ilustrasi latihan calf raise (pexels.com/Amar Preciado)
Tes sederhana seperti single-leg calf raise bisa menjadi indikator kekuatan betis. Jika sulit dilakukan atau tidak seimbang antara kanan dan kiri, ini menunjukkan adanya kelemahan.
Kemampuan melakukan repetisi calf raise berkaitan dengan kekuatan dan daya tahan otot betis.
Tes ini sering digunakan dalam rehabilitasi cedera Achilles. Ketidakmampuan melakukan gerakan ini dengan baik menjadi tanda otot belum siap menerima beban tinggi seperti lari.
Betis mungkin bukan otot yang paling sering disorot dalam hal lari, tetapi perannya sangat krusial. Kelemahan kecil bisa berdampak besar pada efisiensi, performa, dan risiko cedera.
Mengenali tanda-tandanya sejak dini memberi kesempatan untuk melakukan intervensi sebelum masalah berkembang. Latihan penguatan sederhana, manajemen beban, dan pemulihan yang cukup bisa membuat perbedaan besar bagi pelari.
Referensi
Sebastian Bohm et al., “Muscle-specific Economy of Force Generation and Efficiency of Work Production During Human Running,” eLife 10 (August 31, 2021), https://doi.org/10.7554/elife.67182.
Nicola Maffulli et al., “Achilles Tendinopathy,” Foot and Ankle Surgery 26, no. 3 (April 18, 2019): 240–49, https://doi.org/10.1016/j.fas.2019.03.009.
Adrian Lai et al., “Human Ankle Plantar Flexor Muscle–tendon Mechanics and Energetics During Maximum Acceleration Sprinting,” Journal of the Royal Society Interface 13, no. 121 (August 1, 2016): 20160391, https://doi.org/10.1098/rsif.2016.0391.
Martin P. Schwellnus, Nichola Drew, and Malcolm Collins, “Muscle Cramping in Athletes—Risk Factors, Clinical Assessment, and Management,” Clinics in Sports Medicine 27, no. 1 (January 1, 2008): 183–94, https://doi.org/10.1016/j.csm.2007.09.006.
Ferber, Reed, dan Shari Macdonald. "Running Mechanics and Gait Analysis." Champaign, IL: Human Kinetics, 2014.
Ma. Roxanne Fernandez and Kim Hébert‐Losier, “Devices to Measure Calf Raise Test Outcomes: A Narrative Review,” Physiotherapy Research International 28, no. 4 (July 13, 2023): e2039, https://doi.org/10.1002/pri.2039.