National Institute of Environmental Health Sciences, “Bisphenol A (BPA),” diakses September 2026.
Adam D. Seal et al., “Bisphenol A Decreases Peripheral Insulin Sensitivity in Normal Weight Adults: A Double-Blind Randomized Controlled Trial,” The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism 111, no. 9 (2026): 2610–19, https://doi.org/10.1210/clinem/dgag124.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, “Insulin Resistance & Prediabetes,” diakses September 2026.
Studi: BPA Dapat Menurunkan Sensitivitas Insulin

Uji acak pada 40 orang menemukan penurunan sensitivitas insulin setelah pemberian BPA selama lima hari.
Temuan ini belum membuktikan bahwa paparan tersebut menyebabkan diabetes.
Dampak jangka panjang dan pada kelompok usia lain masih perlu diteliti.
Wadah makanan dan lapisan dalam kaleng membantu menyimpan makanan sehari-hari. Namun, beberapa di antaranya menggunakan bisfenol A (BPA), bahan kimia yang dapat berpindah ke makanan dan minuman. Makanan merupakan sumber utama paparan BPA bagi banyak orang.
Penelitian terbaru dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism kini memberikan bukti eksperimental bahwa BPA dapat menurunkan sensitivitas insulin pada manusia.
Table of Content
Apa arti penurunan sensitivitas insulin?
Insulin membantu glukosa atau gula dalam darah masuk ke sel untuk digunakan tubuh. Sensitivitas insulin menggambarkan seberapa baik tubuh merespons hormon tersebut. Ketika respons melemah, pengaturan gula darah dapat terganggu.
Dalam resistansi insulin, sel otot, lemak, dan hati tidak merespons insulin dengan baik. Jika pankreas tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup untuk mengimbanginya, gula darah bisa naik. Kondisi ini berperan dalam perkembangan prediabetes dan diabetes tipe 2.
Bagaimana peneliti mengujinya?
Sebanyak 40 orang dewasa sehat dengan berat badan normal, rata-rata berusia sekitar 21 tahun, diacak menerima BPA atau plasebo selama lima hari. Dosisnya 50 mikrogram per kilogram berat badan per hari. Makanan kedua kelompok dikontrol dan rendah BPA.
Peneliti menggunakan teknik clamp: insulin diberikan melalui infus, sementara glukosa disesuaikan agar gula darah tetap stabil. Pemeriksaan ini mengukur respons tubuh terhadap insulin secara langsung.
Sensitivitas insulin menurun pada kelompok BPA, sementara kelompok plasebo menunjukkan peningkatan.
Perbedaan perubahannya signifikan secara statistik. Namun, perubahan gula darah puasa dan berat badan tidak signifikan.
Bukti pertama, tetapi butuh studi lebih lanjut

ilustrasi wadah makanan berbahan plastik dapat mengandung BPA (pexels.com/Magda Ehlers) Menurut peneliti, kebaruannya adalah bukti eksperimental langsung mengenai penurunan sensitivitas insulin. Penelitian manusia sebelumnya sudah menemukan perubahan respons glukosa dan insulin, tetapi belum dapat memisahkan pengaruh sensitivitas dari produksi insulin.
Studi ini kecil, singkat, dan memakai dosis terkontrol yang tidak dapat langsung disamakan dengan paparan setiap orang sehari-hari. Hasilnya belum membuktikan diabetes, belum menjawab dampak jangka panjang, atau memastikan apakah perubahan pulih setelah paparan dihentikan.
Apa yang bisa dilakukan sehari-hari?
Untuk mengurangi paparan, hindari pemanasan makanan dalam wadah plastik polikarbonat menggunakan microwave.
Jika memungkinkan, pilih wadah kaca, porselen, atau baja tahan karat, terutama untuk makanan dan minuman panas.
Mengurangi penggunaan makanan kaleng juga dapat membantu membatasi salah satu sumber paparan.
Menjaga kesehatan metabolik tetap mencakup pola makan sehat, aktivitas fisik, tidur cukup, dan pengelolaan berat badan. Langkah-langkah ini sudah menjadi bagian dari pencegahan resistansi insulin dan diabetes tipe 2.
Referensi











![[QUIZ] Dari Kondisi Fisik, Kamu Lebih Mungkin Ikut Fun Walk, Lari 5K, atau Lari 10K?](https://image.idntimes.com/post/20260803/diana-rafira-vfojnmghefs-unsplash_932aeaeb-ed67-4019-a246-e864c46025bf.jpg)





![[QUIZ] Gaya Procrastinator Kamu Seperti Apa? Jawab 15 Pertanyaan Ini](https://image.idntimes.com/post/20260811/gambar-artikel-88_a0d2c204-98d6-41f0-954e-b4f448a7c9b1.png)


