Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gak Mubazir, 5 Ide Souvenir Pernikahan yang Bisa Dipakai atau Dimakan

4 min read
Gak Mubazir, 5 Ide Souvenir Pernikahan yang Bisa Dipakai atau Dimakan
ilustrasi kopi cold brew (pexels.com/Alina Matveycheva)
Share Article

Souvenir pernikahan menjadi salah satu detail kecil yang selalu dipikirkan calon pengantin menjelang hari bahagia. Selain ingin tampil cantik dan sesuai tema acara, banyak pasangan kini juga mempertimbangkan apakah hadiah tersebut benar-benar akan berguna bagi tamu. Benda yang bisa dipakai atau dinikmati tentu punya daya tarik tersendiri karena tidak harus berakhir sebagai pajangan di rumah.

Pilihan souvenir fungsional dan konsumsi juga cukup beragam, sehingga bisa disesuaikan dengan konsep pernikahan, jumlah tamu, dan anggaran yang tersedia. Berikut lima ide yang bisa dipertimbangkan agar souvenir terasa lebih bermanfaat dan tidak sekadar menambah barang di rumah.

  1. 1. Kopi atau teh kemasan mini

    ilustrasi kopi cold brew (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫)
    ilustrasi kopi cold brew (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫)

    Kopi dan teh bisa menjadi pilihan souvenir pernikahan yang sederhana, tetapi tetap berkesan. Kamu bisa memilih biji kopi lokal, kopi bubuk, teh celup premium, atau teh daun dalam kemasan kecil. Agar lebih personal, tambahkan label berisi nama pasangan, tanggal pernikahan, atau ucapan terima kasih yang desainnya sesuai tema acara.

    Souvenir minuman juga punya kelebihan karena bisa langsung dinikmati di rumah. Tamu dapat menyeduhnya saat bersantai, membawanya ke kantor, atau membagikannya kepada keluarga. Pilih produk yang memiliki informasi komposisi, tanggal kedaluwarsa, dan petunjuk penyimpanan yang jelas agar hadiah tetap aman dan nyaman digunakan.

  2. 2. Camilan lokal atau kue kering

    ilustrasi raisin cookies (vecteezy.com/Siraphol Siricharattakul)
    ilustrasi raisin cookies (vecteezy.com/Siraphol Siricharattakul)

    Kalau ingin pilihan yang lebih familiar, camilan lokal bisa menjadi ide yang menarik. Misalnya, kue kering, cookies, brownies, keripik, kacang panggang, dodol, atau jajanan khas daerah. Pilih makanan yang punya daya simpan cukup baik dan mudah dibawa pulang, terutama jika tamu datang dari luar kota.

    Kemasan menjadi bagian penting dari souvenir jenis ini. Gunakan kotak kertas, pouch makanan, atau stoples kecil yang tertutup rapat. Label sebaiknya mencantumkan nama makanan, bahan yang berpotensi menyebabkan alergi, serta tanggal produksi atau batas konsumsi jika diperlukan. Dengan begitu, tampilannya tetap cantik tanpa mengabaikan informasi yang dibutuhkan tamu.

  3. 3. Tote bag atau pouch

    Ilustrasi orang yang menggunakan tote bag (pexels.com/Nazım can Pirinç)
    Ilustrasi orang yang menggunakan tote bag (pexels.com/Nazım can Pirinç)

    Tote bag dan pouch termasuk pilihan yang cukup fleksibel untuk souvenir pernikahan. Tote bag dapat digunakan untuk membawa barang belanjaan, buku, atau perlengkapan kerja, sedangkan pouch bisa dipakai menyimpan alat tulis, makeup, hingga charger.

    Karena bentuknya praktis, barang ini tidak harus disimpan khusus sebagai pajangan. Supaya tidak terasa seperti merchandise biasa, pilih desain yang sederhana dan tidak terlalu ramai.

    Misalnya, gunakan inisial pasangan, ilustrasi bunga, motif kain tradisional, atau warna yang sesuai dengan dekorasi pernikahan. Bahan juga perlu diperhatikan, karena souvenir yang jahitannya mudah lepas atau ukurannya terlalu kecil justru berisiko jarang digunakan.

  4. 4. Sabun handmade atau lilin aromaterapi

    Ilustrasi hadiah lilin aromaterapi. Pexels/Maahid Photos
    Ilustrasi hadiah lilin aromaterapi. Pexels/Maahid Photos

    Souvenir nonmakanan tidak harus berupa benda pajangan. Sabun handmade, lilin aromaterapi, atau bath salt dalam kemasan kecil bisa menjadi pilihan yang terasa personal sekaligus memiliki fungsi. Jenis hadiah ini cocok untuk konsep pernikahan yang mengusung tema natural, minimalis, rustic, atau self-care.

    Untuk sabun, pilih produk dengan komposisi dan informasi penggunaan yang jelas. Sementara itu, jika memilih lilin, perhatikan kualitas bahan, ukuran, dan petunjuk keselamatan saat digunakan. Aroma yang lembut dan cenderung netral juga bisa menjadi pilihan yang lebih mudah diterima karena selera wewangian setiap tamu berbeda.

  5. 5. Madu, selai, atau bumbu masak mini

    Ilustrasi madu untuk perawatan rambut berkilau (pixabay.com/fancycrave1)
    Ilustrasi madu untuk perawatan rambut berkilau (pixabay.com/fancycrave1)

    Madu, selai buah, saus sambal, atau bumbu masak dalam kemasan mini bisa menjadi alternatif souvenir yang unik. Barang-barang ini cocok untuk tamu yang senang memasak atau menikmati sarapan di rumah. Selain dapat dikonsumsi, kemasan kaca atau wadah yang bisa digunakan kembali juga berpotensi memiliki fungsi setelah isinya habis.

    Pilih produk yang aman untuk dibawa pulang dan tidak mudah bocor. Jika menggunakan stoples kaca, pastikan tutupnya rapat dan kemasannya cukup kuat. Untuk produk makanan, informasi seperti komposisi, tanggal kedaluwarsa, dan cara penyimpanan tetap penting. Hindari memilih makanan hanya karena kemasannya menarik, tetapi kualitas produknya tidak jelas.

    Memilih souvenir pernikahan yang bisa dipakai atau dimakan dapat menjadi cara untuk memberikan hadiah yang lebih relevan bagi tamu. Yang terpenting, jangan hanya mengejar tampilan lucu, tetapi pertimbangkan kualitas, keamanan, kemasan, serta kemungkinan barang tersebut benar-benar digunakan atau dinikmati setelah pesta selesai.

    "Suvenir pernikahan bukannya kehilangan peminat. Namun, pasangan kini ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat dan berkesan bagi tamu mereka. Mereka juga tidak lagi merasa harus memberikan suvenir hanya sekadar untuk memenuhi formalitas," kata perencana pernikahan Ashley Ulery, perencana pernikahan kepada Brides.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More