Rutinitas kerja sering berjalan seperti mesin yang tidak pernah berhenti. Kamu bangun pagi, mengejar deadline, lalu pulang dengan kepala penuh pikiran. Lama-lama ritme ini terasa normal, padahal tubuh dan pikiran sudah memberi sinyal lelah. Inilah alasan banyak orang mulai sadar tentang manfaat cuti kerja bagi kesehatan mental.
Sayangnya, masih banyak yang merasa bersalah saat mengambil waktu istirahat. Seolah-olah berhenti sebentar berarti tidak produktif atau kalah dari ritme pekerjaan. Padahal otak juga butuh ruang untuk bernapas. Yuk simak lima manfaat mengambil cuti pendek untuk mengisi ulang energi mentalmu.
