Obat untuk mencegah dan mengendalikan HIV sudah tersedia. Akan tetapi, di beberapa wilayah layanan tersebut tidak selalu mudah dijangkau.
Jarak ke klinik, kekhawatiran terhadap stigma, jadwal yang tidak fleksibel, dan putusnya komunikasi setelah tes juga dapat membuat seseorang tidak memperoleh perlindungan yang dibutuhkan.
Di perdesaan Kenya dan Uganda, tenaga kesehatan komunitas mendatangi rumah, menawarkan tes HIV, menilai kebutuhan pencegahan, lalu menghubungkan warga dengan klinik. Sebuah platform digital membantu layanan komunitas dan klinik tetap tersambung.
Hasil uji SEARCH Community Precision Health yang didukung National Institutes of Health (NIH) menunjukkan insiden HIV 70 persen lebih rendah pada komunitas yang menerima strategi tersebut dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini dipresentasikan dalam Conference on Retroviruses and Opportunistic Infections (CROI) pada Februari 2026.
