Decluttering sering kali dianggap sebagai proses membuang sebanyak mungkin barang agar rumah terasa lebih lega. Padahal, tidak semua barang yang sudah tidak digunakan harus berakhir di tempat sampah. Dengan pendekatan yang lebih bijak, kamu tetap bisa menciptakan rumah yang rapi tanpa menambah limbah yang sebenarnya masih bisa dimanfaatkan.
Banyak orang juga merasa kesulitan memulai decluttering karena khawatir barang-barang mereka akan terbuang sia-sia. Perasaan bersalah terhadap lingkungan atau kenangan yang melekat pada suatu benda sering kali membuat proses merapikan rumah tertunda. Jika kamu termasuk salah satunya, cara berikut bisa membantu melakukan decluttering yang lebih berkelanjutan dan minim sampah.
