Merasa haus setelah makan makanan asin merupakan respons tubuh yang normal. Rasa haus biasanya akan berkurang setelah kita minum dan tubuh perlahan mengembalikan keseimbangan cairan.
Yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi garam terlalu sering. Asupan natrium yang berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang dan berkaitan dengan risiko masalah kesehatan kardiovaskular, terutama pada individu yang sensitif terhadap garam.
Karena itu, ketika merasa haus setelah makan makanan asin, air putih biasanya sudah cukup untuk membantu tubuh mengembalikan keseimbangan cairan.
Jadi, makanan asin menyebabkan kamu lebih haus karena kandungan natriumnya dapat meningkatkan konsentrasi zat terlarut dalam cairan tubuh.
Otak mendeteksi perubahan tersebut dan memunculkan rasa haus agar kita minum air, sementara ginjal dan hormon vasopresin membantu mempertahankan keseimbangan cairan. Rasa haus setelah makan asin adalah cara tubuh menjaga kadar garam dan air tetap seimbang.
Referensi
Heart West. Diakses pada Agustus 2026. "Blood Sodium Levels: The Side Effects of Eating Too Much Salt."
HowStuffWorks. Diakses pada Agustus 2026. "Why does Salt Make You Thirsty?"
Liv Hospital. Diakses pada Agustus 2026. "Does Salt Dehydrate You or Hydrate You? Electrolytes Explained."
Zeidel, M. L. (2017). "Salt and water: Not so simple." Journal of Clinical Investigation, 127(5), 1625–1626.https://doi.org/10.1172/JCI94004.