Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mudah Hemat Listrik di Rumah yang Gak Bikin Ribet

5 Cara Mudah Hemat Listrik di Rumah yang Gak Bikin Ribet
ilustrasi hemat listrik (pixabay.com/Colin Behrens)
Share Article

Tagihan listrik sering terasa seperti pengeluaran yang sulit ditebak. Pemakaian lampu, AC, kulkas, televisi, mesin cuci, hingga berbagai perangkat elektronik yang terlihat sepele ternyata terus menambah konsumsi listrik setiap hari. Kabar baiknya, menghemat listrik tidak selalu berarti harus hidup tanpa AC, mematikan kulkas, atau mengurangi kenyamanan di rumah.

Justru, beberapa kebiasaan kecil bisa menjadi langkah awal yang cukup efektif. Jadi, kamu tidak harus melakukan perubahan besar. Mulai saja dari kebiasaan sederhana yang mudah dilakukan setiap hari.

  1. 1. Matikan lampu dan manfaatkan cahaya matahari

    ilustrasi hemat listrik (unsplash.com/Daniele Franchi)
    ilustrasi hemat listrik (unsplash.com/Daniele Franchi)

    Cara paling sederhana untuk menghemat listrik adalah mematikan lampu ketika ruangan tidak digunakan. Kebiasaan meninggalkan lampu menyala di kamar kosong mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan berjam-jam setiap hari dan terjadi di banyak ruangan, konsumsi listriknya tentu akan bertambah. Oleh karena itu, biasakan mematikan lampu setiap kali keluar dari ruangan.

    Selain mematikan lampu, manfaatkan cahaya alami sebanyak mungkin pada siang hari. Buka tirai, jendela, atau gorden agar sinar matahari bisa menerangi ruangan tanpa bantuan lampu. Kalau lampu di rumah masih menggunakan jenis yang boros energi, kamu juga bisa menggantinya secara bertahap dengan tipe LED.

    "LED mengubah sebagian besar energi listrik menjadi cahaya, sedangkan lampu pijar mengubah sebagian besar energi menjadi panas. Lampu pijar hanya sekitar 10 persen energi jadi cahaya, sisanya jadi panas. LED bisa mengubah hingga 40–50 persen (atau lebih) energi listrik menjadi cahaya," demikian laporan dari Universitas Negeri Surabaya tentang Lampu LED: Lampu Hemat Energi.

  2. 2. Jangan biarkan AC bekerja lebih keras dari yang dibutuhkan

    ilustrasi AC (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫)
    ilustrasi AC (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫)

    AC sering menjadi salah satu perangkat yang paling diperhatikan ketika membicarakan penghematan listrik. Namun, bukan berarti kamu harus mematikannya sepanjang hari. Yang lebih penting adalah menggunakan AC sesuai kebutuhan dan menghindari membuat perangkat bekerja lebih keras dari yang diperlukan.

    Kebiasaan lain yang sering dilupakan adalah menjaga kondisi perangkat tetap baik. Filter AC yang kotor dapat menghambat aliran udara sehingga sistem harus bekerja lebih keras. Jadi, menghemat listrik bukan hanya soal mengurangi waktu penggunaan, tetapi juga melakukan servis.

     

  3. 3. Cabut charger dan perangkat yang tidak dipakai

    ilustrasi hemat listrik (unsplash.com/@cbpsc1)
    ilustrasi hemat listrik (unsplash.com/@cbpsc1)

    Mungkin kamu pernah membiarkan charger ponsel tetap tertancap di stopkontak meskipun tidak sedang mengisi daya. Atau televisi, komputer, printer, speaker, dan perangkat lainnya tetap terhubung ke listrik sepanjang hari meski sedang tidak digunakan. Kebiasaan seperti ini memang tampak kecil, tetapi sejumlah perangkat tetap dapat mengonsumsi listrik dalam kondisi standby.

    "Cabut steker peralatan yang tetap mengonsumsi energi saat tidak digunakan (misalnya pengisi daya ponsel, kipas angin, pembuat kopi, printer desktop, radio, dll.)," demikian laporan U.S. Department of Energy yang menyarankan masyarakat untuk mencabut peralatan yang mengonsumsi energi ketika tidak digunakan, termasuk charger ponsel, kipas, mesin pembuat kopi, printer, dan perangkat elektronik lainnya.

  4. 4. Gunakan mesin cuci sekaligus banyak

    ilustrasi mesin cuci (unsplash.com/PlanetCare)
    ilustrasi mesin cuci (unsplash.com/PlanetCare)

    Menggunakan mesin cuci hanya untuk beberapa potong pakaian mungkin terasa praktis, tetapi dari sisi efisiensi energi dan air, kamu bisa mengatur penggunaannya agar lebih optimal. Jika memungkinkan, kumpulkan pakaian hingga jumlah yang sesuai kapasitas mesin sebelum mencuci.

    Dengan begitu, kamu tidak perlu menjalankan mesin berkali-kali hanya untuk jumlah pakaian yang sedikit. Prinsip serupa juga dapat diterapkan pada peralatan elektronik dan peralatan rumah tangga lainnya. Misalnya, daripada menyalakan perangkat berkali-kali dalam waktu singkat, kelompokkan pekerjaan rumah yang bisa dilakukan sekaligus.

  5. 5. Buat rutinitas cek listrik sebelum tidur

    ilustrasi AC Hemat listrik (Freepik.com/zinkevych)
    ilustrasi AC Hemat listrik (Freepik.com/zinkevych)

    Kalau ingin hemat listrik tanpa merasa terbebani, kamu bisa membuat rutinitas sederhana selama beberapa menit sebelum tidur. Cek apakah lampu yang tidak diperlukan sudah mati, televisi sudah dimatikan, charger sudah dicabut, AC sudah disesuaikan, dan perangkat elektronik yang tidak diperlukan sudah benar-benar dalam kondisi mati.

    Kalau ingin lebih praktis, buat aturan sederhana untuk seluruh anggota rumah. Misalnya, lampu kamar dimatikan ketika keluar, AC tidak dibiarkan menyala di ruangan kosong, charger dicabut setelah digunakan, dan televisi tidak dibiarkan menyala hanya sebagai suara latar.

    Hemat listrik tidak harus dimulai dari membeli peralatan mahal atau melakukan renovasi besar-besaran di rumah. Mematikan lampu, memanfaatkan cahaya matahari, menggunakan AC dengan bijak, mencabut perangkat yang tidak dipakai, serta membuat rutinitas pengecekan sebelum tidur sudah menjadi langkah sederhana yang bisa dilakukan siapa saja.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More