Kronologi Dugaan Penggelapan Dana Vote Rio Lahskart oleh Ketua Fanbase

- Kecurigaan penggelapan dana voting Rio Lahskart muncul setelah ia tereliminasi dari Indonesian Idol, meski fanbase Glorious telah menggalang dana besar untuk mendukungnya.
- Fanbase Glorious mengonfirmasi bahwa ketua mereka, Arini Ayu Septari Zak, terbukti melakukan penggelapan dana voting secara pribadi tanpa melibatkan tim lain.
- Pihak fanbase menyatakan pelaku siap bertanggung jawab dan mengganti seluruh kerugian, dengan bukti proses ganti rugi akan dipublikasikan melalui akun resmi Glorious.
Kegagalan Rio Lahskart melaju ke babak grand final Indonesian Idol season ke-14 rupanya tak hanya melahirkan kekecewaan bagi para pendukungnya. Kini ada polemik baru yang semakin mengejutkan publik. Muncul dugaan bahwa dana voting Rio justru digelapkan oleh orang terdekat dari fanbase-nya sendiri.
Kasus ini semakin memicu kemarahan dan rasa kecewa para pendukung Rio Lahskart di media sosial. Banyak yang merasa perjuangan dan uang yang mereka kumpulkan demi mendukung idolanya diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya. Berikut kronologi selengkapnya!
1. Awal mula muncul kecurigaan penggelapan dana voting Indonesian Idol 14 untuk Rio Lahskart, Ivan Gunawan ikut bereaksi

Rio Lahskart mendapat dukungan besar selama tampil di panggung Indonesian Idol 2026. Fanbase resminya, Glorious, bahkan aktif menggalang dana untuk memberikan voting kepada idola mereka.
Namun kecurigaan mulai muncul setelah Rio tereliminasi di babak Top 3 pada Senin, (11/5/2026) kemarin. Ivan Gunawan yang disebut ikut memberikan dukungan besar mengaku heran dengan hasil voting tersebut. Menurutnya, jumlah dana vote yang terkumpul seharusnya cukup besar untuk mendukung Rio bertahan.
“Dalam perhitungan saya, gak mungkin kita kalah vote, karena uang vote harusnya ada. Apakah dipakai buat vote beneran?” ujar Ivan Gunawan dalam pernyataan yang ramai dibagikan di media sosial.
2. Ketua fanbase mengaku sebagai pelaku penggelapan dana voting

Kecurigaan para penggemar akhirnya terjawab setelah akun resmi fanbase Glorious mengunggah klarifikasi pada Jumat, (15/5/2026). Dalam unggahan tersebut Glorious mengungkap bahwa ketua fanbase mereka, Arini Ayu Septari Zak, melakukan penggelapan dana voting selama Rio Lahskart berkompetisi di Indonesian Idol Season XIV.
"Kami, dari Tim Admin dan Keluarga Besar Glorious ingin menyampaikan dan meluruskan terkait berita yang beredar, bahwa Ketua Fanbase kami yaitu Arini Ayu Septari Zak (@Ariny Ayu), secara sah dan benar bersalah sudah melakukan PENGGELAPAN DANA VOTING selama Rio Lahskart berkompetisi di Indonesian Idol season XIV," tulis akun fanbase @glorious_offcl.
Tindakan tersebut dilakukan secara pribadi oleh pelaku dan tidak melibatkan admin maupun tim fanbase lainnya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung Rio yang telah memberikan donasi dan dukungan selama ajang kompetisi berlangsung.
3. Ketua fanbase Rio siap bertanggung jawab dan ganti rugi

Dalam klarifikasi yang sama, pihak fanbase Glorious menyebut pelaku telah bersikap kooperatif dan siap menerima konsekuensi atas tindakannya. Seluruh kerugian juga disebut sudah divalidasi oleh tim internal fanbase dan pihak exclusive spender Glorious.
Pihak fanbase menjelaskan bahwa pelaku akan segera melakukan ganti rugi kepada pihak yang terdampak. Mereka juga memastikan bukti proses penggantian dana nantinya akan dibagikan melalui akun media sosial resmi Glorious.
"Video ini adalah bentuk klarifikasi dan pernyataan bersalah, segala bentuk kerugian sudah di validasi oleh Tim Glorious dan Tim Exclusive Spender Glorious, PELAKU sudah kooperatif dan akan segera membayar ganti rugi. Semua bukti ganti rugi akan di upload melalui instagram Glorious," tegas akun fanbase @glorious_offcl. Selain itu, pelaku dikabarkan tidak akan lagi terlibat dalam aktivitas fanbase maupun kegiatan pendukung Rio Lahskart ke depannya.
Meski pelaku sudah siap bertanggung jawab, banyak fans yang tetap kecewa berat. Pasalnya, walau dijanjikan ganti rugi, namun kesempatan Rio untuk melaju ke babak final dan menang Indonesian Idol tak dapat dipulihkan kembali.


















