Susan Sarandon Dipecat hingga Susah Dapat Job karena Dukung Palestina

- Susan Sarandon mengungkap dirinya dipecat agensi dan sulit mendapat pekerjaan di Hollywood setelah vokal mendukung gencatan senjata di Gaza.
- Setelah kehilangan agensi di AS, ia mencari peluang kerja di Eropa namun tetap menghadapi tekanan dan pembatasan dari beberapa pihak industri film.
- Ia memuji Spanyol atas dukungan terbuka terhadap Palestina dan menerima penghargaan International Goya Award sebagai pengakuan atas karier panjangnya.
Aktris pemenang Oscar, Susan Sarandon, blak-blakan mengungkap kondisinya usai vokal mendukung Palestina. Ia mengaku dipecat bahkan diasingkan dari industri perfilman Amerika Serikat karena kegiatan aktivismenya.
Susan Sarandon bukan nama sembarangan di Hollywood. Ia merupakan salah satu aktris senior dengan segudang prestasi mentereng. Berikut pengakuan Susan Sarandon yang mencuri perhatian.
1. Susan Sarandon dipecat agensi dan susah dapat job di Hollywood usai ikut demo dukung gencatan senjata di Gaza

Susan Sarandon diundang menghadiri Goya Awards yang digelar pada Februari 2026 ini di Barcelona. Pada Jumat (27/2/2026), dalam diskusi pers sebelum penghargaan digelar, secara terbuka ia menceritakan nasibnya usai vokal mendukung gencatan senjata di Gaza.
"Aku dipecat oleh agensiku, persisnya karena ikut demo dan vokal tentang Gaza, karena meminta gencatan senjata," ungkap pemeran film Thelma & Louise (1991) itu.
"Jadi mustahil bagiku bahkan untuk muncul di televisi. Aku tak tahu apakah belakangan sudah berubah, tetapi aku tidak bisa main di film besar atau apa pun yang berhubungan dengan Hollywood."
2. Cari kerja di Eropa, Susan Sarandon masih menemui gangguan

Susan dipecat oleh agensinya, United Talent Agency, pada akhir 2023 karena ikut rally pro-Palestina di New York. Setelah itu ia harus mencari kesempatan bekerja di Eropa demi mempertahankan kariernya dan akhirnya mendapat agen baru di Inggris dan Italia. Namun begitu, usahanya ini bukan tanpa hambatan.
"Aku tahu sutradara Italia yang baru saja mempekerjakanku diperintahkan untuk tidak mempekerjakanku... Dia tidak menurutinya, tetapi perbincangan itu ada. Saat ini, aku semacam mengkhususkan diri di film-film kecil dengan para sutradara baru dan proyek independent." curhatnya.
3. Puji Spanyol yang presiden hingga para pekerja kreatifnya vokal dukung Palestina

Susan Sarandon menyebut tekanan represif yang dirasakannya di Amerika Serikat sangat berbeda dengan iklim politik di Spanyol. Ia memuji pemimpin Spanyol dan para pekerja kreatif di sana karena vokal dalam mendukung Gaza.
"Di tempat di mana kamu merasa mengalami tindakan represif dan disensor, melihat Spanyol, melihat presidennya dan apa yang diucapkannya dan dukungan yang dia berikan... dan punya aktor seperti Javier Bardem maju dengan lantang, sangat penting bagi kami di Amerika Serikat," ucap aktris 77 tahun itu.
Susan Sarandon sendiri kini mendapat penghargaan International Goya Award, penghargaan tertinggi dari Spanish Film Academy untuk menghormati karier panjang dan penuh prestasinya.


















