifestyle Matters as Much as the Weights You Lift."