Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Serial Animasi Netflix Karya Studio Mir selain Devil May Cry

6 Serial Animasi Netflix Karya Studio Mir selain Devil May Cry
poster serial Devil May Cry (dok. Netflix/Devil May Cry)
Intinya Sih
  • Studio Mir asal Korea Selatan kembali jadi sorotan berkat animasi memukau di Devil May Cry musim kedua yang tayang di Netflix pada Mei 2026.
  • Selain Devil May Cry, Studio Mir juga menggarap enam serial animasi Netflix populer seperti Voltron: Legendary Defender, Kipo and the Age of Wonderbeasts, hingga DOTA: Dragon's Blood.
  • Karya Studio Mir menampilkan beragam genre dari fantasi, aksi brutal, hingga drama sekolah seperti Lookism dan Skull Island, menunjukkan luasnya portofolio serta kualitas visual mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Popularitas Devil May Cry kembali meledak setelah musim keduanya tayang di Netflix pada Selasa (12/5/2026) lalu. Di tengah pertarungan Dante dan Vergil yang makin brutal sekaligus emosional, banyak penonton juga terpukau oleh kualitas animasinya yang mulus dan detail dalam membingkai setiap koreografi aksi. Semua itu gak lepas dari tangan dingin Studio Mir, studio animasi asal Korea Selatan yang kini mulai diperhitungkan meski namanya belum sepopuler Pixar atau MAPPA.

Namun, tahukah kamu kalau portofolio Studio Mir di Netflix sebenarnya jauh lebih luas daripada Devil May Cry? Studio ini ternyata telah melahirkan banyak judul yang gak kalah seru, mulai dari petualangan mecha antargalaksi, dunia fantasi penuh sihir, hingga drama sekolah yang intens. Kalau kamu penasaran dengan karya Studio Mir selain Devil May Cry, berikut enam rekomendasi serial animasi Netflix garapan mereka yang wajib kamu jajal berikutnya!

1. Voltron: Legendary Defender (2016–2018)

adegan dalam serial Voltron: Legendary Defender
adegan dalam serial Voltron: Legendary Defender (dok. Netflix/Voltron: Legendary Defender)

Serial animasi Netflix kerja sama antara Studio Mir dan DreamWorks Animation ini sukses menghidupkan kembali waralaba klasik Voltron dengan sentuhan yang jauh lebih modern dan epik. Voltron: Legendary Defender mengikuti petualangan lima remaja bernama Shiro, Keith, Lance, Pidge, dan Hunk yang tiba-tiba terseret ke tengah perang antargalaksi melawan Kekaisaran Galra. Mereka kemudian menjadi pilot lima singa robot legendaris yang bisa bergabung membentuk Voltron, senjata raksasa pelindung alam semesta.

2. LEGO Elves: Secrets of Elvendale (2017)

adegan dalam serial LEGO Elves: Secrets of Elvendale
adegan dalam serial LEGO Elves: Secrets of Elvendale (dok. Netflix/LEGO Elves: Secrets of Elvendale)

Bagi penggemar LEGO Elves, LEGO Elves: Secrets of Elvendale jadi salah satu garapan Studio Mir di Netflix yang sayang banget buat dilewatkan. Serial animasi ini membawa penonton kembali ke dunia Elvendale yang penuh sihir, naga, dan petualangan seru dengan visual yang jauh lebih megah dibandingkan dengan webisode pendahulunya. Ceritanya masih berfokus pada Emily Jones dan empat sahabat elf-nya, yaitu Azari, Farran, Aira, dan Naida, yang kini dalam misi menyelamatkan adiknya, Sophie, yang diculik oleh Goblin King bernama Cronan Darkroot.

3. Kipo and the Age of Wonderbeasts (2020)

adegan dalam serial Kipo and the Age of Wonderbeasts
adegan dalam serial Kipo and the Age of Wonderbeasts (dok. Netflix/Kipo and the Age of Wonderbeasts)

Gak cuma Voltron: Legendary Defender, kolaborasi keren antara Netflix, Studio Mir, dan DreamWorks Animation juga bisa kamu nikmati dalam Kipo and the Age of Wonderbeasts. Serial ini berpusat pada petualangan Kipo Oak, gadis bawah tanah yang optimis, ke permukaan Bumi yang kini dipenuhi hewan mutan cerdas bernama “mutes”. Berjalan selama 3 musim, serial animasi ini mengusung petualangan post-apocalyptic dengan nuansa penuh warna, musik catchy, dan dunia fantasi yang terasa hidup di setiap episodenya!

4. DOTA: Dragon's Blood (2021–2022)

adegan dalam serial DOTA: Dragon's Blood
adegan dalam serial DOTA: Dragon's Blood (dok. Netflix/DOTA: Dragon's Blood)

Seperti judulnya, DOTA: Dragon's Blood merupakan adaptasi dari game populer DOTA 2 buatan Valve yang dikemas menjadi serial animasi fantasi dewasa penuh aksi brutal dan intrik besar. Kisahnya menyoroti Davion, seorang Dragon Knight alias pemburu naga yang hidupnya berubah drastis setelah jiwanya terikat dengan naga kuno bernama Slyrak. Gak cuma soal perburuan naga, Dragon's Blood juga menampilkan konflik politik, perebutan kekuasaan para dewa, sampai ancaman dari iblis mengerikan bernama Terrorblade.

5. Lookism (2022)

adegan dalam serial Lookism
adegan dalam serial Lookism (dok. Netflix/Lookism)

Selain deretan produk Barat seperti Voltron, LEGO, atau DOTA, Studio Mir juga menggarap karya dari tanah kelahiran mereka sendiri, yakni Korea Selatan, lewat Lookism. Adaptasi webtoon fenomenal karya Park Tae Jun ini mengisahkan Park Hyeong Seok, siswa SMA korban bullying yang suatu hari terbangun dalam tubuh baru yang jauh lebih tampan dan atletis. Membawa isu sosial yang dekat dengan kehidupan remaja, lengkap dengan drama sekolah dan aksi yang seru, Lookism sukses tampil beda dibandingkan dengan serial animasi Netflix lainnya!

6. Skull Island (2023)

adegan dalam serial Skull Island
adegan dalam serial Skull Island (dok. Netflix/Skull Island)

Netflix dan Studio Mir turut merambah waralaba MonsterVerse lewat serial animasi bertajuk Skull Island yang rilis pada 2023 silam. Mengambil latar waktu di antara Kong: Skull Island (2017) dan Godzilla (2014), serial ini mengikuti sekelompok penjelajah yang gak sengaja terdampar di Skull Island setelah menyelamatkan seorang gadis misterius bernama Annie di tengah laut. Sepanjang 8 episode, kamu bakal diajak menyaksikan perjuangan mereka untuk keluar hidup-hidup dari pulau yang dipenuhi monster buas tersebut.

Itulah deretan serial animasi garapan Studio Mir yang kualitas visualnya gak perlu diragukan lagi buat masuk ke daftar tontonan akhir pekanmu. Daripada bingung nyari hiburan setelah Devil May Cry, mending langsung pilih satu judul dan siap-siap ketagihan nonton serial animasi keren buatan mereka!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Related Articles

See More