3 Pasang Idol KPop Ini Ngaku Kaget sama Konsep Debut Grupnya, Kenapa?

- Yeonjun dan Soobin TXT awalnya berlatih gaya hip hop, tapi debut dengan konsep cerah lewat lagu 'Crown', membuat mereka sempat kaget namun akhirnya bisa menyesuaikan diri.
- Karina dan Winter aespa awalnya disiapkan untuk konsep polos, namun tiga bulan sebelum debut diberi tahu akan tampil dengan konsep futuristik metaverse yang menyerupai boy group.
- Shinyu dan Dohoon TWS mengaku terkejut karena debut dengan konsep menyegarkan berbeda dari latihan bergaya hip hop, tapi kini percaya diri setelah mendapat respons positif publik.
Konsep debut menjadi salah satu poin yang krusial untuk grup KPop. Soalnya, konsep itu merupakan kesan pertama yang perlahan akan menjadi identitas mereka di tengah persaingan ketat di industri ini. Konsep beda yang disusun rapi akan menjadi nilai tambah karena bakal lebih mudah diingat oleh publik.
Nah, para trainee biasanya disiapkan untuk bisa menyesuaikan diri dengan konsep tersebut. Namun, tidak jarang konsep debut itu beda dari ekspektasi karena tidak linear dengan apa yang dipelajari selama pelatihan. Ini dia tiga pasang idol yang ngaku sempat kaget sama konsep debut grup mereka.
1. Yeonjun dan Soobin TXT

TXT debut dengan konsep cerah pada tahun 2019. "Crown" yang menjadi lagu debut mereka menarik atensi karena judulnya. Secara literal, judul bahasa Korea dari lagu ini berarti, "Suatu hari, ada tanduk yang muncul di kepalaku."
Yeonjun berbicara tentang reaksi para anggota usai judul lagu debut mereka diumumkan ketika hadir dalam kanal YouTube LookSam. Ternyata anggota terdiam setelah mendengar judulnya. Sementara Yeonjun mangaku kala itu ia berusaha untuk tetap positif dengan mengatakan kalau judul lagunya unik.
Sebenarnya reaksi anggota TXT dapat dimaklumi mengingat bahwa mereka lebih condong ke genre hip hop ketika masih trainee. Bahkan para anggota juga mencoba cara berjalan dengan gaya hip hop. Hal itu diungkapkan oleh Soobin di Dream Week tahun 2023 di kanal YouTube TXT.
Soobin secara jujur mengatakan kalau konsep debut grupnya beda dari apa yang ia bayangkan. Anggota lain pun setuju dengan pernyataannya. Meski tidak mudah, TXT bisa menyesuaikan diri dan selalu memperlihatkan konsep bervariasi di setiap comeback mereka.
2. Karina dan Winter aespa

Kalau aespa justru kebalikan dari TXT. Sekarang lagu-lagu mereka dikenal dengan ciri khas "bau besi" dan punya daya tarik tersendiri. Saat debut pun mereka diperkenalkan sebagai grup dengan konsep metaverse. MV aespa juga kental dengan gaya futuristik.
Sebelum konsep aespa dirampungkan, Karina pernah membeberkan di kanal YouTube Fairy Jaehyung bahwa para anggota berlatih untuk konsep polos dan murni. Karena itulah mereka lebih banyak latihan dengan koreografi Red Velvet atau SNSD. Lalu saat tiga bulan sebelum debut, pihak agensi memberi tahu kalau grup mereka akan dibentuk menyerupai boy group. Pernyataan itu pun membuat para anggota kaget.
Topik ini juga pernah dibahas Winter ketika menjadi bintang tamu di kanal YouTube milik Seulgi Red Velvet. Saat itu Winter berbagi kalau ia sama sekali tidak menyangka kalai konsep debut mereka akan seperti itu. Namun, kini para anggota sudah menguasainya dan terbiasa dengannya.
3. Shinyu dan Dohoon TWS

Konsep menyegarkan sudah melekat pada TWS sejak debut tahun 2024 lalu. Namun, sebelum itu ternyata anggota grup naungan Pledis Entertainment ini punya gaya yang sama sekali berbeda.
Shinyu dan Dohoon membagikan hal itu saat tampil di kanal YouTube Hyeri Girls Day. Mereka mengaku kaget saat mendengar "plot twist" yang menjadi lagu debut TWS. Keduanya mengaku memiliki gaya yang berbeda jauh dari konsep menyegarkan.
Shinyu berkata gaya pakaiannya lebih condong ke gaya hip, seperti baju kebesaran atau celana melorot dan sobek. Dohoon di sisi lain jujur berkata ia berekspektasi akan debut dengan lagu bergaya hip karena itulah yang dilatihnya selama masa trainee. Walaupun sulit, mereka semakin percaya diri karena banyak orang menyukai konsep grup mereka.
Tentu tidak mudah untuk keenam idol K-pop di atas dalam menyesuaikan diri dengan perubahan konsep yang drastis menjelang debut. Meski begitu, mereka sukses membuat orang-orang tertarik. Fakta bahwa banyak yang menyukai mereka dalam konsep grup sudah jadi bukti kalau mereka berhasil membawakannya dengan baik.