Ilustrasi tanaman moss terrarium (pexels.com/Anna Shvets)
Langkah pertama adalah memilih botol bekas yang sesuai. Botol plastik bening berukuran sedang hingga besar bisa digunakan karena cahaya tetap dapat masuk dan kamu bisa melihat isi taman mini dari luar. Sebelum digunakan, cuci botol sampai benar-benar bersih untuk menghilangkan sisa minuman, gula, minyak, atau kotoran yang dapat mengganggu tanaman.
Untuk membuat taman mini sederhana, siapkan botol plastik bening, gunting atau cutter, media tanam, sedikit arang hortikultura jika tersedia, tanaman berukuran kecil, serta hiasan seperti batu kecil atau lumut. Lalu potong bagian tengah botol untuk dijadikan wadah taman mini dan bagian atas bisa untuk tutupnya.
Pilih tanaman yang ukurannya kecil dan tidak tumbuh terlalu cepat. Tanaman yang menyukai kondisi lembap seperti beberapa jenis pakis mini, fittonia, peperomia, dan lumut bisa menjadi pilihan untuk taman mini yang tertutup.
"Tanaman dengan pertumbuhan lambat, toleransi terhadap kelembapan tinggi, dan berdaun kecil adalah pilihan yang cocok untuk terarium. Karena tanaman-tanaman tersebut akan ditanam di ruang yang sama, pertimbangan terpenting adalah memastikan semuanya dapat tumbuh baik dalam kondisi kelembapan tanah, tingkat cahaya, dan kondisi lingkungan lainnya yang serupa," saran Iowa State University of Science and Technology dalam memilih tanaman.