Kenapa PM Min Jeong Woo Tidak Mau Monarki Runtuh di Perfect Crown?

- Min Jeong Woo menolak runtuhnya monarki karena sistem kerajaan menjamin posisinya sebagai Perdana Menteri tetap kuat dan berpengaruh di lingkaran kekuasaan.
- Ia tidak ingin melihat Pangeran I An kembali menang, sebab keputusan I An mengakhiri monarki membuatnya tetap menjadi sosok penentu arah negara hingga akhir.
- Perasaan lama Jeong Woo terhadap Hui Ju membuat konflik politiknya semakin personal, mencampur ambisi kekuasaan dengan rasa iri dan kekecewaan pribadi.
Di ending Perfect Crown, Min Jeong Woo (Noh Sang Hyun) berubah menjadi sosok yang melawan Pangeran I An (Byeon Woo Seok) dan Seong Hui Ju (IU). Ia bukan lagi seorang Perdana Menteri yang memutuskan segala urusan secara logis, melainkan mencari celah untuk melemahkan posisi I An di istana.
Salah satunya, Jeong Woo menolak keras niat I An untuk meruntuhkan monarki. Hal ini lantas timbul pertanyaan, kenapa Jeong Woo menolak, padahal hal itu tidak berdampak langsung padanya? Yuk, intip tiga alasan personal yang menjawab kenapa Min Jeong Woo menolak runtuhnya sistem monarki berikut ini!
1. Monarki adalah sumber kekuasaan Min Jeong Woo

Sebagai Perdana Menteri di bawah sistem kerajaan, Min Jeong Woo sudah berada di posisi yang sangat kuat. Selama monarki tetap berdiri, ia masih memiliki pengaruh besar di lingkaran kekuasaan.
Jika negara berubah menjadi republik, semuanya harus dimulai dari awal dan posisinya tidak lagi aman. Karena itu, mempertahankan kerajaan juga berarti mempertahankan tempatnya sendiri.
2. Jeong Woo tidak ingin melihat I An mendapatkan kemenangan lagi

Hubungan Jeong Woo dan I An sepanjang drama terasa seperti persaingan diam-diam. Ketika I An memilih menjadi “raja terakhir” sekaligus orang yang mengakhiri monarki, keputusan itu membuatnya tetap menjadi sosok yang menentukan arah negara sampai akhir.
Hal inilah yang tampaknya sulit diterima Jeong Woo, karena sekali lagi I An menjadi pihak yang “menang”. Apalagi, Jeong Woo sadar betul kalau I An sudah lebih dulu menang darinya, yaitu bisa memiliki Seong Hui Ju.
3. Perasaannya pada Hui Ju, membuat semuanya makin personal

Jeong Woo diketahui menyimpan perasaan pada Hui Ju sejak lama. Namun pada akhirnya, Hui Ju tetap memilih I An. Karena itu, konflik politik mereka terasa bercampur dengan rasa iri dan kekecewaan pribadi. Bukan hanya kalah dalam kekuasaan, Jeong Woo juga selalu berada di posisi kedua dalam hubungan mereka. Penolakan Min Jeong Woo terhadap runtuhnya monarki di ending Perfect Crown adalah karena ingin mempertahankan kekuasaan, harga diri, dan posisinya di tengah hidup yang selama ini selalu dibayangi oleh I An.


















