Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreatin mungkin memberikan manfaat meski tanpa latihan terstruktur. Namun, peningkatan kekuatan, daya tahan, dan komposisi tubuh cenderung lebih besar jika kreatin dikombinasikan dengan olahraga dan pola makan yang baik.
Penelitian ini juga memiliki keterbatasan karena peserta memilih sendiri apakah akan berolahraga. Karena itu, perbedaan hasil antara kelompok yang berolahraga dan yang tidak belum tentu sepenuhnya disebabkan oleh latihan atau kreatin.
Selama penelitian, kreatin umumnya dapat ditoleransi dengan baik. Analisis terhadap ratusan uji klinis juga tidak menemukan perbedaan bermakna dalam efek samping antara kreatin dan plasebo, termasuk pada beberapa penanda fungsi ginjal. Namun, hal ini tidak berarti kreatin cocok untuk semua orang. Mereka yang memiliki penyakit ginjal atau kondisi medis tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Dosis 10 gram per hari yang digunakan dalam penelitian ini juga tidak otomatis menjadi rekomendasi untuk semua orang. Temuan tersebut lebih tepat dipandang sebagai bukti awal bahwa kreatin berpotensi membantu menjaga kesehatan otot pada usia paruh baya. Meski demikian, manfaatnya tetap hanya pelengkap, bukan pengganti olahraga, pola makan seimbang, dan tidur yang cukup.
Referensi
Jisun Chun et al., “Effects of Creatine Supplementation with and without Exercise and Diet Intervention on Body Composition, Cognitive Function, and Markers of Health in Middle-Aged and Older Adults,” Journal of the International Society of Sports Nutrition 23, suppl. 1 (2026): 2716273, https://doi.org/10.1080/15502783.2026.2716273.
Texas A&M Stories, “Study Finds Creatine’s Benefits Extend Beyond the Gym,” diakses September 2026.
Peggy M. Cawthon, “Assessment of Lean Mass and Physical Performance in Sarcopenia,” Journal of Clinical Densitometry 18, no. 4 (2015): 467–471, https://doi.org/10.1016/j.jocd.2015.05.063.
European Food Safety Authority, “Creatine and Improvement in Cognitive Function: Evaluation of a Health Claim Pursuant to Article 13(5) of Regulation (EC) No 1924/2006,” EFSA Journal 22, no. 11 (2024): e9100, https://doi.org/10.2903/j.efsa.2024.9100.
Richard B. Kreider et al., “Safety of Creatine Supplementation: Analysis of the Prevalence of Reported Side Effects in Clinical Trials and Adverse Event Reports,” Journal of the International Society of Sports Nutrition 22, suppl. 1 (2025): 2488937, https://doi.org/10.1080/15502783.2025.2488937.