Comscore Tracker

5 Bahaya Kesehatan Kebiasaan Mengucek Mata, Efeknya Jangka Panjang loh

Huss, stop! Kebiasaan deh!

Kamu sering mengucek mata? Mengucek mata mungkin sering kamu lakukan saat mengantuk atau bangun tidur agar penglihatan lebih jelas. Namun, gak jarang juga orang-orang melakukannya saat mata terasa gatal.

Mengucek mata memang memberikan sensasi nyaman sementara. Dilansir dari hellosehat.com, mengucek mata merangsang air mata untuk melumasi mata yang kering. Karena itu, rasa gatalmu bisa berkurang karena debu dan zat-zat yang mengiritasi mata bisa disingkirkan. Selain itu, air mata juga bisa mengurangi stres yang kamu alami.

Gak hanya itu, saat menekan matamu, kamu merangsang saraf vagus yang berada di sekitar mata sehingga memperlambat denyut jantung dan membuatmu lebih rileks. Meski sekilas punya banyak manfaat, namun mengucek mata tidak disarankan loh. Apa sebabnya? Berikut ini ulasannya!

1. Tangan yang penuh bakteri dan penyakit bisa menyebabkan mata infeksi

5 Bahaya Kesehatan Kebiasaan Mengucek Mata, Efeknya Jangka Panjang lohclinicalondon.co.uk

Alasan mengucek mata gak baik karena kamu menggunakan tanganmu yang bisa jadi dipenuhi bakteri dan parasit. Nantinya, bakteri dan parasit itu bisa masuk ke mata dan menyebabkan infeksi. Mata memiliki membran berlendir yang berfungsi menjaga kelembapan mata.

Namun, tempat seperti itu juga disukai oleh bakteri dan parasit untuk singgah. Bayangkan kalau kamu gak cuci tangan setelah beraktivitas dan menyentuh banyak barang, kemudian mengucek mata, pastinya akan menimbulkan potensi terkena infeksi.

2. Bintitan!

5 Bahaya Kesehatan Kebiasaan Mengucek Mata, Efeknya Jangka Panjang lohtheasianparent.com

Infeksi yang parah bisa membuat kamu bintitan. Bintitan terjadi saat tangan yang kotor menginfeksi kelopak mata hingga merah dan membesar.

Lebih parah lagi, biasanya bintitan diikuti dengan rasa gatal yang luar biasa dan membuatmu makin ingin menguceknya. Kalau itu kamu lakukan, sakitnya akan semakin parah.

Baca Juga: Berapa Lama Kamu Aman Gak Mandi? Berikut Penjelasan dari Para Ahli!

3. Mengucek mata juga bisa bikin mata panda

5 Bahaya Kesehatan Kebiasaan Mengucek Mata, Efeknya Jangka Panjang lohnutritiousndelicious.com

Kantung mata hitam atau sering disebut mata panda sebenarnya bukan karena kelelahan atau kurang tidur. Penyebab matamu memiliki kantung mata yang besar dan hitam adalah mengucek mata. Semakin keras dan semakin sering kamu mengucek, semakin parah juga kantung hitam di matamu.

4. Lebih parah dari infeksi, kamu bisa mengalami glaukoma

5 Bahaya Kesehatan Kebiasaan Mengucek Mata, Efeknya Jangka Panjang lohhealingtheeye.com

Mungkin kamu berpikir gak masalah infeksi sedikit asal mata gak gatal lagi. Namun, mengucek mata juga berpotensi untuk merusak saraf mata. Hal itu bisa makin parah apabila gak ditangani dengan baik. Kerusakan mata bisa terjadi saat adanya peningkatan tekanan pada mata karena terlalu keras dan sering mengucek mata.

Ngerinya lagi, orang yang mengalami glaukoma gak merasakan gejala sebelumnya. Adapun, glaukoma yang parah bisa mengakibatkan seseorang kehilangan penglihatannya, bahkan buta.

5. Kebiasaan mengucek mata juga bisa membuat kornea mata berubah bentuk

5 Bahaya Kesehatan Kebiasaan Mengucek Mata, Efeknya Jangka Panjang lohi.pinimg.com

Normalnya, kornea mata manusia berbentuk kubah dan kadang berubah bentuk menjadi bola. Namun, kebiasaan mengucek bisa mengakibatkan seseorang mengalami perubahan bentuk kornea mata atau keratoconus.

Penderita keratoconus akan mengalami kerusakan sel-sel kornea sehingga gak bisa menahan bentuknya dan menjadi kerucut karena kornea menonjol ke luar. Para penderitanya mau gak mau harus menggunakan lensa atau kacamata untuk bisa melihat dengan jelas.

Daripada mengucek mata, lebih baik gunakan tetes mata. Meski begitu, kamu perlu ingat untuk menggantinya setiap bulan. Bisa juga dengan menggunakan tisu atau handuk basah dan hangat untuk meredakan rasa gatal. Pokoknya, jangan sampai dikucek ya!

Baca Juga: Jangan Asal Mengaku Alergi, Kenali Dulu 7 Tanda Bahwa Dugaanmu Salah!

Topic:

  • Yudha
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya