Pernah gak sih kamu keluar dari ruang kerja dengan perasaan aneh setelah sebuah meeting selesai? Mungkin gak ada yang berkata kasar, tapi ada kalimat atau sikap kecil yang bikin kamu merasa diremehkan. Situasi seperti ini bisa menjadi bentuk microaggression di kantor yang sering luput disadari.
Lingkungan kerja seharusnya jadi tempat bertukar ide dan berkembang bersama. Namun, diskriminasi halus di kantor bisa muncul lewat kebiasaan kecil yang dianggap sepele. Berikut ini lima contoh nyata yang perlu kamu kenali agar bisa memahami batas antara etika kerja dan perilaku yang melukai.
