ilustrasi berada di tengah kabut asap karhutla. (pexels.com/Vadim Braydov)
Paparan asap karhutla tidak hanya berdampak pada paru-paru, tetapi juga dapat memengaruhi kerja jantung dan pembuluh darah. Partikel halus seperti PM2.5 dapat memicu peradangan dan perubahan pada sistem tubuh yang berhubungan dengan kesehatan kardiovaskular. Mengutip dari studi yang terbit di American Heart Journal Plus pada 2025, paparan PM2.5 dan asap kebakaran berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit serta kematian akibat gangguan kardiovaskular.
Risiko ini dapat semakin diperhatikan pada orang yang sudah memiliki penyakit jantung atau faktor risiko kardiovaskular lainnya. WHO juga menjelaskan, paparan asap kebakaran dalam jangka pendek juga dapat menyebabkan jantung berdebar dan meningkatkan risiko rawat inap akibat masalah kardiovaskular, terutama pada kelompok lanjut usia. Jadi, berada di tengah asap karhutla tanpa perlindungan bukan hanya membuat paru-paru bekerja lebih keras, tetapi juga dapat memberi beban tambahan pada sistem kardiovaskular.
Dampak asap karhutla ternyata tidak berhenti pada saluran pernapasan. Paparan partikel halus juga dapat memengaruhi jantung dan pembuluh darah, terutama ketika konsentrasinya tinggi. Menurutmu, kalau berada di tengah asap karhutla saja sudah membawa risiko kesehatan, seberapa penting perlindungan diri saat meninjau lokasi kebakaran?
Referensi
“Protect Yourself From Wildfire Smoke and Ash.” U.S. Environmental Protection Agency (EPA). Diakses Agustus 2026.
“Effects of Wildfire Smoke Inhalation on Respiratory Health.” Respiratory Care. Diakses Agustus 2026.
“Air Pollution and Cardiovascular Disease: A Systematic Review of the Effects of Air Pollution, Including Bushfire Smoke, on Cardiovascular Disease.” American Heart Journal Plus. Diakses Agustus 2026.
“Wildfire Air Pollution and Rates of Cardiovascular Events and Mortality in Northern California in 2018.” Journal of the American Heart Association. Diakses Agustus 2026.
“Wildfires.” World Health Organization (WHO). Diakses Agustus 2026.
“Wildfire Smoke: A Frequently Underestimated Health Risk.” World Health Organization (WHO). Diakses Agustus 2026.