ilustrasi kaget (IDN Times/NRF)
Respons kaget setiap orang tidak selalu sama. Beberapa orang mungkin hanya sedikit terkejut ketika mendengar suara keras, sedangkan orang lain bisa memberikan reaksi yang jauh lebih kuat.
Dalam kondisi tertentu, sistem alarm tubuh juga dapat menjadi lebih sensitif. Orang yang mengalami kecemasan atau kondisi yang berkaitan dengan trauma, misalnya, dapat mengalami hyperarousal, yaitu keadaan ketika tubuh lebih mudah berada dalam kondisi waspada dan sulit benar-benar rileks.
Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kaget sesekali merupakan hal yang normal. Tubuh memang dirancang untuk bereaksi cepat terhadap sesuatu yang tiba-tiba.
Pada akhirnya, respons kaget menunjukkan betapa cepatnya tubuh bekerja untuk melindungi kita. Tubuh bereaksi lebih dulu, otak kemudian mencari tahu apa yang terjadi, dan ketika ancaman ternyata tidak nyata, sistem tubuh perlahan kembali tenang.
Referensi
Cleveland Clinic. Diakses pada Agustus 2026. "Hyperarousal."
Cleveland Clinic. Diakses pada Agustus 2026. "It’s True (But Rare) That You Can Be Scared to Death."
Cleveland Clinic. Diakses pada Agustus 2026. "What Is the Fight, Flight, Freeze or Fawn Response?"
Koch, M. (1999). The neurobiology of startle. Progress in Neurobiology, 59(2), 107–128. https://doi.org/10.1016/S0301-0082(98)00098-7