Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ide Upcycling Baju Lama biar Gak Berakhir di Tempat Sampah

Ide Upcycling Baju Lama biar Gak Berakhir di Tempat Sampah
Ilustrasi sarung bantal (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
Share Article

Baju lama yang sudah jarang dipakai sering kali berakhir di bagian paling belakang lemari. Warnanya mungkin sudah mulai lusuh, ada lubang, ukurannya kekecilan, atau modelnya terasa membosankan. Karena itu ketika lemari mulai penuh, membuang pakaian tersebut terlihat seperti pilihan paling mudah.

Padahal, kain yang masih layak sebenarnya bisa diubah menjadi barang baru yang lebih berguna. Upcycling bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk memperpanjang usia pakaian.

  1. 1. Ubah kaus lama menjadi tote bag

    Ilustrasi tote bag dari kaus bekas (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi tote bag dari kaus bekas (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Kaus berbahan katun yang sudah tidak digunakan bisa diubah menjadi tote bag sederhana. Kamu tidak harus memiliki mesin jahit untuk membuatnya. Bagian lengan dapat dipotong, bagian leher dibuat sebagai bukaan tas, kemudian bagian bawah kaus dijahit atau diikat dengan teknik tertentu.

    Kalau ingin tampil lebih menarik, kamu bisa menambahkan patch, bordir, lukisan kain, atau sisa kain bermotif sebagai aksen. Ide ini cocok untuk kaus yang masih memiliki bahan cukup kuat tetapi sudah tidak nyaman dipakai sebagai pakaian.

    Kaus dengan gambar favorit juga bisa dipertahankan desainnya sehingga tote bag tersebut terasa lebih personal. Selain digunakan untuk membawa buku atau barang belanjaan, tas ini juga dapat menjadi pengganti kantong sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.

  2. 2. Sulap jeans bekas menjadi tas atau pouch

    Ilustrasi tas dari jeans (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi tas dari jeans (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Celana jeans yang sudah tidak muat atau bagian bawahnya rusak biasanya masih mempunyai material yang kuat. Daripada langsung masuk tempat sampah, bagian kain yang masih bagus dapat dimanfaatkan menjadi pouch, dompet kecil, tas selempang, atau bahkan tempat penyimpanan barang di kamar.

    Salah satu keunggulan jeans adalah teksturnya yang relatif kokoh. Bagian saku asli juga bisa dipertahankan dan dimanfaatkan sebagai kantong tambahan. Kalau memiliki beberapa potong jeans dengan warna berbeda, potongan kain tersebut bahkan dapat digabungkan menjadi desain patchwork yang unik.

    Ellen MacArthur Foundation mencatat bahwa produksi pakaian meningkat hampir dua kali lipat dalam 15 tahun terakhir. Tapi hal ini tidak diimbangi dengan tingkat tingkat penggunaannya. Foundation tersebut juga menekankan pentingnya “resale, rental, repair and remaking” agar pakaian tetap beredar selama mungkin.

    "Pakaian mencakup lebih dari 60 persen dari total penggunaan tekstil, dan dalam 15 tahun terakhir, produksi pakaian meningkat hampir dua kali lipat, didorong oleh pertumbuhan populasi kelas menengah di seluruh dunia serta peningkatan penjualan per kapita di negara-negara dengan ekonomi maju. Pada saat yang sama, tingkat penggunaan pakaian justru menurun hampir 40 persen. Kedua tren ini terutama disebabkan oleh fenomena fast fashion, yang ditandai dengan pergantian gaya baru yang lebih cepat, peningkatan jumlah koleksi yang ditawarkan setiap tahunnya, dan sering kali, harga yang lebih rendah," dikutip dalam laporan Ellen MacArthur Foundation.

  3. 3. Jadikan kemeja lama sebagai sarung bantal

    Ilustrasi sarung bantal (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi sarung bantal (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Kemeja yang sudah tidak dipakai tetapi masih memiliki kain bagus bisa diubah menjadi sarung bantal. Pilih bagian depan kemeja yang memiliki motif menarik, kemudian manfaatkan kancing sebagai bagian dari bukaan sarung. Dengan cara ini, kamu tidak hanya mendapatkan barang baru, tetapi juga tetap mempertahankan karakter pakaian lama.

    Ide ini sangat cocok untuk kemeja kotak-kotak, kemeja bermotif floral, atau pakaian dengan warna yang sudah tidak terlalu cocok digunakan sebagai outfit. Kamu bisa membuat beberapa sarung bantal dengan motif berbeda agar kamar terlihat lebih personal. Jika memiliki keterampilan menjahit, sisa kainnya juga dapat digunakan untuk membuat kantong kecil atau aksesori dekorasi.

  4. 4. Buat scrunchie dari sisa kain

    ilustrasi scrunchie unsplash.com/schimiggy)
    ilustrasi scrunchie unsplash.com/schimiggy)

    Punya pakaian dengan motif cantik tetapi sudah tidak bisa dipakai? Jangan langsung membuangnya. Kalau kamu mau berkreasi, bagian kain yang masih bagus dapat dipotong menjadi potongan kecil untuk membuat scrunchie. Ukurannya yang kecil membuat proyek ini cocok untuk memanfaatkan sisa bahan dari pakaian yang sudah dipotong untuk keperluan lain.

    Scrunchie dari kain bekas juga bisa menjadi aksesori yang lebih personal. Kamu dapat memilih motif dari pakaian lama yang punya kenangan tertentu, misalnya kaus dari masa sekolah atau kemeja favorit yang sudah tidak muat. Dengan begitu, pakaian lama tidak benar-benar hilang, tetapi berubah menjadi benda kecil yang masih bisa digunakan.

  5. 5. Jadikan pakaian lama sebagai patchwork atau selimut

    ilustrasi membuat patchwork (freepik.com/freepik)
    ilustrasi membuat patchwork (freepik.com/freepik)

    Kalau punya banyak pakaian lama dengan ukuran, warna, atau motif berbeda, kamu bisa mengumpulkan potongan kainnya untuk membuat patchwork. Potongan tersebut dapat disusun menjadi selimut kecil, alas meja, sarung bantal, hiasan dinding, atau dekorasi kamar. Hasil akhirnya justru bisa terlihat unik karena setiap potongan memiliki warna dan cerita berbeda.

    Untuk pemula, tidak perlu langsung membuat selimut berukuran besar. Mulailah dari proyek kecil seperti coaster, alas meja, atau sarung bantal. Setelah terbiasa mengukur dan menyatukan potongan kain, barulah kamu bisa mencoba proyek yang lebih besar.

    Upcycling pakaian tidak harus selalu menghasilkan barang yang sempurna atau terlihat seperti produk toko. Tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan kedua pada material yang sebenarnya masih memiliki nilai. Selamat mencoba!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More