Comscore Tracker

7 Kebiasaan agar Penis Tidak Bau dan Terjaga Kebersihannya 

Bersih, sehat, dan wangi~

Kenyamanan menjadi perhatian utama saat berhubungan seks. Termasuk menghindari hal-hal yang dapat menurunkan mood bercinta. Salah satunya seperti penis yang bau kurang sedap. 

Untuk menjaga suasana bercinta tetap bergairah, tidak ada salahnya memperhatikan kebiasaan agar penis tidak bau berikut ini. Selain mencerminkan kebersihan, merawat area genital juga membantu melindungi diri dari risiko penyakit, lho!

Dari mana datangnya bau pada penis?

Area genital memiliki banyak kelenjar sebaceous dan apokrin. Dilansir Askmen, dua kelenjar ini menghasilkan minyak dan keringat yang mengakibatkan penis memiliki bau khas. Namun, apabila tidak mendapat perhatian khusus, keduanya dapat berubah menjadi bau tidak sedap di area penis. 

Membiarkan area sekitar penis dalam keadaan panas atau lembap di bawah lapisan pakaian juga bisa menjadi penyebab bau. Kondisi tersebut mendukung perkembangan bakteri yang memicu aroma tidak sedap.

Selain itu, bau menyengat di area genital pun dapat menunjukkan indikasi infeksi penyakit atau penyakit menular seksual. Untuk memastikannya, kamu perlu mengunjungi pusat layanan kesehatan guna mendapat tes dan pemeriksaan.

Kebiasaan agar penis tidak bau

7 Kebiasaan agar Penis Tidak Bau dan Terjaga Kebersihannya ilustrasi penis (pexels.com/dainis graveris)

Sudah tahu, kan, penyebab penis bau? Nah, sekarang waktunya mengetahui cara merawat penis agar tidak bau melalui kebiasaan sehari-hari.

Jika selama ini kamu kurang memperhatikan, ada baiknya mulai membiasakan diri, ya! Kebiasaan-kebiasaan ini meliputi apa saja yang bisa kamu lakukan, termasuk tindakan membersihkan, konsumsi makanan, hingga gaya hidup.

1. Mencuci penis secara menyeluruh (gunakan air hangat)

7 Kebiasaan agar Penis Tidak Bau dan Terjaga Kebersihannya ilustrasi laki-laki mandi (pexels.com/monstera)

Layaknya anggota tubuh lain, penis juga harus dibersihkan secara rutin setidaknya sekali sehari. Gunakan air hangat untuk membasuh sekitar area genital, usap lembut hingga lipatan-lipatan, seperti bawah kulup untuk memastikan tidak ada kotoran tersisa yang dapat menimbulkan bau. Tindakan ini merupakan cara alami menghilangkan bau pada selangkangan dan penis laki-laki.

Kamu bisa menggunakan sabun khusus area genital laki-laki jika memang perlu. Luangkan waktu untuk menggosok secara perlahan dari ujung hingga pangkal. Pastikan tidak menggunakan produk pemutih dan alkohol karena dapat menimbulkan iritasi atau luka pada penis dan area sekitarnya.

Baca Juga: Haruskah Mencukur Rambut Kemaluan sebelum Berhubungan Seks? 

2. Bersihkan area sekitar penis (cukur)

7 Kebiasaan agar Penis Tidak Bau dan Terjaga Kebersihannya ilustrasi alat cukur (pexels.com/gonzalo guzman)

Perawatan penis kedua yakni menghindari adanya pemicu bau di daerah sekitar penis. Selain mencuci dengan benar, kebiasaan yang tidak kalah penting yakni mencukur rambut kemaluan. Sebab, rambut-rambut tersebut membuat panas terperangkap di area genital serta meningkatkan kelembapan.

Kamu tidak harus mencukurnya hingga habis, kok. Cukup pastikan panjang rambut kemaluan tidak berlebihan dan tidak menimbulkan bau dan gatal pada area genital.

3. Bersihkan smegma atau bercak putih di alat kelamin

7 Kebiasaan agar Penis Tidak Bau dan Terjaga Kebersihannya ilustrasi laki-laki merawat diri (pexels.com/tima miroshnichenko)

Rangkaian ‘membersihkan penis the series’ sebagai kebiasaan agar penis tidak bau masih terus berlanjut. Langkah selanjutnya, memastikan tidak ada smegma tersisa di area penis, terlebih jika kamu tidak disunat. Nah, smegma sendiri adalah tumpukan sel kulit mati dan minyak alami yang menjaga kelembapan area penis. Biasanya, berupa bercak putih.  

Dilansir Medical Health Today, smegma yang tidak rutin dibersihkan akan menumpuk dan menjadi zat putih kental di sekitar penis. Cara menghilangkan smegma cukup dengan menggosok lembut sekitar area genital. Segera hubungi dokter jika kamu mendapati jumlah smegma yang terlalu banyak. Hal tersebut bisa membuat bau yang tak kunjung hilang dan mengindikasikan gangguan kesehatan.

4. Menggunakan pakaian longgar

7 Kebiasaan agar Penis Tidak Bau dan Terjaga Kebersihannya ilustrasi laki-laki berpakaian (pexels.com/ketut subiyanto)

Sebenarnya, tidak ada yang salah jika kamu menggunakan pakaian ketat. Namun, usahakan agar mengenakannya hanya pada momen tertentu, seperti berolahraga. Pakaian yang ketat dapat membuat tubuh mudah berkeringat akhirnya menjebak panas. Selain itu, memicu  kelembapan yang dapat menumpuk kotoran dan menghasilkan bau, melansir penjelasan Dr. Harry Fisch, seorang profesor klinis di Weill Cornell Medical College pada BuzzfeedNews.

Untuk itu, kamu perlu menggunakan pakaian longgar. Dengan begitu, sirkulasi udara di area penis menjadi lebih lancar dan tidak memicu bau.

5. Jaga penis tetap kering

7 Kebiasaan agar Penis Tidak Bau dan Terjaga Kebersihannya ilustrasi parafimosis (pixabay.com/derneuemann)

Menjaga penis tetap kering adalah hal wajib. Bukan hanya mengeringkan tubuh setelah mandi, tetapi juga menghilangkan keringat setelah beraktivitas.

Lakukan kebiasaan ini dengan memastikan selalu menggunakan handuk pada area genital setelah mandi atau buang air. Selain itu, segera mandi setelah melakukan kegiatan yang berkeringat. Keringat memang tidak buruk, tetapi membiarkannya menumpuk menyebabkan aroma tidak sedap di area genital bahkan seluruh tubuh.

Baca Juga: 8 Cara Memperbesar Penis Secara Alami, Gak Perlu Pakai Obat!

6. Gaya hidup sehat

7 Kebiasaan agar Penis Tidak Bau dan Terjaga Kebersihannya ilustrasi laki-laki makan (pexels.com/ketut subiyanto)

‘Kamu adalah apa yang kamu makan’, termasuk juga apa yang kamu gunakan, yang kamu konsumsi, dan semua yang terlibat dalam kehidupan. Untuk itu, penting menerapkan gaya hidup sehat baik dari makanan dan pikiran agar penis tidak bau. 

Tanpa kita sadari, makanan tertentu seperti bawang dan junk food, rokok, dan alkohol, dapat menimbulkan bau yang tidak sedap pada seluruh bagian tubuh. Mengurangi konsumsi hal-hal tersebut mempengaruhi bau dan kesehatan area genital, lho!

7. Konsultasi pada dokter

7 Kebiasaan agar Penis Tidak Bau dan Terjaga Kebersihannya ilustrasi melakukan konsultasi seks (pexels.com/Alex Green)

Sudah melakukan berbagai upaya di atas, tapi bau penis tidak kunjung hilang? Coba luangkan waktu untuk berkonsultasi dengan dokter. Mengunjungi profesional untuk mendapatkan bantuan tentu kebiasaan agar penis tidak bau yang baik. Bisa jadi aroma kurang sedap yang tak kunjung hilang disebabkan oleh infeksi tertentu.

Dilansir Healthline, beberapa gangguan kesehatan yang dapat memicu bau penis di antaranya ada infeksi saluran kemih, infeksi jamur, atau penyakit menular seksual. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan rekomendasi pengobatan sesuai kondisimu.

Satu tips penutup kebiasaan agar penis tidak bau: setelah mandi dan mengeringkan area penis, lakukan tes bau. Caranya, usap ujung-Q pada penis, lalu hirup. Jika masih ada bau yang tersisa, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mengonsultasikannya.

Baca Juga: 5 Perilaku Seks Ini Berisiko Menyebabkan Penis Patah, Bahaya lho!

Topic:

  • Laili Zain
  • Lea Lyliana
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya