Meski sulit menghindari semua sumber penularan, orang tua tetap bisa membantu mengurangi risikonya dengan membiasakan anak melakukan langkah-langkah pencegahan. Mulai dari rajin mencuci tangan, menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, hingga mendapatkan vaksinasi influenza. Yuk, simak cara melindungi anak dari influenza A berikut ini.
Cara Melindungi Anak dari Influenza A, Orang Tua Perlu Tahu

- Influenza A menular melalui percikan batuk atau bersin; anak yang aktif berinteraksi lebih berisiko terpapar.
- Orang tua perlu membiasakan cuci tangan, etika batuk-bersin, menjaga jarak dari orang sakit, serta mengistirahatkan anak yang mulai bergejala.
- Vaksin influenza tahunan, makanan bergizi, cukup minum dan istirahat membantu perlindungan; segera hubungi dokter bila kondisi anak memburuk atau muncul tanda bahaya.
Influenza A merupakan salah satu jenis virus influenza yang paling sering menyebabkan flu musiman pada manusia, termasuk di Indonesia. Virus ini dapat menular melalui percikan saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin, sehingga anak yang aktif bermain dan berinteraksi dengan banyak orang dapat lebih berisiko terpapar.
1. Mengajarkan anak rajin mencuci tangan

ilustrasi mengajarkan anak mencuci tangan (pexels.com/Ketut Subiyanto) Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir merupakan salah satu cara sederhana untuk menjaga kebersihan dan mengurangi penyebaran kuman. Kebiasaan ini penting diajarkan kepada anak, terutama sebelum makan, setelah beraktivitas di luar rumah, dan setelah batuk atau bersin. Kuman juga bisa berpindah dari benda atau permukaan ke tangan, lalu masuk ke tubuh saat anak menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang belum bersih.
Agar lebih efektif, ajarkan anak mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, lalu menggosok seluruh bagian tangan, termasuk sela-sela jari, punggung tangan, dan bawah kuku, selama setidaknya 20 detik. Setelah itu, bilas hingga bersih dan keringkan dengan handuk bersih atau pengering. Jika sedang bepergian dan tidak tersedia air dan sabun, hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen bisa digunakan sebagai alternatif sementara.
2. Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit

ilustrasi anak tetap berada di rumah saat mengalami gejala sakit (pexels.com/RDNE Stock project) Influenza A mudah menular melalui percikan saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Karena itu, orang tua perlu membiasakan anak menjaga jarak dari orang-orang di sekitarnya yang sedang menunjukkan gejala flu, baik anggota keluarga maupun teman sekolah. Menghindari kerumunan atau tempat ramai ketika banyak orang sedang sakit juga dapat membantu mengurangi risiko anak terpapar virus.
Selain itu, orang tua perlu membiasakan anak untuk tetap di rumah saat mulai menunjukkan gejala sakit. Membatasi aktivitas di luar rumah dan mengistirahatkan anak sementara dari sekolah atau tempat bermain dapat membantu mengurangi risiko penularan kepada orang lain.
3. Mengajarkan etika batuk dan bersin

ilustrasi anak menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin (pexels.com/Andrea Piacquadio) Orang tua perlu mengajarkan anak untuk menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Jika menggunakan tisu, ajarkan anak untuk menutup mulut dan hidung dengan tisu tersebut agar percikan tidak menyebar ke lingkungan sekitar. Kebiasaan sederhana ini penting dilakukan setiap kali anak batuk atau bersin.
Setelah batuk atau bersin, anak juga perlu menjaga kebersihan tangan. Jika menggunakan tisu, tisu yang sudah dipakai sebaiknya dibuang, kemudian tangan dibersihkan. Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi kemungkinan kuman berpindah ke benda atau orang lain melalui tangan.
4. Memastikan anak mendapatkan vaksinasi influenza

ilustrasi anak mendapatkan vaksinasi influenza (unsplash.com/CDC) Menurut CDC, vaksinasi influenza merupakan salah satu cara terbaik untuk melindungi anak dari flu dan komplikasinya. Vaksin perlu diberikan setiap tahun karena virus influenza terus berubah dan perlindungan dari vaksin dapat berkurang seiring waktu. Pada anak, vaksin juga dapat membantu mengurangi risiko sakit parah, komplikasi, dan rawat inap akibat influenza.
Beberapa anak usia 6 bulan hingga 8 tahun mungkin membutuhkan dua dosis vaksin dalam satu musim, tergantung pada riwayat vaksinasi sebelumnya. Karena kebutuhan setiap anak bisa berbeda, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk mengetahui jadwal dan jumlah dosis yang sesuai.
5. Menjaga kondisi tubuh anak dan mengenali gejala

ilustrasi orang tua memantau kondisi anak saat mengalami gejala influenza (pexels.com/MART PRODUCTION) Selain melakukan berbagai langkah pencegahan, orang tua juga perlu membantu menjaga kondisi tubuh anak dengan memberikan makanan bergizi, cukup minum, dan memastikan anak mendapat waktu istirahat yang cukup.
Orang tua juga perlu mengenali gejala influenza yang biasanya muncul tiba-tiba, seperti demam, batuk (umumnya batuk kering), sakit kepala, nyeri otot dan sendi, sakit tenggorokan, serta hidung berair. Jika kondisi anak memburuk, segera hubungi dokter. Anak juga perlu segera mendapat pertolongan jika mengalami kesulitan bernapas, dehidrasi, tidak responsif, atau kejang.
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk melindungi anak dari Influenza A. Dengan membiasakan langkah pencegahan dan tetap memperhatikan kondisi anak, risiko penularan serta komplikasi dapat diminimalkan. Yuk, mulai terapkan kebiasaan sederhana ini agar anak tetap sehat dan nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.
Referensi
“Flu and Children.” Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada September 2026.
“About Handwashing.” Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada September 2026.
“Healthy Habits to Prevent Flu.” Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada Setember 2026.
“Tanya Jawab (FAQ) Seputar Influenza.” Kemenkes. Diakses pada September 2026.











![[QUIZ] Mau Tahu Jenis Kronotipe Tidur Kamu? Jawab 12 Pertanyaan Ini](https://image.idntimes.com/post/20260822/gambar-artikel-90_62bcda34-1f45-442a-acf2-42109b179116.png)







