Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apa yang Harus Dilakukan Jika Sesuatu Masuk ke Dalam Telinga?
ilustrasi ada benda asing di dalam telinga (pexels.com/Towfiqu Barbhuiya)
  • Benda asing seperti mainan kecil, serangga, atau penutup earphone sering masuk ke telinga anak-anak maupun orang dewasa dan bisa menyebabkan rasa sakit hingga gangguan pendengaran.
  • Gejala umum meliputi nyeri, kemerahan, keluarnya cairan, gangguan pendengaran, pusing, serta sensasi tekanan di telinga yang menandakan adanya benda tersangkut.
  • Tindakan aman mencakup memiringkan kepala, memakai pinset bila terlihat jelas, atau menggunakan minyak untuk serangga; hindari menusuk telinga dan segera temui dokter jika benda tak keluar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Adanya benda yang tersangkut di telinga bisa tak nyaman, bahkan menyakitkan. Ini juga bisa berbahaya, berpotensi menyebabkan kehilangan pendengaran, pendarahan, infeksi, bahkan kerusakan pada gendang telinga.

Bayi dan anak kecil diketahui sering memasukkan benda-benda kecil ke telinga mereka, seperti permen, kacang-kacangan, manik-manik, dan batu. Selain itu, serangga seperti kecoa, ngengat, dan lalat juga diketahui merayap masuk ke telinga orang dewasa dan anak-anak. 

Terlepas dari apa yang ada di dalam telinga, penting untuk mengeluarkannya secepat mungkin dan dengan cara yang aman. Berikut beberapa hal penting yang harus kamu ketahui jika ada sesuatu yang  masuk ke dalam telinga.

1. Benda yang sering masuk ke dalam telinga

Anak kecil kerap memasukkan benda ke telinga mereka. Benda lain juga dapat tersangkut di telinga secara tidak sengaja. Berikut adalah beberapa benda yang kerap masuk ke dalam telinga:

  • Korek kuping.

  • Baterai alat bantu dengar.

  • Penutup earphone atau alat bantu dengar.

  • Batu atau biji buah.

  • Kertas yang dilipat.

  • Serangga atau biji-bijian.

  • Manik-manik atau mainan kecil.

2. Gejala jika ada benda yang tersangkut di telinga

Kamu mungkin merasakan tekanan dan ketidaknyamanan akibat benda yang tersangkut di telinga. Kendati orang dewasa sering mengetahui bagaimana benda itu bisa masuk, tetapi anak-anak yang tidak dapat berbicara mungkin tidak mengetahuinya. Terkadang, orang dewasa juga tidak menyadari jika ada serangga yang masuk ke dalam telinga.

Berikut beberapa gejala umum yang bisa terjadi akibat ada benda di dalam telinga:

  • Nyeri.

  • Kemerahan di sekitar telinga.

  • Keluarnya cairan, dan perasaan adanya cairan atau lendir di telinga, hidung, dan tenggorokan.

  • Gangguan pendengaran, atau perubahan seperti tinitus (telinga berdenging).

Kamu mungkin merasa pusing atau mengalami masalah keseimbangan, tergantung apa yang tersangkut dan berapa lama benda itu berada di sana. Penyumbatan kotoran telinga dapat menyebabkan batuk atau gatal di sekitar telinga.

3. Mengeluarkan benda di dalam telinga

ilustrasi telinga (pexels.com/Karola G)

Ada beberapa teknik yang dapat kamu coba ketika benda asing tersangkut di dalam telinga:

  • Miringkan kepala. Terkadang, gravitasi dapat membantu benda asing bergerak keluar jika kamu dapat melihatnya. Untuk memanfaatkan gravitasi, miringkan kepala ke samping dengan benda menghadap ke bawah. Goyangkan kepala perlahan tetapi hindari membenturnya. Jangan memasukkan apa pun ke dalam telinga untuk membantu benda tersebut keluar.

  • Gunakan pinset. Jika benda tersebut mudah dilihat dan dipegang, keluarkan dengan hati-hati menggunakan pinset.

  • Gunakan air. Kamu bisa membersihkan saluran telinga dengan air jika yakin tidak ada lubang di gendang telinga. Perlu diingat, jangan gunakan air untuk mengeluarkan baterai, makanan, atau bahan tanaman.

  • Gunakan minyak atau alkohol untuk mengeluarkan serangga. Jika benda tersebut adalah serangga, miringkan kepala sehingga telinga yang terdapat serangga menghadap ke atas. Tuangkan alkohol atau minyak hangat (bukan panas) ke dalam telinga. Minyak tersebut dapat berupa minyak mineral, minyak zaitun, atau minyak bayi. Serangga tersebut akan mengapung keluar. Jangan gunakan minyak jika ada lubang di gendang telinga.

4. Hal yang harus dihindari

Berikut beberapa hal yang harus dihindari jika ada sesuatu di dalam telinga:

  • Jangan pernah menusuk atau mendorong benda tersebut. Jika kamu menggunakan alat seperti cotton bud untuk mencungkil benda tersebut, alat tersebut dapat mendorongnya lebih dalam ke dalam telinga. Ini dapat menyebabkan kerusakan lebih jauh.

  • Jangan pernah menggunakan cairan jika ada lubang di gendang telinga. Jika kamu melihat tanda-tanda lubang di gendang telinga, seperti nyeri, pendarahan, atau keluarnya cairan, segera temui dokter.

5. Kapan harus menemui dokter?

Jika benda tersebut tidak keluar dengan sendirinya, segera cari pertolongan medis. Makin cepat kamu melakukannya, makin kecil risiko infeksi atau kerusakan pada jaringan telinga, termasuk gendang telinga.

Di ruang gawat darurat, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh menggunakan alat untuk melihat ke bagian telinga yang lebih dalam dan memperbesar area tersebut sehingga mereka tahu benda apa yang mereka keluarkan. Pengobatan dimulai dengan mengidentifikasi benda tersebut. Upaya di rumah tanpa melihatnya dapat memperburuk masalah dengan mendorongnya lebih dalam, memperbesarnya, atau menyebabkan cedera.

Beberapa metode yang mungkin dilakukan oleh tenaga medis untuk mengeluarkan benda asing di telinga mungkin termasuk:

  • Irigasi: Dengan menggunakan jarum suntik, dokter akan memasukkan air ke dalam saluran telinga dan menampungnya, beserta serpihan yang menyertainya, dalam baskom yang diletakkan di bawah telinga. Dokter hanya menggunakan irigasi pada benda yang tidak akan membengkak saat basah.

  • Penyedotan: Dokter mungkin menggunakan lampu kepala dan kaca pembesar untuk melihat benda di telinga. Kemudian dokter akan menempelkan ujung alat penyedot ke benda tersebut dan perlahan-lahan mengeluarkannya dari telinga.

  • Penjepit: Dengan menggunakan alat seperti penjepit, dokter mungkin juga akan memegang benda di telinga. Terkadang dokter juga menggunakan penyedotan atau irigasi setelahnya untuk menghilangkan semua kotoran sepenuhnya.

Sekarang, jika ada sesuatu yang masuk ke dalam telinga, kamu sudah tahu cara mengeluarkannya dengan benar. Namun, jika ragu-ragu, sebaiknya segera temui dokter.

Referensi

Health Direct. Diakses pada Maret 2026. "Objects in The Ear."

Mayo Clinic. Diakses pada Maret 2026. "Foreign Object in The Ear: First Aid."

Verywell Health. Diakses pada Maret 2026. "What to Do When Something Is in Your Ear."

WebMD. Diakses pada Maret 2026. "What to Do When Something Is Stuck in Your Ear."

Editorial Team