7 Film Terbaik Sutradara Nayato Fio Nuala, Ada Ekskul-Cinta Pertama

Nayato Fio Nuala, sutradara kawakan Indonesia, meninggal dunia pada 18 April 2026 di usia 58 tahun, meninggalkan jejak besar dalam industri perfilman nasional.
Sepanjang kariernya, Nayato dikenal lewat berbagai nama samaran dan menghasilkan film populer seperti The Soul, Ekskul, Cinta Pertama, hingga 3600 Detik.
Karya-karyanya mencakup beragam genre dari drama remaja hingga kisah persahabatan dan cinta, serta sempat menuai kontroversi di ajang perfilman nasional.
Kabar berpulangnya Nayato Fio Nuala telah meninggalkan dukacita mendalam bagi dunia hiburan di tanah air. Almarhum dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) dalam usia 58 tahun.
Selama ini, nama Nayato sudah sangat dikenal sebagai sutradara kawakan lewat beberapa karya filmnya. Ia bahkan memiliki sejumlah nama lain yang digunakan selama berkarya, yaitu Koya Pagayo, Ian Jacobs, Pingkan Utari, dan Ian Nguyen Lampa. Berikut deretan pilihan film terbaik Nayato Fio Nuala!
Table of Content
1. The Soul (2003)

Bisa dibilang, The Soul menjadi ajang debut bagi Nayato di dunia perfilman. Melalui film ini, Nayato bekerja sama dengan Marcella Zalianty dan Iqbal M. Pakula sebagai pemerannya.
Pada masanya, film ini memiliki prestasi yang cukup menarik. Selain masuk nominasi Best Film Nominated di Bali International Film Festival 2004 (BIFEST 2004), The Soul juga membawa pulang penghargaan Cinematography Terbaik dalam ajang Bandung Film Festival 2004.
2. Ekskul (2006)

Ekskul masuk ke dalam jajaran karya Nayato yang cukup banyak diperbincangkan. Dibintangi aktor Ramon Y. Tungka, film ini mengangkat kisah tentang usaha balas dendam seorang pelajar yang mengalami bullying.
Sayangnya, Ekskul sempat menuai kontroversi setelah diumumkan menjadi pemenang dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2006. Usut punya usut, film ini tersandung masalah karena diduga menggunakan skoring film lain tanpa izin. Kisruh tersebut kemudian berujung pada dicabutnya gelar kemenangan FFI 2006.
3. Cinta Pertama (2006)

Bagi kamu yang masa remaja dan dewasanya di awal 2000-an mungkin sudah tidak asing dengan lagu "Cinta Pertama (Sunny)". Ternyata, lagu yang dinyanyikan oleh Bunga Citra Lestari alias BCL itu merupakan soundtrack untuk film garapan Nayato berjudul Cinta Pertama (2006).
Bahkan, BCL juga terlibat sebagai pemeran dalam film tersebut lewat karakter Alya, dengan Richard Kevin dan Ben Joshua sebagai lawan mainnya. Film ini bercerita tentang Alya yang masih memendam rasa pada Sunny, sosok teman sekolahnya yang juga merupakan cinta pertama bagi Alya.
4. The Butterfly (2007)

Selama berkarier di industri hiburan, artis Andhika Pratama pernah bekerja sama dengan sutradara Nayato Fio Nuala dalam film berjudul The Butterfly. Di sini, Andhika juga dipertemukan dengan Poppy Sovia dan Debby Kristy. Kisahnya tentang perjalanan tiga sahabat bernama Vano, Tia, dan Desi dalam pencarian jati diri dan makna kehidupan bagi mereka.
Saat menjelang ulang tahun ke-20, Desi sudah merencanakan perjalanan panjang dengan Tia dan Vano. Perjalanan itu awalnya diharapkan menjadi hiburan bagi Desi, tapi Desi tiba-tiba sakit di tengah perjalanan. Sepanjang perjalanan itu, mereka belajar tentang cinta, persahabatan, dan kehilangan.
5. 18+: True Love Never Dies (2010)

Sewaktu masih aktif berkarya di dunia perfilman, Nayato pernah menyutradarai film 18+: True Love Never Dies. Film yang mengisahkan tentang asmara dan persahabatan anak remaja usia 18 tahun ini dilepas di bioskop pada 26 Januari 2010 dan berhasil masuk dalam jajaran film terlaris sepanjang tahun 2010.
Gak hanya menampilkan Adipati Dolken, 18+: True Love Never Dies juga dibintangi aktor Samuel Zylgwyn dan aktris Arumi Bachsin lewat peran mereka masing-masing sebagai Raka dan Nayla.
6. Heart 2 Heart (2010)

Heart 2 Heart bercerita tentang kisah cinta Pandu dan Indah yang bermula dari pertemuan tak sengaja mereka di sebuah danau. Hubungan mereka diuji oleh berbagai rintangan, mulai dari keberadaan kekasih lain sampai kecelakaan tragis.
Dalam film ini, Nayato mempertemukan Irish Bella sebagai Indah dengan Aliff Alli yang menjadi lawan main dengan peran Pandu. Kabarnya, Heart 2 Heart ternyata menjadi salah satu proyek film di awal karier perfilman bagi Aliff.
7. 3600 Detik (2014)

Kalau film 3600 Detik, kisahnya diangkat dari novel populer karya Charon. Film ini bercerita tentang percintaan antara Sandra dengan teman sekolahnya bernama Leon yang memiliki kepribadian bertolak belakang. Di balik hubungan tersebut, Sandra harus menghadapi kenyataan pahit tentang kondisi Leon yang tak pernah diketahuinya.
Dirilis pada tahun 2014 silam, Nayato turut menggandeng sejumlah aktor dan aktris populer, seperti Shae, Stefan William, Wulan Guritno, Feby Febiola, Indra Birowo, sampai Joshua Suherman.
Sejumlah judul di atas telah mewarnai perfilman Indonesia dengan kisahnya masing-masing. Kira-kira, manakah yang sudah kamu tonton?


















