Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ikut Demo No Kings di AS, Robert De Niro: Tidak untuk Donald Trump!

Ikut Demo No Kings di AS, Robert De Niro: Tidak untuk Donald Trump!
Aktor Robert De Niro ikut demo Donald Trump (dok. Netflix/The Irishman | Unsplash/Library of Congress)
Intinya Sih
  • Demo besar 'No Kings 3.0' di AS melibatkan lebih dari 8 juta peserta di 50 negara bagian, menolak kepemimpinan Donald Trump dan menyerukan penolakan terhadap kekuasaan absolut.
  • Robert De Niro memimpin aksi di New York bersama tokoh publik lain, menyuarakan kritik terhadap kebijakan Trump serta menegaskan pentingnya suara rakyat dalam menjaga demokrasi Amerika.
  • Banyak artis dan politisi turut bergabung, termasuk Jane Fonda, Bruce Springsteen, dan Bernie Sanders, menjadikan gerakan ini simbol solidaritas lintas profesi melawan ketakutan dan penyalahgunaan kekuasaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Gelombang demo bertajuk "No Kings 3.0" kembali mengguncang Amerika Serikat. Aksi yang memasuki putaran ketiga ini disebut sebagai salah satu mobilisasi massa terbesar dalam beberapa tahun terakhir dengan lebih dari 8 juta orang turun ke jalan di 50 negara bagian.

Sekitar 3.000 pawai digelar serentak di berbagai kota, menghadirkan lautan manusia yang menyuarakan penolakan terhadap kepemimpinan Donald Trump. Di tengah kerumunan itu, legenda Hollywood Robert De Niro ikut berdiri di garis depan. Apa yang ia sampaikan?

1. Robert De Niro tegas menolak trump, sebut "tidak kepada raja"

Robert De Niro dalam miniseri Zero Day. (dok. Netflix/Zero Day)
Robert De Niro dalam miniseri Zero Day. (dok. Netflix/Zero Day)

Di New York, Robert De Niro terlihat memimpin demonstrasi bersama Al Sharpton dan Letitia James. Dalam orasinya, De Niro menyebut aksi ini sebagai bukti nyata kekuatan suara rakyat AS yang tidak bisa diabaikan.

"Ini adalah seruan yang hebat dan sangat sukses, karena jutaan orang telah menjawabnya," ujar De Niro seperti dilansir Deadline, Senin (30/3/2026).

Ia kemudian melontarkan pernyataan yang langsung disambut riuh massa, "Saatnya mengatakan tidak kepada raja. Tidak ada Raja Trump!"

Pemeran Vito Corleone muda di The Godfather Part II (1974) itu juga menyinggung berbagai kebijakan Trump yang dianggap merugikan masyarakat. Mulai dari isu ekonomi hingga penggunaan kekuasaan negara, termasuk ICE, yang dinilai berlebihan.

2. De Niro tak sendiri, beberapa artis AS lain juga ikut demo No Kings 3.0

Bruce Springsteen di No Kings Rallies, 28 Maret 2026, di St. Paul, Minnesota
Bruce Springsteen di No Kings Rallies, 28 Maret 2026, di St. Paul, Minnesota (GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Getty Images via AFP/Adam Bettcher)

Aksi "No Kings 3.0" tidak hanya diikuti masyarakat umum, tetapi juga didukung banyak figur publik. Selain Robert De Niro, beberapa artis seperti Jane Fonda, hingga musisi Bruce Springsteen dan Joan Baez ikut turun ke jalan.

Di Washington, D.C., Joan Baez tampil bersama Maggie Rogers dalam acara Artists United for Our Freedom. Sementara itu, Billy Porter dan Rupi Kaur turut menyampaikan orasi. Di St. Paul, Minnesota, Bruce Springsteen bahkan tampil langsung di panggung bersama Bernie Sanders, Ilhan Omar, dan Tim Walz.

"Minneapolis menunjukkan bahwa solidaritas rakyat masih hidup. Ini masih Amerika, dan kita tidak akan membiarkan ketakutan menguasai kota-kota kita," ujar Springsteen di hadapan massa.

Dukungan juga mengalir dari dunia hiburan melalui media sosial Threads, termasuk dari Jimmy Kimmel dan Jamie Lee Curtis.

3. Melanjutkan konflik panjang antara De Niro dan Trump

Robert De Niro dalam miniseri Zero Day. (dok. Netflix/Zero Day)
Robert De Niro dalam miniseri Zero Day. (dok. Netflix/Zero Day)

Hubungan panas antara Robert De Niro dan Donald Trump bukanlah hal baru. Sejak kampanye presiden 2016, De Niro kerap melontarkan kritik terbuka terhadap Trump, baik di acara penghargaan, wawancara, maupun forum publik. Sebaliknya, Trump juga beberapa kali membalas dengan komentar keras. Ia bahkan menyebut De Niro "gila" awal tahun ini.

"Robert De Niro yang gila karena Trump (adalah) orang sakit jiwa dan gila. Saya percaya IQ yang sangat rendah, yang sama sekali tidak tahu apa yang dia lakukan atau katakan, beberapa di antaranya sangat KRIMINAL!" ungkap Trump seperti diberitakan Variety, Rabu (25/2/2026).

Ketegangan ini menjadikan kehadiran De Niro di aksi "No Kings" bukan sekadar simbolis, tapi juga lanjutan dari sikap politik yang telah ia tunjukkan selama bertahun-tahun. Aksi "No Kings" sendiri sebelumnya telah digelar pada Juni dan Oktober 2025 dan kini berkembang menjadi gerakan besar yang menyoroti berbagai isu. Mulai dari kebijakan imigrasi hingga meningkatnya biaya hidup di Amerika Serikat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Hype

See More