Seorang bayi berusia 28 hari bernama Alena meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, pada Minggu (11/10/2026). Kasus ini menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan bahwa Alena sempat diberi telur mentah oleh neneknya saat mengalami demam. Hingga kini, belum ada keterangan medis resmi yang memastikan hubungan antara pemberian telur mentah dan penyebab kematian bayi tersebut.
Di luar kasus tersebut, anjuran medisnya jelas, bahwa bayi berusia 28 hari belum siap menerima makanan pendamping ASI (MPASI), termasuk telur, apalagi telur mentah. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan bahwa pemberian makanan perlu mengikuti usia, kebutuhan gizi, kesiapan perkembangan, dan prinsip keamanan pangan.
