Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sutradara Perfect Crown Minta Maaf soal Kontroversi, Mengaku Menyesal

Sutradara Perfect Crown Minta Maaf soal Kontroversi, Mengaku Menyesal
cuplikan drama Perfect Crown (instagram.com/disneypluskr)
Intinya Sih
  • Sutradara Park Joon Hwa menyampaikan permintaan maaf atas kontroversi di akhir drama Perfect Crown dan mengaku bertanggung jawab penuh atas ketidaknyamanan yang terjadi.
  • Kontroversi muncul karena adegan penobatan Pangeran Ian dinilai menampilkan distorsi sejarah, terutama simbol dan ucapan yang dianggap menggambarkan Korea sebagai bawahan China.
  • IU dan Byeon Woo Seok lebih dulu meminta maaf lewat media sosial serta acara publik, berjanji akan lebih berhati-hati dalam proyek mendatang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dua episode terakhir drama Korea Perfect Crown menuai kritik tajam, terutama dari sisi netizen Korea Selatan. Penonton menyoroti dugaan distorsi sejarah dalam adegan penobatan Pangeran Ian (Byeon Woo Seok) menjadi raja.

Setelah IU dan Byeon Woo Seok meminta maaf, sutradara drakor Perfect Crown, Park Joon Hwa, juga ikut angkat bicara mengenai kontroversi tersebut. Ia turut menyampaikan permintaan maaf saat menjalani wawancara bersama sejumlah media Korea Selatan pada Selasa (19/5/2026).

1. Sutradara Park Joon Hwa mengaku salah dan minta maaf atas kontroversi Perfect Crown

poster drama Korea Perfect Crown
poster drama Korea Perfect Crown (dok.Disney+/Perfect Crown)

Sutradara Park Joon Hwa melakukan wawancara dengan media Korea Selatan pada Selasa (19/5/2026) mengenai Perfect Crown. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan permintaan maaf atas semua kontroversi yang ditimbulkan di ending drakor tersebut.

"Saya awalnya berharap penonton bisa menemukan kebahagiaan melalui drama ini, tapi situasi berubah menjadi tidak nyaman bagi semua orang. Saya ingin meminta maaf kepada semua penonton dan semua orang, karena saya yang memikul tanggung jawab terbesar atas nama tim produksi. Tanpa memberi ruang untuk alasan, karena telah menciptakan sesuatu yang tidak menyenangkan," ungkap Park Joon Hwa sambil membungkukkan badannya, dilansir OSEN.

Ia juga menyampaikan permintaan maafnya kepada para aktor yang ikut terdampak dalam masalah ini. Park Joon Hwa mengatakan, "Secara pribadi, saya benar-benar menyesal telah menyebabkan lebih banyak kesulitan daripada keuntungan kepada para aktor yang telah bekerja keras untuk drama ini. Saya benar-benar menyesal."

2. Perfect Crown sebelumnya dikritik soal dugaan distorsi sejarah

Byeon Woo Seok di Perfect Crown (dok. MBC/Perfect Crown)
Byeon Woo Seok di Perfect Crown (dok. MBC/Perfect Crown)

Kontroversi Perfect Crown bermula dari adegan penobatan Pangeran Ian di episode 11. Detail yang ditunjukkan dinilai terlalu mirip dengan sistem tributary pada era Joseon. Pada saat itu, Korea masih menjadi "negara bawahan" China.

Pangeran Ian tampak mengenakan mahkota tradisional bernama Guryumyeongwan. Dilansir allkpop, mahkota tersebut ditandai dengan sembilan untaian manik di bagian depan dan belakang, mirip seperti yang dikenakan raja Joseon saat di bawah kekuasaan China. Seharusnya, ia mengenakan Sipyiryumyeongwan, yaitu mahkota serupa dengan 12 untaian manik.

Detail lain yang turut disorot adalah ucapan para anggota parlemen ketika Pangeran Ian menjadi raja. Alih-alih menyerukan "Manse", mereka justru menggunakan kata "Cheonse". Kedua ungkapan tersebut punya arti dan penggunaan yang berbeda di zaman Joseon. Cheonse yang berarti 'semoga kerajaan berjaya 1.000 tahun digunakan kepada raja Joseon.' Sementara itu, Manse yang memiliki arti 'semoga kerajaan berjaya 10.000 tahun' dipakai untuk kaisar China.

Detail-detail ini membuat penonton, khususnya KNetz, merasa drama tersebut menggambarkan Korea sebagai kerajaan bawahan China. Isu ini cukup sensitif di Korea Selatan.

3. Sebelumnya, IU dan Byeon Woo Seok juga turut menyampaikan permintaan maaf tertulis

unggahan permintaan maaf IU dan Byeon Woo Seok
unggahan permintaan maaf IU dan Byeon Woo Seok (instagram.com/byeonwooseok | instagram.com/dlwlrma)

Sebelum sang sutradara buka suara, dua pemeran utama Perfect Crown, IU dan Byeon Woo Seok lebih dulu menyampaikan permintaan maaf secara pribadi melalui media sosial. Keduanya mengunggah surat tertulis di Instagram masing-masing.

Bukan hanya itu, IU juga minta maaf secara langsung di hadapan fans saat acara nonton bareng Perfect Crown pada Sabtu (16/5/2026). Ia menyadari adanya kritik dari penonton dan berjanji akan lebih hati-hati lagi di proyek selanjutnya.

Kontroversi Perfect Crown tampaknya masih menjadi perbincangan di kalangan penonton Korea Selatan. Netizen berharap tim produksi drama sejarah bisa lebih berhati-hati ke depannya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Related Articles

See More