ilustrasi dokter gigi (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Sariawan biasanya bukan kondisi yang perlu dikhawatirkan dan akan membaik dalam beberapa hari. Namun, ada beberapa kondisi yang sebaiknya tidak diabaikan dan perlu diperiksakan ke dokter, terutama jika sariawan memiliki ciri yang tidak biasa, seperti:
Sariawan tidak kunjung sembuh selama tiga minggu atau lebih
Sariawan baru muncul sebelum luka sebelumnya sembuh, sehingga terus berulang
Ukuran sariawan lebih besar dari biasanya atau bentuk dan lokasinya berbeda dari sariawan yang pernah dialami
Sariawan muncul di bagian luar bibir, bukan hanya di dalam mulut
Rasa sakit semakin parah atau tidak membaik meskipun sudah menggunakan obat pereda nyeri
Sariawan berdarah, semakin merah, atau membengkak, yang dapat menjadi tanda infeksi
Sariawan tidak terasa sakit, tetapi tidak kunjung sembuh
Sariawan disertai demam atau diare yang berlangsung lama
Sariawan juga muncul di bagian tubuh lain, seperti kulit atau area genital
Muncul nyeri atau pembengkakan pada sendi bersamaan dengan sariawan.
Dalam kondisi tertentu, dokter dapat melakukan pemeriksaan tambahan untuk mengetahui penyebabnya. Pemeriksaan darah mungkin diperlukan jika dicurigai adanya kekurangan zat besi, folat, atau vitamin B. Sementara itu, biopsi dapat dilakukan jika sariawan menetap dan tidak merespons pengobatan untuk memastikan penyebabnya.
Itulah penjelasan penyebab sariawan di bibir, cara mengatasi, hingga langkah yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Referensi
“Mouth Ulcer”. Cleveland Clinic. Diakses Agustus 2026.
“Mouth Ulcers”. Welbeck. Diakses Agustus 2026.
“Mouth Ulcers”. NHS. Diakses Agustus 2026.