Sempurna Perankan Severus Snape, Alan Rickman Ngaku Gak Bahagia

- Alan Rickman mengaku gak bahagia selama syuting Harry Potter karena tekanan peran Severus Snape, konflik di lokasi, dan perjuangan melawan kanker prostat yang membuatnya sempat ingin mundur.
- Meskipun merasa tertekan, Rickman tetap menghargai karakter Snape setelah tahu kisah heroiknya dari J.K. Rowling, yang memberinya pemahaman mendalam tentang sisi emosional sang tokoh.
- Rickman dikenal profesional dan dihormati rekan mainnya seperti Daniel Radcliffe dan Matthew Lewis, yang mengenangnya sebagai sosok disiplin namun hangat di balik karakter Snape yang dingin.
Waralaba buku dan film Harry Potter punya basis penggemar yang sangat loyal. Bahkan 14 tahun setelah film terakhir dari seri tersebut dirilis, para penggemar masih membicarakan Harry Potter, dan ada pula yang berandai-andai ingin menjadi salah satu karakternya. Bagi mereka, para aktor yang membawa kisah Harry Potter ke layar lebar dianggap sebagai legenda. Namun, gak semua legenda tersebut menikmati waralaba ini.
Sayangnya, mendiang Alan Rickman gak menganggap dirinya termasuk di antara para Potterheads, nih. Menurut catatan hariannya, Rickman, yang memerankan Severus Snape yang dingin dan misterius di kedelapan film Harry Potter, ternyata gak takut untuk mengkritik film Harry Potter di masa lalunya. Seorang aktor sekaliber Rickman memang agak kasar terkait proyek yang dianggapnya di bawah standar.
Dalam buku hariannya tersebut, Alan Rickman mengaku gak betah saat syuting Harry Potter. Dia pun beberapa kali ingin pergi dari proyek tersebut. Curahan hatinya ini agak mengejutkan mengingat perannya yang panjang dan sempurna sebagai Severus Snape sampai-sampai berbekas di hati para penggemar Harry Potter.
Alan Rickman, yang juga dikenal karena perannya dalam film Die Hard (1988) dan Robin Hood: Prince of Thieves (1991), meninggal pada tahun 2016. Namun, terbongkarnya buku hariannya, kita jadi tahu apa yang sebenarnya dipikirkannya. Juga, apa pendapat laki-laki di balik Profesor Snape yang tragis itu.
1. Alan Rickman awalnya enggan menerima peran Severus Snape dan mengaku gak bahagia di lokasi syuting

Sutradara Chris Columbus harus membujuk Alan Rickman agar mau memerankan Severus Snape. Pasalnya, ia takut dicap sebagai orang jahat jika berperan sebagai Snape. Namun, setelah setuju untuk mengambil peran tersebut, Alan Rickman ngasih penampilan yang luar biasa. Ia bahkan ngasih ide untuk pakaian Snape.
Sayangnya, menurut catatan harian sang aktor yang kini dipublikasikan, seperti yang dikutip The Guardian, Alan Rickman mengaku gak bahagia selama masa syuting Harry Potter. Hal ini berhubungan dengan perjuangannya melawan kanker prostat, yang didiagnosis pada tahun 2005. Saat syuting film kelima dalam seri tersebut, Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007), Rickman memulai catatan hariannya.
"Akhirnya, ya untuk HP (Harry Potter) 5. Sensasinya gak naik atau turun. Argumen yang menang adalah argumen yang mengatakan: 'Selesaikan sampai tuntas. Ini ceritamu.'"
Bahkan sebelum Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004), film ketiga dari franchise tersebut, Alan Rickman berusaha untuk mundur dari dunia perfilman. Dia menulis: "Berbicara dengan [agen] Paul Lyon-Maris tentang keluar dari HP, yang menurutnya akan terjadi. Tapi di sini kita kembali berada di proyek (film Harry Potter). Menegaskan kembali gak ada lagi HP. Mereka gak mau mendengarnya."
Alan Rickman merasa saat dia mengenakan kostum Snape, dia bukan dirinya sendiri. "Saya menyadari begitu cincin dan kostum Snape terpasang, sesuatu terjadi. Untuk bisa cerewet, tersenyum, dan terbuka menjadi asing. Karakter itu mempersempit saya, membuat saya tegang."
Alan Rickman juga mengaku terlibat perselisihan di lokasi syuting dengan sutradara Alfonso Cuarón selama pembuatan Azkaban. Ia bahkan melontarkan beberapa sindiran tajam tentang akting Emma Watson. Itu kenapa dia merasa gak bahagia.
2. Alan Rickman terharu dengan karakter Severus Snape

Meskipun merasa sengsara selama beberapa waktu di lokasi syuting Harry Potter, Alan Rickman masih punya beberapa hal positif yang bisa dipetiknya. Ia masih menyukai karakter Severus Snape, terutama ketika membaca buku terakhir dalam seri tersebut dan mengetahui kepergian karakter itu dari Dunia Sihir. Aktor tersebut juga mengingat satu detail penting yang ia ketahui sebelum banyak penggemar mengetahuinya.
"Snape meninggal secara heroik, Potter menggambarkannya kepada anak-anaknya sebagai salah satu pria paling berani yang pernah ia kenal dan memanggil putranya Albus Severus. Ini adalah ritual penting yang sesungguhnya. Satu informasi kecil dari Jo Rowling tujuh tahun lalu, Snape mencintai Lily Potter, memberi saya pegangan yang kuat."
3. Hubungan Alan Rickman dan aktor-aktor lain di lokasi syuting

Alan Rickman menceritakan tentang beberapa lawan mainnya, termasuk pemeran Harry Potter sendiri, Daniel Radcliffe. Rickman bilang saat ia gak bisa bersikap baik kepada kru, tapi Radcliffe selalu bersikap baik kepadanya dan semua orang. Sikap Radcliffe ini disebut menawan oleh Rickman. Hal ini tentu membuatnya agak luluh di lokasi syuting.
Aktor lain seperti Matthew Lewis, yang memerankan Neville Longbottom, juga punya kenangan indah saat bekerja sama dengan Alan Rickman. Meskipun Lewis mengaku takut padanya selama sebagian besar produksi franchise tersebut. Dalam podcast Inside of You, Lewis membahas bagaimana ia memberanikan diri untum mendekati Rickman pada hari terakhirnya di lokasi syuting, mengingat Lewis takut untuk berbicara dengannya selama seluruh waktu syuting mereka. Lewis juga berterima kasih kepada Rickman karena memperlakukan semua orang dengan baik. Lewis pun dikasih wejangan yang berharga dari aktor veteran tersebut.
Alan Rickman bisa dibilang sebagai seorang profesional sejati. Ia menganggap serius semua perannya, dan ia mendedikasikan dirinya untuk karakter Severus Snape bahkan ketika ia mengaku gak bahagia. Kita harus bersyukur karena Alan Rickman masih bertahan sampai karakternya meninggal, karena gak ada orang lain selain Alan Rickman yang bisa melakukannya sebaik dia, dan para penggemar akan selalu mengingatnya selamanya. Apalagi setelah rilisnya trailer serial Harry Potter HBO, yang menampilkan Paapa Essiedu sebagai Severus Snape. Banyak netizen yang gak suka dengan terpilihnya Essiedu, mengingat ia adalah laki-laki kulit hitam, yang dianggap gak sama dengan ciri fisik Snape di bukunya.


















