ilustrasi stretching saat mudik (unsplash.com/Tri Vo)
Duduk dalam waktu lama dapat menyebabkan kekakuan otot dan pembengkakan pada kaki.
Penelitian menunjukkan bahwa imobilitas dalam perjalanan panjang dapat meningkatkan risiko deep vein thrombosis (DVT) atau penggumpalan darah di pembuluh darah dalam.
Untuk mengurangi risiko ini, kamu disarankan untuk:
Berhenti setiap 2–3 jam untuk berjalan sebentar.
Melakukan peregangan ringan.
Menggerakkan kaki secara berkala.
Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar.
Mudik dapat memberi tekanan pada tubuh jika tidak dipersiapkan dengan baik. Memastikan tubuhmu fit, membawa obat-obatan penting, menjaga hidrasi, dan tidur cukup sebelum berangkat merupakan langkah sederhana yang dapat membuat perjalanan lebih nyaman.
Persiapan kesehatan yang baik tidak cuma dapat membantu mencegah masalah selama perjalanan, tetapi juga memastikan kamu tiba di kampung halaman dalam kondisi yang lebih segar dan siap menikmati waktu bersama orang-orang tercinta.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention. “Traveler’s Thrombosis (Blood Clots).” Diakses Maret 2026.
World Health Organization. “Travel Advice.” Diakses Maret 2026.
European Hydration Institute. “Hydration and Health.” Diakses Maret 2026.
National Sleep Foundation. “Drowsy Driving.” Diakses Maret 2026.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. “Digestive Diseases.” Diakses Maret 2026.
Y.‐l. Chee and H. G. Watson, “Air Travel and Thrombosis,” British Journal of Haematology 130, no. 5 (July 4, 2005): 671–80, https://doi.org/10.1111/j.1365-2141.2005.05617.x.
Paul L. F. Giangrande, “Air Travel and Thrombosis,” British Journal of Haematology 117, no. 3 (May 19, 2002): 509–12, https://doi.org/10.1046/j.1365-2141.2002.03516.x.