ilustrasi patah tulang (unsplash.com/Harlie Raethel)
Patah tulang lebih dicurigai jika nyeri terasa tepat pada bagian tulang, muncul nyeri ketika bagian tersebut ditekan atau diberi beban, atau terlihat tulang menembus kulit. Namun, tidak semua fraktur membuat anggota tubuh tampak bengkok. Fraktur yang stabil atau tidak bergeser dapat terlihat lebih ringan dari luar.
Sementara itu, dislokasi biasanya membuat bentuk atau kontur sendi terlihat tidak normal. Sendi juga dapat terasa terkunci, sangat sakit, dan sulit digerakkan. Meski begitu, perubahan bentuk pada patah tulang juga dapat menyerupai dislokasi.
Awam kemungkinan besar tidak dapat membedakan cedera tulang, otot, dan sendi secara akurat, kecuali jika perubahan bentuknya sangat jelas. Karena itu, cedera yang menimbulkan nyeri berat, bengkak, atau gangguan gerak sebaiknya diperlakukan sebagai kemungkinan patah tulang sampai diperiksa oleh tenaga medis.
Masih mampu menggerakkan tangan atau menginjak kaki juga tidak otomatis menyingkirkan kemungkinan fraktur. Menurut studi, beberapa fraktur traumatis dapat tampak sangat samar atau bahkan tidak terlihat pada pemeriksaan sinar-X awal.