Comscore Tracker

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!

Dapat mengurangi risiko kanker

Biji rami atau flaxseed berasal dari tanaman rami (Linum usitatissimum) yang tumbuh setinggi sekitar dua kaki. Biji ini pertama kali ditanam di Mesir, tetapi saat ini telah dibudidayakan di seluruh Asia, bahkan dunia.

Beberapa orang menyebutnya sebagai 'makanan fungsional', yang berarti kamu bisa memakannya untuk meningkatkan kesehatan.

Saat ini, biji rami tersedia dalam bentuk biji-bijian, minyak, bubuk, tablet, kapsul, dan tepung. Banyak yang menggunakannya sebagai suplemen makanan untuk mencegah sembelit, diabetes, kolesterol tinggi, penyakit jantung, kanker, dan beberapa kondisi lainnya.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini adalah deretan manfaat dari flaxseed untuk kesehatan berdasarkan nutrisinya, istimewa banget!

1. Kaya akan nutrisi penting

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi roti yang menggunakan flaxseed (unsplash.com/wesual click)

Jenis biji rami, baik cokelat maupun emas, sama-sama bernutrisi tinggi. Satu sendok makan flaxseed memberikan protein, serat, dan omega-3 dalam jumlah yang baik. Berikut ini nutrisi yang terkandung dalam satu sendok makan flaxseed dilansir NutritionData:

  • Kalori: 37
  • Protein: 1,3 gram
  • Karbohidrat: 2 gram
  • Serat: 1,9 gram
  • Total lemak: 3 gram
  • Lemak jenuh: 0,3 gram
  • Lemak tak jenuh tunggal: 0,5 gram
  • Lemak tak jenuh ganda: 2,0 gram
  • Lemak tak jenuh ganda: 2,0 gram
  • Vitamin B1: 8 persen dari angka kecukupan gizi (AKG)
  • Vitamin B6: 2 persen dari AKG
  • Folat: 2 persen dari AKG
  • Kalsium: 2 persen dari AKG
  • Besi: 2 persen dari AKG
  • Magnesium: 7 persen dari AKG
  • Fosfor: 4 persen dari AKG
  • Kalium: 2 persen dari AKG

2. Tinggi asam lemak omega-3

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi flaxseed atau biji rami (pexels.com/Vie Studio)

Biji rami mengandung jenis asam lemak omega-3 nabati yang disebut asam alfa-linolenat (ALA), yang telah dikaitkan dengan peningkatan sirkulasi dan efek antiinflamasi.

ALA adalah salah satu dari dua asam lemak esensial yang harus diperoleh dari makanan yang kamu makan, karena tubuh kita tidak memproduksinya. Penelitian menunjukkan bahwa lemak ini dapat membantu melawan osteoporosis dengan mengurangi risiko patah tulang, dan menawarkan perlindungan terhadap diabetes tipe 2.

Mengulas dari 27 penelitian yang melibatkan lebih dari 250.000 orang, ditemukan bahwa ALA dikaitkan dengan risiko penyakit jantung 14 persen lebih rendah.

Sejumlah penelitian juga mengaitkan ALA dengan risiko stroke yang lebih rendah. 

Baca Juga: Jangan Dibuang, Ini 8 Manfaat Biji Salak Jika Kamu Mengonsumsinya

3. Biji rami merupakan sumber lignan, yakni zat antikanker

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi kanker (cosmosmagazine.com)

Lignan merupakan senyawa tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan dan estrogen, yang keduanya dapat membantu menurunkan risiko kanker dan meningkatkan kesehatan.

Biji rami telah terbukti dapat membantu mencegah perkembangan kanker, terutama kanker payudara, prostat, dan usus besar. Satu studi yang melibatkan lebih dari 6.000 perempuan menemukan bahwa mereka yang secara teratur mengonsumsi biji rami memiliki risiko 18 persen lebih kecil untuk mengembangkan kanker payudara.

Menariknya lagi, biji rami mengandung lignan hingga 800 kali lebih banyak daripada makanan nabati lainnya.

4. Serat dalam biji rami membantu proses pencernaan 

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi pencernaan yang sehat (fi.starsinsider.com)

Biji rami mengandung dua jenis serat makanan, yakni serat larut (20-40 persen) dan tidak larut (60-80 persen). 

Serat larut dapat melunakkan feses, sehingga bisa melewati saluran gastrointestinal dan lebih mudah dikeluarkan.

Sementara itu, serat tidak larut membantu menstimulasi sistem pencernaan untuk memindahkan limbah melalui usus dan meningkatkan keteraturan usus. Kedua jenis serat tersebut bekerja sama untuk mendukung kesehatan pencernaan

5. Dapat menurunkan kolesterol

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi cracker dengan biji rami (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Manfaat lainnya dari biji rami yakni dapat menurunkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL).

Dalam sebuah penelitian pada orang dengan kolesterol tinggi, mengonsumsi tiga sendok makan (30 gram) bubuk biji rami setiap hari selama tiga bulan mencatatkan penurunan kolesterol total sebanyak 17 persen dan LDL hampir 20 persen.

Studi lainnya pada orang dengan diabetes menemukan bahwa mengonsumsi satu sendok makan (10 gram) bubuk biji rami setiap hari selama satu bulan menghasilkan peningkatan 12 persen dalam kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL).

6. Dapat menurunkan tekanan darah 

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi pengukuran tekanan darah (freepik.com/rawpixel.com)

Flaxseed juga terbukti dalam kemampuannya dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian di Kanada menemukan bahwa makan 30 gram biji rami setiap hari selama enam bulan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik masing-masing sebesar 10 mmHg dan 7 mmHg.

Selain itu, tinjauan dari 11 penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi flaxseed setiap hari selama lebih dari tiga bulan terbukti menurunkan tekanan darah sebesar 2 mmHg. Penurunan tekanan darah sebesar itu sudah dapat menurunkan risiko kematian akibat stroke sebanyak 10 persen dan akibat penyakit jantung sebesar 7 persen.

7. Dapat membuat kulit lebih halus

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi perawatan wajah (pexels.com/cottonbro)

Satu studi kecil menemukan bahwa memberi minyak biji rami kepada partisipan perempuan dapat mengurangi sensitivitas kulit, mengurangi masalah kulit kasar, sekaligus meningkatkan kelembutan dan kehalusan kulit.

8. Mengontrol kadar gula darah sehingga mengurangi risiko diabetes

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi pemeriksaan gula darah (freepik.com/xb100)

Lignan juga dikaitkan dengan peningkatan kadar HA1C, yakni ukuran gula darah rata-rata selama tiga bulan. Dalam sebuah penelitian kecil, para ilmuwan memberi orang 0 gram, 13 gram, dan 26 gram biji rami setiap hari selama 12 minggu.

Semua partisipan penderita pradiabetes, termasuk laki-laki obesitas dan perempuan obesitas pascamenopause. Orang-orang dalam kelompok yang mengonsumsi 13 gram biji rami sehari memiliki kadar glukosa darah dan insulin yang lebih rendah. 

9. Dapat menekan rasa lapar sehingga kemungkinan mencegah naiknya berat badan  

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi badan ramping (freepik.com/azarov74m)

Biji rami ini sangat baik dikonsumsi pada orang yang sedang menjalani program diet. Ini karena serat larutnya. Serat ini bergabung dengan air untuk membentuk konsistensi seperti gel, yang memperlambat pengosongan lambung yang mengarah pada peningkatan perasaan kenyang dan menunda rasa lapar.

Sebuah metaanalisis dari 45 studi menyimpulkan bahwa konsumsi biji rami (terutama 30 gram sehari, atau sekitar dua sendok makan) menghasilkan penurunan berat badan dan menyusutnya lingkar pinggang. 

10. Sumber antioksidan tinggi

10 Manfaat Flaxseed atau Biji Rami untuk Kesehatan, Istimewa!ilustrasi lansia sehat (freepik.com/karlyukav)

Selain itu, biji rami juga merupakan sumber utama antioksidan polifenol. Antioksidan ini dianggap dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung, kanker, serta stres oksidatif yang merusak sel.

Konsumsi biji rami secara rutin dapat membantu mencegah penuaan dini dan penyakit neurodegeneratifseperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Bagaimana, hebat, kan, manfaat yang ditawarkan oleh biji rami atau flaxseed? Yuk, tambahkan makanan ini ke dalam pola makan sehat harianmu!

Baca Juga: 7 Manfaat Tersembunyi dari Buah Labu, Bijinya Juga Bernutrisi!

Puspa Senja Photo Verified Writer Puspa Senja

Pengagum ombak dan astrophile

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya