Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gejala Berat Super Flu yang Wajib Diwaspadai, Jangan Abaikan!

ilustrasi gejala berat super flu
ilustrasi gejala berat super flu (pexels.com/Karola G)
Intinya sih...
  • Super flu adalah varian baru dari virus influenza A (H3N2) subkelompok K yang menyebar dengan cepat dan memiliki gejala hingga berat.
  • Gejala super flu termasuk demam tinggi, batuk terus menerus, nyeri otot, sakit tenggorokan, muntah, diare pada anak-anak, pilek atau hidung berair.
  • Tanda darurat super flu meliputi kesulitan bernapas atau sesak napas yang terus-menerus, nyeri parah area dada, bibir atau wajah kebiruan, dan dehidrasi parah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Akhir-akhir ini, subkelompok virus influenza A yang baru menggegerkan Indonesia. Orang-orang menyebut varian baru ini sebagai super flu. Kasus influenza A subclade K mengalami peningkatan di sejumlah belahan dunia.

Ilmuwan pertama kali mendeteksi keberadaan varian baru pada Juni 2025. Sementara itu, super flu pertama kalinya dideteksi pada Agustus 2025 di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat sebanyak 62 kasus influenza A subtipe K hingga akhir bulan Desember 2025 yang tersebar di delapan provinsi.

Pertanyaannya, bagaimana kita bisa mengenali gejala berat super flu? Lalu, apa yang harus dilakukan jika tertular? Simak pembahasannya berikut!

1. Alasan penyakit disebut super flu

ilustrasi alasan disebut super flu
ilustrasi alasan disebut super flu (pexels.com/Vlada Karpovich)

Super flu adalah penanaman virus influenza A (H3N2) subkelompok K yang baru muncul. Sejatinya, influenza A tergolong penyakit musiman langganan setiap tahun. Musim dingin dan hujan menjadi puncak penyebab penyakit ini semakin pesat.

Apa penyakit ini punya kekuatan super? Istilah 'super flu' tidak ada dalam ilmu kesehatan. Penyakit ini merujuk pada virus influenza A subclade K yang terbentuk karena adanya pergeseran materi genetik. Alasan disebut super flu karena penyebaran penyakit yang sangat cepat dan gejalanya hingga berat.

2. Apa saja gejala berat super flu?

ilustrasi gejala berat super flu
ilustrasi gejala berat super flu (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Setiap orang mempunyai reaksi yang berbeda terhadap penularan penyakit. Influenza A subclade K dapat menyebabkan gejala hingga berat. Gejala super flu muncul satu hingga 4 hari setelah paparan virus (masa inkubasi). Seringkali gejala flu memberat secara tiba-tiba. Dilansir dari laman CDC, gejala berat flu antara lain:

  • suhu meningkat atau demam tinggi. Kadang disertai tubuh yang menggigil;
  • batuk terus menerus;
  • nyeri otot;
  • sakit tenggorokan;
  • muntah dan diare pada anak-anak;
  • pilek atau hidung berair.

3. Tanda darurat super flu, wajib ke dokter!

ilustrasi tanda darurat super flu
ilustrasi tanda darurat super flu (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Meskipun flu bisa dialami siapa pun dan kapan pun, kamu tidak boleh menyepelekannya. Kasus ini bisa berkembang menjadi berat hingga berakibat fatal pada kelompok yang berisiko. Dilansir laman Get Well Urgent Care, tanda bahaya dari flu, yaitu:

  • kesulitan bernapas atau sesak napas yang terus-menerus;
  • nyeri parah area dada;
  • pasien tidak mampu bangun tidur;
  • bibir atau wajah kebiruan
  • muncul tanda-tanda dehidrasi parah (tidak buang air kecil selama 8 jam, tidak mengeluarkan air mata saat menangis).

Jika kamu mengalami gejala-gejala ini, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter agar penanganan bisa lebih tepat sasaran.

4. Lakukan tindakan pencegahan

ilustrasi tindakan pencegahan
ilustrasi tindakan pencegahan (pexels.com/Anna SHVETS)

Tidak ada salahnya melakukan tindakan pencegahan sebelum terlambat. WHO menyebutkan hingga saat ini belum ada bukti influenza A subclade K lebih parah dari pada influenza jenis lain. Vaksin influenza dianggap efektif dan aman dalam pencegahan penyakit. WHO juga merekomendasikan vaksin ini untuk kelompok rentan dan tenaga kesehatan. Tindakan pencegahan influenza A subclade K antara lain:

  • rajin cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Apabila tidak ada, kamu bisa memakai hand sanitizer;
  • gunakan masker ketika keluar rumah;
  • tutupi mulut memakai siku dalam atau tisu ketika batuk atau bersin;
  • tetap berada di rumah saat sakit;
  • penuhi cairan dan asupan nutrisi yang bergizi;
  • istirahat yang cukup;
  • konsultasi ke dokter apabila gejala semakin buruk.

Gejala super flu memang tidak boleh disepelekan, apalagi jika sudah tergolong kasus yang berat. Kamu memerlukan penanganan segera supaya cepat sembuh. Jaga kesehatan selalu, ya!

Referensi

"Seasonal influenza - Global situation". World Health Organization. Diakses pada Januari 2026.

"High Alert: What to Know About This Year’s Flu (The “Subclade K” Strain)". Get Well Urgent Care. Diakses pada Januari 2026.

"Sign Symptoms". CDC. Diakses pada Januari 2026.

"Flu (Influenza)". Cleveland Clinic. Diakses pada Januari 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More

Eksperimen: Satu Ruangan Penuh Pasien Flu tapi Tak Ada yang Tertular

20 Jan 2026, 08:06 WIBHealth