Penelitian ini memiliki keterbatasan. Sebagian besar bukti mengenai kematian berasal dari penelitian observasional. Artinya, peneliti tidak secara acak meminta satu kelompok naik tangga selama bertahun-tahun dan kelompok lain menghindarinya. Orang yang sering naik tangga mungkin sejak awal lebih sehat, lebih bugar, lebih aktif, atau memiliki kondisi tubuh yang memungkinkan mereka melakukannya.
Karena itu, hasil penelitian menunjukkan asosiasi, bukan bukti bahwa naik tangga sendirian menyebabkan risiko kematian turun 24 atau 39 persen.
Tangga juga tidak cocok untuk semua orang. Orang yang mengalami nyeri dada, sesak yang tidak biasa, gangguan keseimbangan, penyakit sendi berat, atau keterbatasan fisik tertentu perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi dan saran tenaga kesehatan.
Kesimpulannya, naik tangga jika memungkinkan bisa menjadi cara sederhana untuk memasukkan aktivitas fisik ke rutinitas sehari-hari. Studi terbaru mengaitkannya dengan risiko kematian dari semua penyebab 24 persen lebih rendah dan kematian akibat penyakit kardiovaskular 39 persen lebih rendah. Namun, belum diketahui jumlah tangga ideal dan penelitian ini belum membuktikan hubungan sebab-akibat.
Referensi
Sophie Paddock, Rathna Veerni, U. Bhalraam, James Meng, Emily Dawson-Plincke, Vasiliki Tsampasian, and Vassilios Vassiliou, “Evaluating the Impact of Stair Climbing on Cardiovascular Risk Reduction: A Systematic Review and Meta-analysis,” American Journal of Cardiovascular Drugs (2026), https://doi.org/10.1007/s40256-026-00811-x.
European Society of Cardiology, “Climb Stairs to Live Longer,” April 26, 2024, https://www.escardio.org/news/press/press-releases/Climb-stairs-to-live-longer/.
Martin K. Allison et al., “Brief Intense Stair Climbing Improves Cardiorespiratory Fitness,” Medicine & Science in Sports & Exercise 49, no. 2 (2017): 298–307, https://doi.org/10.1249/MSS.0000000000001188.
Elizabeth M. Jenkins et al., “Do Stair Climbing Exercise ‘Snacks’ Improve Cardiorespiratory Fitness?,” Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism 44, no. 6 (2019): 681–84, https://doi.org/10.1139/apnm-2018-0675.
World Health Organization, WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour (Geneva: World Health Organization, 2020), https://www.who.int/publications/i/item/9789240015128.