Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi bahan-bahan untuk membuat jamu (pixabay.com/monicore)
  • Jamu Urat Madu dipasarkan untuk stamina dan performa seksual pria, tetapi kandungan tiap varian berbeda sehingga klaim herbal tidak otomatis menjamin keamanan produk.

  • BPOM menemukan sildenafil yang tidak tercantum pada Urat Madu Kopi Kuat dan Tahan Lama, serta temuan sildenafil, parasetamol, dan kafein pada varian lain; beberapa produk ilegal.

  • Sildenafil tersembunyi berisiko menimbulkan efek samping dan interaksi berbahaya dengan obat nitrat; konsumen diminta memeriksa izin BPOM dan mencari bantuan medis bila muncul gejala serius.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dijual seharga Rp30.000 hingga Rp90.000 per boks, tergantung varian dan jumlah isi kemasan, jamu Urat Madu dipasarkan sebagai jamu untuk membantu stamina atau performa seksual pria. Nama yang sama digunakan pada beberapa varian, seperti Urat Madu Gold, Urat Madu Black, dan Urat Madu Kopi Kuat dan Tahan Lama. Karena itu, kandungan satu varian belum tentu sama dengan varian lain.

Namun, di balik klaim tersebut, jamu Urat Madu ternyata termasuk ke dalam salah satu obat yang khasiatnya masih diragukan. Temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga menunjukkan alasan untuk memeriksa produk secara cermat. Pasalnya pada beberapa varian, pengujian menemukan bahan kimia obat yang tidak tercantum pada label.

1. Mengenal jamu Urat Madu

Jamu Urat Madu (Instagram/cegahtangkal.bpom)

Jamu Urat Madu merupakan obat kuat yang biasa digunakan oleh pria. Menurut klaim, pria yang meminumnya bisa mengalami ereksi yang lebih lama.

Bukan hanya itu, Urat Madu juga diklaim bisa mengatasi masalah ejakulasi dini, impotensi, meningkatkan stamina, serta melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh. Petunjuk konsumsinya pun sederhana. Pria meminumnya kira-kira 30 menit sebelum berhubungan seks.

2. Kandungannya tidak selalu sama

Dalam daftar hasil pengawasan Januari–Februari 2026, BPOM mencatat produk Urat Madu Kopi Kuat dan Tahan Lama mengandung sildenafil. Produk tersebut dinyatakan ilegal dan mencantumkan nomor izin edar fiktif.

Catatan BPOM untuk tahun-tahun sebelumnya juga mencantumkan temuan pada varian berbeda. Urat Madu Gold tercatat mengandung kafein, parasetamol, dan sildenafil sitrat pada tahun 2020. Urat Madu Black tercatat mengandung parasetamol dan sildenafil sitrat pada tahun 2013, lalu sildenafil sitrat pada temuan tahun 2022.

Pada September 2026, Balai Besar POM di Surabaya juga mencantumkan produk bernama Urat Madu dalam kelompok obat bahan alam ilegal dan mengandung bahan kimia obat yang ditemukan di Bangkalan.

Jadi, label “jamu” atau klaim “herbal” saja tidak cukup untuk memastikan isi produk.

3. Apa efek sildenafil pada tubuh pria?

ilustrasi seorang pria minum jamu Urat Madu (magnific.com/jcomp)

Sildenafil adalah obat yang digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi. Obat ini membantu meningkatkan aliran darah ke penis ketika ada rangsangan seksual. Sildenafil tidak menambah gairah seksual dan tidak menyembuhkan penyebab disfungsi ereksi.

Jika varian Urat Madu tertentu terasa memberi efek cepat, keberadaan sildenafil yang tidak tercantum pada label dapat menjadi salah satu penjelasannya. Namun, itu bukan bukti bahwa racikan herbalnya terbukti meningkatkan stamina. Pada produk dengan kandungan dan dosis yang tidak diketahui, konsumen tidak bisa memastikan berapa banyak obat yang masuk ke tubuh.

Penelitian laboratorium pada tahun 2024 menguji 18 sampel madu yang dipasarkan untuk meningkatkan aktivitas seksual. Sildenafil, tadalafil, atau vardenafil ditemukan pada 10 sampel. Studi kecil menunjukkan bahwa bahan obat tersembunyi juga pernah ditemukan pada produk klaim herbal.

4. Risiko yang perlu diketahui

Sildenafil dapat menimbulkan sakit kepala, wajah terasa panas atau memerah, gangguan pencernaan, hidung tersumbat, pusing, dan perubahan penglihatan. Efek yang perlu segera ditangani antara lain nyeri dada, pingsan, perubahan penglihatan atau pendengaran secara mendadak, serta ereksi yang nyeri atau berlangsung lebih dari empat jam.

Risiko interaksi menjadi perhatian khusus bagi pria yang memakai obat nitrat untuk nyeri dada, seperti nitrogliserin atau isosorbid. Menggabungkan sildenafil dengan obat tersebut dapat menurunkan tekanan darah secara berbahaya. Karena kadar sildenafil dalam produk ilegal tidak diketahui, pengguna mungkin tak sadar sedang mengonsumsi obat yang berinteraksi dengan obat rutinnya.

BPOM juga mencatat parasetamol dalam sejumlah temuan lama pada varian Urat Madu Gold dan Black. Parasetamol dapat merusak hati jika dikonsumsi berlebihan. Apabila kandungannya tidak diketahui, seseorang juga berisiko tanpa sengaja menggabungkannya dengan obat lain yang mengandung parasetamol.

5. Cara menyikapi produk Urat Madu

ilustrasi membaca label kemasan produk herbal (pexels.com/Kampus Production)

Sebelum membeli obat bahan alam, BPOM mengimbau konsumen memeriksa kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa. Nomor izin edar juga perlu dicocokkan melalui kanal resmi BPOM, karena nomor yang tercetak pada kemasan belum tentu asli.

Jika sudah mengonsumsi produk yang dicurigai mengandung sildenafil, beri tahu dokter atau apoteker, terutama jika sedang memakai obat jantung atau obat tekanan darah. Segera cari pertolongan medis apabila muncul nyeri dada, pingsan, gangguan penglihatan atau pendengaran mendadak, atau ereksi yang berlangsung lebih dari empat jam. Jika masalah ereksi berulang, konsultasikan dengan dokter.

Referensi

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, “BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Obat pada Awal Tahun 2026,” siaran pers, 4 April 2026.

Direktorat Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, BPOM RI, “Database Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Mengandung Bahan Kimia Obat (OTBKO),” diakses 3 November 2026.

Balai Besar POM di Surabaya, “Waspada OBA Ilegal! BBPOM Surabaya Temukan 2.523 Produk Mengandung BKO di Bangkalan,” 15 September 2026.

U.S. National Library of Medicine, “Sildenafil: Drug Information,” MedlinePlus, diakses 3 November 2026.

Abdullah M. Alkhalaf et al., “Counterfeiting Honey with Phosphodiesterase Inhibitors for Sexual Activity Enhancement: Detection Using High-Performance Liquid Chromatography Coupled with a Photodiode Array Detector (HPLC-PAD),” Journal of Men’s Health 20, no. 4 (2024): 94–103, https://doi.org/10.22514/jomh.2024.057.

U.S. Food and Drug Administration, “Acetaminophen,” diakses 3 November 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article