Menurut American Pregnancy Association, obat yang digunakan untuk mengobati infeksi sinus akut termasuk cefprozil dan amoksisilin-klavulanat. Asetaminofen juga dianggap aman digunakan selama kehamilan untuk menghilangkan rasa sakit dan/atau sakit kepala.
Selain itu, penggunaan jangka pendek dekongestan, antihistamin, ekspektoran, dan penekan batuk untuk infeksi saluran pernapasan atas umumnya dianggap aman selama kehamilan dalam jumlah terbatas. Akan tetapi, hindari aspirin dan ibuprofen.
Bicarakan dengan dokter tentang obat spesifik yang menimbulkan risiko paling kecil bagi ibu dan janin. Secara keseluruhan, meskipun ada beberapa obat yang aman untuk dikonsumsi selama kehamilan, yang terbaik adalah membatasi penggunaan obat saat hamil dan memilih pengobatan lain yang lebih aman.
Pengobatan rumahan
Ada banyak pengobatan rumahan yang aman untuk meredakan gejala dan memulihkan ibu hamil dari infeksi sinus. Ini termasuk:
- Minum banyak cairan seperti air, kaldu, dan jus jeruk. Tetap terhidrasi penting untuk membantu melawan infeksi dan untuk membersihkan hidung tersumbat.
- Gunakan irigasi hidung atau tetes hidung saline. Kamu dapat membuat tetes garam sendiri dengan mencampurkan satu cangkir air hangat dengan 1/8 sendok teh garam dan sedikit soda kue.
- Gunakan pelembap udara pada malam hari. Ini akan membantu membersihkan saluran hidung. Ibu hamil dapat membungkuk di atas wadah berisi air mendidih, meletakkan handuk di atas kepala, dan hirup uapnya. Cara ini membantu membuka saluran hidung dan mengendurkan lendir di dada.
- Mengangkat kepala dengan beberapa bantal sambil berbaring dapat membuat pernapasan lebih mudah. Menggunakan strip hidung juga membantu membuka saluran hidung.
- Untuk sakit tenggorokan, berkumurlah dengan air garam (1/4 sendol teh garam per 8 ons air), minum air hangat, atau isap es. Madu dan lemon juga dapat meredakan sakit tenggorokan.
- Pastikan untuk tidur cukup karena ini akan membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi.
- Saat hamil, perempuan biasanya hilang nafsu makan, dan merasa sakit mungkin tidak membantu. Namun, bahkan jika tidak memiliki nafsu makan, penting untuk makan dengan baik. Jika ibu hamil kehilangan nafsu makan, mungkin membantu untuk makan porsi kecil sepanjang hari. Konsumsilah makanan padat nutrisi seperti buah-buahan dan sayuran. Sup juga bisa menjadi pilihan yang menenangkan.
Untuk sakit kepala, ibu hamil bisa menggunakan kompres panas maupun dingin di bahu atau leher, atau kompres dingin di kepala. Pijat atau berendam air hangat juga dapat meredakan sakit kepala.
Segera hubungi dokter jika mengalami gejala-gejala ini:
- Batuk yang mengeluarkan lendir berwarna hijau atau kuning.
- Demam di atas 38,3 derajat Celcius.
- Tidak bisa makan atau tidur.
Apabila infeksi tidak membaik, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan. Dokter akan menentukan pengobatan terbaik yang aman untuk ibu hamil dan bayi.