potret Haddad Alwi, Danilla Riyadi, dan Pusakata (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Gak cuma Danilla dan Pusakata, Haddad Alwi pun juga ikut menceritakan tentang ekspektasi dan realita sebelum serta sesudah kolaborasi mereka. Dalam suasana wawancara hangat yang berlangsung tepat di depan panggung konser “A Journey to Remember Vol.2 With: Danilla & Pusakata”, Haddad Alwi menegaskan kalau ekspektasi dan realitanya sejalan.
Penyanyi religi legendaris yang akrab disapa Abi itu menjelaskan bahwa ia berekspektasi agar kolaborasi ini bisa mengekspresikan cinta yang sesuai dengan pesan yang ia sampaikan dalam lagu-lagunya.
“Kalau ditanya ekspektasinya adalah bertemu dengan semua genre ini yang sama-sama ingin mengekspresikan cinta, sebetulnya yang disampaikan lagu-lagunya Abi ini kan semuanya cinta,” cerita Haddad Alwi sambil sesekali menatap ke arah Danilla dan Pusakata.
Kini, setelah lagu kolaborasi mereka akhirnya resmi dirilis, Haddad Alwi mengakui bahwa ekspektasi tersebut sejalan dengan realitanya. Menurutnya, walau kolaboratornya tersebut mengekspresikan lagu mereka dengan cara berbeda, namun baik Danilla maupun Pusakata dinilai sukses membawa pesan cinta yang ingin disampaikan.
“Ternyata dari dulu sampai sekarang, apa yang Abi pikirkan benar kok. Semua orang itu ada cinta, hatinya masing-masing itu punya cinta kok, termasuk waktu duet sama Mas Is dan Danilla. Nah, cuma, bentuk ekspresinya yang berbeda-beda, dengan Danila lagunya seperti ini, dengan Mas Is lagunya seperti ini,” lanjutnya.
Lagu “Pengakuanku” merupakan aransemen ulang dari “Al-I’tirof” milik Haddad Alwi, yang dikemas ulang dengan pendekatan musik baru dan telah disesuaikan dengan karakter vokal khas Danilla. Sementara itu, lagu “Menghitung” diciptakan secara spontan oleh Pusakata hanya dalam hitungan jam, setelah sebelumnya sempat dinanti lebih dari sebulan oleh Haddad Alwi.
Kedua lagu tersebut pun telah resmi dirilis pada Sabtu (28/2/2026) dan langsung dibawakan secara perdana di konser Haddad Alwi bertajuk “A Journey to Remember Vol.2 With: Danilla & Pusakata” di M Bloc Live House, Jakarta Selatan.