Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sederet Artis Soroti Tuntutan Jaksa ke Nadiem Makarim, Ada Dian Sastro

Sederet Artis Soroti Tuntutan Jaksa ke Nadiem Makarim, Ada Dian Sastro
postingan Dian Sastro dan Cinta Laura (Instagram.com/therealdisastr | Instagram.com/claurakiehl)
Intinya Sih
  • Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara, denda Rp1 miliar, serta uang pengganti total lebih dari Rp5 triliun atas dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.
  • Sejumlah artis seperti Dian Sastro, Maudy Ayunda, dan Cinta Laura menyuarakan dukungan dan keprihatinan terhadap tuntutan yang dianggap tidak adil bagi Nadiem.
  • Jerome Polin, Ernest Prakasa, hingga Jovial da Lopez menilai kasus ini menunjukkan kejanggalan sistem hukum dan bisa mematahkan semangat generasi muda untuk berkontribusi di pemerintahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mantan Menteri Pendidikan, Riset, Kebudayaan, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, dituntut 18 tahun penjara atas kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026). Selain hukuman penjara, ia juga dituntut membayar denda sebesar Rp1 miliar atau diganti dengan pidana kurungan 190 hari.

Ia juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp809 miliar serta Rp4,87 triliun, atau digantikan dengan tambahan hukuman penjara selama 9 tahun jika tidak dibayarkan.

Di sisi lain, tuntutan jaksa terhadap Nadiem itu langsung menuai pro dan kontra. Tidak hanya masyarakat, sederet artis pun ikut menyoroti tuntutan tersebut melalui media sosial. Ada Dian Sastro, Maudy Ayunda hingga Cinta Laura, berikut deretannya.

1. Dian Sastro

Seorang pria mengenakan batik merah berbicara di depan mikrofon dari berbagai media saat memberikan pernyataan kepada pers.
postingan Dian Sastro (Instagram.com/therealdisastr)

Dian Sastro menunjukkan dukungan kepada Nadiem Makarim secara terbuka. Ia mengunggah ulang potongan video wawancara Nadiem sambil menyebut bahwa Nadiem adalah orang yang baik. Dalam unggahannya, pemain film Ada Apa Dengan Cinta? tersebut turut menyertakan doa serta dukungan untuk Franka Makarim.

“Nadiem orang baik. Peluk dan doa @frankamakarim,” tulisnya, Kamis (14/5/2026).

2. Jerome Polin

Tangkapan layar unggahan akun Instagram jeromepolin berisi komentar tentang hukuman penjara 18 tahun dan kekhawatiran terhadap integritas pemerintah.
postingan Jerome Polin (Instagram.com/jeromepolin)

Sementara itu, Jerome Polin menyampaikan kritik tegas. Ia menilai, seluruh bukti yang muncul di persidangan tidak dipertimbangkan dengan baik. Menurutnya, tidak ditemukan kesalahan yang jelas, tetapi hukuman tetap dijatuhkan.

Jerome juga menilai, vonis terhadap Nadiem Makarim tersebut, bahkan terasa lebih berat jika dibandingkan banyak kasus kriminal dan korupsi lainnya.

“Sebagai orang yang punya impian untuk menjadi menteri pendidikan dan berkontribusi untuk pendidikan Indonesia, aku sedih dan patah hati banget,” ungkap Jerome dalam postingan di Instagram-nya.

3. Maudy Ayunda

Seorang pria mengenakan batik merah berbicara di depan mikrofon dengan teks terjemahan di layar, dibagikan ulang di Instagram Story Maudy Ayunda.
postingan Maudy Ayunda (Instagram.com/maudyayunda)

Maudy Ayunda mengaku sedih sekaligus marah atas situasi yang menimpa Nadiem Makarim. Ia menilai kasus ini menunjukkan bagaimana orang-orang cerdas dan beritikad baik yang ingin berinovasi bisa menghadapi konsekuensi berat.

“Hati saya benar-benar hancur untuk @nadiemmakarim dan @frankamakarim. Saya tidak bisa membayangkan kemarahan dan kesedihan yang mereka rasakan. Memikirkan kalian berdua dan anak-anak perempuan kalian,” tulis Maudy.

Menurut Maudy, kondisi ini dapat menimbulkan dampak besar yang membuat banyak orang berpikir ulang untuk bekerja atau berkontribusi dengan pemerintah.

4. Cinta Laura

Unggahan Instagram berisi teks panjang dalam bahasa Inggris tentang kritik sosial dan politik di Indonesia dengan latar belakang hitam.
postingan Cinta Laura (Instagram.com/claurakiehl)

Cinta Laura juga menyampaikan kritik terbuka melalui Instagram terkait tuntutan 18 tahun penjara yang dijatuhkan kepada Nadiem Makarim. Ia menyoroti bahwa kasus tersebut menunjukkan pola yang menurutnya berulang, di mana orang-orang cerdas, berintegritas, dan memiliki visi untuk memajukan negara justru terseret dalam situasi yang merugikan mereka.

Menurutnya, situasi ini pun menjadi sinyal yang mengkhawatirkan bagi para talenta terbaik Indonesia yang ingin berinovasi dan membawa perubahan.

“Ini merupakan momen yang menyedihkan bagi Indonesia. Bukan karena satu orang sedang diadili, tetapi karena apa yang ditunjukkannya kepada setiap orang cerdas dan idealis yang menyaksikan: bahwa negara ini mungkin belum siap melindungi orang-orang yang berani mencoba melakukan perubahan,” tulis Cinta.

5. Ernest Prakasa

Unggahan Instagram menampilkan kutipan dari tirto.id tentang pernyataan Nadiem Makarim usai persidangan, disertai teks tambahan bertuliskan 'Karna kita Indonesia'.
postingan Ernest Prakasa (Instagram.com/ernestprakasa)

Ernest Prakasa membagikan ulang unggahan salah satu media yang mengutip kebingungan Nadiem Makarim terkait tuntutan yang dijatuhkan kepadanya yang dinilai lebih berat jika dibandingkan kasus pembunuhan, bahkan terorisme.

Sebagai respons, Ernest menuliskan komentar bernada satir, “Kenapa? KARNA KITA INDONESIA!.”

6. Joko Anwar

Seorang pria mengenakan kaus putih berbicara di depan kamera dalam video singkat dengan teks 'KASUS' di bagian bawah layar.
postingan Joko Anwar (Instagram.com/jokoanwar)

Joko Anwar tidak memberikan komentar secara langsung, namun ia cukup aktif membagikan ulang berbagai unggahan yang memprotes tuntutan terhadap Nadiem Makarim melalui Instagram Story-nya. Salah satunya adalah unggahan dari DJ Donny yang menilai bahwa tuntutan tersebut bersifat tidak adil atau zalim.

7. Jovial da Lopez

Unggahan Instagram Story dengan latar biru bertuliskan Eisenhower Fellowships dan teks analisis mengenai kasus Nadiem Makarim oleh Jovial da Lopez.
postingan Jovial da Lopez (Instagram.com/jovialdalopez)

Sementara itu, Jovial da Lopez menilai ada kejanggalan antara sosok Nadiem Makarim dan tuduhan korupsi yang diarahkan kepadanya. Ia menduga kemungkinan adanya celah sistem atau administratif yang dimanfaatkan pihak tertentu, serta mempertanyakan bagaimana seseorang dengan rekam jejak seperti Nadiem bisa terjerat kasus tersebut.

“Tapi, beliau yg buat gojek (profit atau nggak bukan fokus utama disini), sebuah sistem yg merevolusikan moda transportasi dan segala turunannya yg mempengaruhi hidup kita. Masa beliau masuk pemerintahan untuk cari profit. Bisa jadi, bisa nggak. Pertanyaanya adalah apakah beliau dipaksa atau 'masuk ke sebuah sistem yg terdesain' untuk mencari profit? Kalau iya, oleh siapa?”

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Triadanti N
EditorTriadanti N
Follow Us

Related Articles

See More