“Untuk membantu menjaga aliran energi yang harmonis, penting untuk memperhatikan area tengah rumah,” ujarnya.
Rumah Butuh Energy Reset? Ini Cara Sederhana Bikin Hunian Lebih Nyaman

- Energy reset rumah dapat dimulai dengan merapikan pintu masuk dan area tengah, lalu melakukan decluttering bertahap memakai metode Five Bag agar ruang lebih lapang.
- Pisahkan area kerja dari tempat istirahat, simpan perlengkapan setelah digunakan, serta atur ulang furnitur yang menghalangi jalur agar fungsi ruang dan mobilitas tetap nyaman.
- Ciptakan suasana harmonis lewat dekorasi lima elemen feng shui, pencahayaan, tanaman, aroma menenangkan, serta sentuhan personal seperti foto, karya seni, dan pilihan warna.
Rumah bukan cuma tempat untuk beristirahat, tetapi juga ruang untuk bekerja, berkumpul, dan menjalani berbagai aktivitas setiap hari. Saat barang mulai menumpuk, ruangan terasa sesak, atau area kerja bercampur dengan tempat tidur, suasana rumah pun bisa ikut terasa kurang nyaman.
Dalam feng shui, menata ulang ruang dipercaya dapat membantu menciptakan keseimbangan dan aliran energi yang lebih baik. Gak perlu renovasi besar-besaran, yuk simak cara sederhana melakukan energy reset agar hunian terasa lebih nyaman!
1. Mulai dari pintu masuk dan area tengah rumah

ilustrasi ruang tamu dengan perpaduan warna biru navy, putih dan gold (pexels.com/houzlook) Pintu masuk menjadi area penting yang perlu diperhatikan saat ingin membuat rumah terasa lebih nyaman. Rapikan sepatu, tas, kardus, atau barang lain yang berserakan agar area ini tetap lapang dan mudah dilalui. Gunakan tempat penyimpanan tertutup jika memungkinkan agar barang tidak memenuhi pandangan.
Bagian tengah rumah juga sebaiknya dibiarkan bersih dan terbuka, terutama jika menjadi area berkumpul atau sering dilewati. Menurut Marie Diamond, ahli feng shui, dikutip dari House Beautiful, area ini berkaitan dengan kedamaian, keharmonisan, dan kesehatan penghuni. Penataan yang lebih rapi juga membuat ruangan terasa lebih lega dan nyaman.
2. Coba metode Five Bag untuk mengurangi barang menumpuk

ilustrasi ruangan berisikan furniture (pexels.com/pixabay) Jika lemari atau sudut rumah mulai dipenuhi barang yang jarang digunakan, cobalah melakukan decluttering. Marie Diamond memperkenalkan metode Five Bag untuk memilah barang ke dalam lima kategori, yakni disimpan, dibuang, diberikan, didonasikan, atau dijual. Cara ini membuat proses merapikan rumah lebih terarah tanpa sekadar memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain.
Agar tidak terasa melelahkan, lakukan secara bertahap dengan menyelesaikan satu ruangan terlebih dahulu. Tanyakan pada diri sendiri, “Apakah saya masih akan menggunakan barang ini dalam satu tahun ke depan?” Jika jawabannya tidak, pertimbangkan untuk memasukkannya ke salah satu kategori yang sesuai.
3. Pisahkan area kerja dan tempat beristirahat

ilustrasi home office (pexels.com/jesus-r-gen) Bekerja atau belajar dari rumah bisa terasa kurang nyaman ketika area kerja bercampur dengan tempat tidur. Laptop, dokumen, dan perlengkapan kerja yang masih terlihat setelah aktivitas selesai juga dapat membuat pikiran terus teringat pada pekerjaan. Karena itu, cobalah membuat batas sederhana antara area untuk bekerja dan beristirahat.
Jika tidak memiliki ruangan khusus, gunakan sekat lipat, tirai, atau rak sebagai pembatas. Setelah selesai bekerja, simpan laptop dan perlengkapan lainnya agar tidak terus terlihat dari tempat tidur. Menurut Diamond, pemisahan ini membantu menjaga fungsi dan suasana setiap area tetap berbeda.
“Menyatunya ‘energi tidur’ dengan ‘energi kerja’ dapat menyebabkan ketidakharmonisan energi,” katanya.
4. Hadirkan lima elemen feng shui lewat dekorasi

ilustrasi ruang keluarga yang cozy (pexels.com/curtis-adams) Setelah mengurangi barang yang tidak diperlukan, tambahkan dekorasi yang mewakili lima elemen feng shui, yaitu air, kayu, api, tanah, dan logam. Masing-masing elemen memiliki simbol dan karakter tersendiri sehingga bisa dihadirkan lewat benda-benda sederhana. Kamu pun tidak perlu mengubah seluruh dekorasi rumah untuk menerapkannya.
Tanaman atau bunga segar, misalnya, dapat mewakili elemen kayu, sedangkan lilin bisa menjadi simbol api. Sementara itu, dekorasi berbahan logam, benda bernuansa tanah, dan unsur air dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruangan. Pastikan penempatannya tetap proporsional agar dekorasi terasa natural dan tidak membuat rumah semakin penuh.
5. Tambahkan pencahayaan, tanaman, dan aroma yang menenangkan

ilustrasi dekorasi ruang tamu modern (pexels.com/shkrabaanthony) Pencahayaan bisa menjadi cara sederhana untuk mengubah suasana rumah tanpa perlu menambah banyak dekorasi. Maksimalkan cahaya alami pada siang hari dan gunakan lampu dengan pencahayaan yang nyaman di sudut yang terasa gelap. Ruangan yang terang dan tidak dipenuhi barang berlebihan juga akan terasa lebih lapang.
Kamu juga bisa membawa suasana alam ke dalam rumah dengan menambahkan tanaman berdaun di beberapa sudut ruangan. Jika menyukai aroma yang menenangkan, gunakan lilin atau minyak esensial sesuai preferensi. Diamond merekomendasikan tanaman berdaun membulat dan lilin beraroma vanila untuk membantu menciptakan suasana rumah yang lebih harmonis.
6. Atur ulang furnitur agar ruang terasa lebih lega

ilustrasi penataan ruang tamu (pexels.com/level23media) Tidak perlu buru-buru membeli furnitur baru saat rumah terasa sempit atau kurang nyaman. Coba periksa kembali posisi sofa, meja, kursi, dan lemari, terutama jika penempatannya membuat jalur berjalan terasa sempit. Dalam prinsip feng shui yang dijelaskan Diamond, ruang yang terlalu penuh dapat membuat aliran energi terasa kurang leluasa.
Mulailah dengan memindahkan furnitur yang paling menghalangi jalur agar ruangan terasa lebih terbuka. Sisakan ruang yang cukup untuk bergerak tanpa harus terus menghindari meja atau kursi. Selain mendukung penerapan feng shui, penataan ini juga membuat rumah lebih praktis dan nyaman untuk digunakan sehari-hari.
7. Berikan sentuhan personal pada ruangan

ilustrasi penataan ruang tamu (pexels.com/curtisadams) Setelah rumah lebih rapi, jangan lupa membuatnya tetap terasa seperti tempat tinggalmu. Foto keluarga, benda kenangan, karya seni, atau dekorasi yang memiliki arti khusus bisa membuat ruangan terasa lebih personal dan hangat. Pilih beberapa benda yang benar-benar kamu sukai daripada memenuhi setiap sudut dengan dekorasi.
Kamu juga bisa memilih warna yang sesuai dengan suasana yang ingin dibangun di setiap ruangan. Warna-warna bumi dapat digunakan untuk menciptakan kesan tenang, sementara warna yang lebih berani bisa menjadi aksen agar ruangan tidak terasa monoton. Dengan begitu, energy reset tidak hanya membuat rumah lebih rapi, tetapi juga membantu menciptakan ruang yang terasa nyaman dan sesuai dengan karakter penghuninya.
Energy reset di rumah gak harus dilakukan dengan renovasi besar-besaran atau membeli dekorasi baru. Cukup mulai dari merapikan barang, menata ulang ruang, dan menciptakan suasana yang bikin rumah terasa lebih nyaman.




















