Siapa pun bisa mengalami komplikasi influenza berat, tetapi risikonya tidak sama. Kelompok yang lebih rentan meliputi anak di bawah 5 tahun, lansia, ibu hamil, orang dengan penyakit jantung, paru, ginjal, metabolik, neurologis, hati atau darah, serta orang dengan sistem imun yang lemah.
Tanda-tanda yang memerlukan pertolongan medis segera:
Sesak atau sulit bernapas.
Bibir tampak kebiruan.
Nyeri dada.
Kebingungan atau sulit dibangunkan.
Kejang.
Tidak buang air kecil.
Demam atau batuk yang sudah membaik tetapi kembali memburuk.
Singkatnya, meski sebagian besar kasus tidak berkembang menjadi kondisi yang mengancam jiwa, tetapi influenza A tetap berpotensi menimbulkan komplikasi berat. Risiko tersebut meningkat ketika infeksi menyebabkan kerusakan paru yang luas, diikuti infeksi bakteri sekunder, melibatkan organ-organ lain, atau memicu respons peradangan yang berlebihan di seluruh tubuh.
Referensi
Mitchell Klomp, Sumit Ghosh, Sohail Mohammed, and M. Nadeem Khan, “From Virus to Inflammation, How Influenza Promotes Lung Damage,” Journal of Leukocyte Biology 110, no. 1 (2021): 115–122, https://doi.org/10.1002/JLB.4RU0820-232R.
Yueying Chen et al., “PostInfluenza Bacterial Infections: Epidemiology, Mechanistic Insights and Emerging Treatment Approaches,” Journal of Infection and Public Health 19, no. 4 (2026): 103178, https://doi.org/10.1016/j.jiph.2026.103178.
Xia Zhou and Li Feng, “The Association between Influenza Infection and Acute Myocardial Infarction: A Comprehensive Systematic Review and Meta-analysis,” Virus Research 358 (2025): 199594, https://doi.org/10.1016/j.virusres.2025.199594.
Jintian Wei, Haoying Huang, Xiaohuan Wu, Yi Xu, and Xiaohui Wang, “Pathogenesis and Research Models of Acute Influenza-Associated Encephalitis/Encephalopathy: An Update,” Viruses 18, no. 1 (2026): 95, https://doi.org/10.3390/v18010095.
Centers for Disease Control and Prevention, “Signs and Symptoms of Flu,” diakses September 2026.
World Health Organization, “Influenza (Seasonal),” diakses September 2026.
Apa komplikasi influenza A yang paling sering dikhawatirkan? | Pneumonia merupakan salah satu komplikasi utama. Pada kasus berat, infeksi juga dapat berkembang menjadi ARDS, sepsis, atau gagal napas. |
Apakah influenza A bisa menyerang organ selain paru-paru? | Bisa. Influenza dapat berkaitan dengan komplikasi pada jantung, otak, otot, dan ginjal, meski sebagian komplikasi tersebut tergolong jarang. |
Kenapa influenza bisa sampai mengancam nyawa? | Karena infeksi dan respons peradangan dapat mengganggu pertukaran oksigen, memicu infeksi bakteri sekunder, sepsis, syok, atau kegagalan organ. |
Siapa yang lebih berisiko mengalami komplikasi berat? | Anak kecil, lansia, ibu hamil, orang dengan penyakit kronis, serta orang dengan sistem imun yang lemah memiliki risiko lebih tinggi. |
Kapan harus segera mencari pertolongan medis? | Segera cari bantuan jika muncul sesak, bibir kebiruan, nyeri dada, kejang, kebingungan, sulit dibangunkan, tidak buang air kecil, atau gejala yang sempat membaik lalu kembali memburuk. |