ilustrasi keluarga yang berkumpul untuk makan malam bersama (pexels.com/studio cottonbro)
Beberapa tips ini dapat membantu:
Hindari makan terlalu dekat dengan jam tidur.
Pilih porsi moderat.
Kurangi lemak berlebihan.
Jangan terlalu banyak santan.
Perbanyak sayur dan air putih.
Hindari langsung rebahan setelah makan.
Batasi kombinasi dengan kopi atau minuman berkafein malam hari.
Memberi jeda sekitar 2–3 jam sebelum tidur setelah makan besar umumnya lebih nyaman untuk sistem pencernaan.
Jadi, tidak ada bukti ilmiah kuat daging kambing menyebabkan insomnia secara langsung. Namun, makanan tinggi lemak dan makan dalam jumlah banyak bisa membuat kualitas tidur memburuk pada beberapa orang.
Efek yang dirasakan setelah makan kambing biasanya lebih berkaitan dengan cara pengolahan, ukuran porsi, kondisi pencernaan, dan waktu makan daripada jenis dagingnya.
Dalam pola makan yang seimbang, daging kambing tetap dapat menjadi sumber protein dan zat besi yang baik. Yang paling penting adalah memahami bagaimana tubuh merespons makanan dan menghindari kebiasaan makan berat sebelum tidur.
Referensi
American College of Gastroenterology. “Acid Reflux and GERD.” Diakses Mei 2026.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. “Protein.” Diakses Mei 2026.
National Heart, Lung, and Blood Institute. “Sleep Deprivation and Deficiency.” Diakses Mei 2026.
Sleep Foundation. “Food and Sleep.” Diakses Mei 2026.
Faris M. Zuraikat et al., “Sleep and Diet: Mounting Evidence of a Cyclical Relationship,” Annual Review of Nutrition 41, no. 1 (August 4, 2021): 309–32, https://doi.org/10.1146/annurev-nutr-120420-021719.