5 Jenis Pakaian Sebaiknya Tak Dijemur di Bawah Terik Matahari

- Paparan matahari langsung dapat memudarkan warna dan merapuhkan serat pakaian, sehingga tidak semua cucian aman dijemur lama saat cuaca terik.
- Pakaian gelap, wol atau rajut, serta sutra perlu dikeringkan dengan perlakuan lembut untuk mencegah warna kusam, serat rusak, dan bentuk berubah.
- Pakaian bersablon, bordir, atau berbahan elastis sebaiknya dibalik atau dijemur di tempat teduh agar desain tidak retak dan elastisitas tetap terjaga.
Menjemur pakaian di bawah sinar matahari memang bikin cucian cepat kering. Apalagi kalau cuaca sedang panas, rasanya sayang kalau kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan. Tinggal bentangkan pakaian, tunggu beberapa jam, lalu cucian pun siap dilipat dan disimpan.
Namun, tahukah kamu kalau gak semua pakaian cocok dijemur lama di bawah terik matahari. Beberapa jenis pakaian justru bisa mengalami perubahan warna, serat kain menjadi lebih rapuh, atau bentuknya berubah jika terlalu sering dijemur di bawah matahari. Dampaknya akan terasa setelah pakaian dicuci dan dijemur berkali-kali. Berikut lima jenis pakaian yang sebaiknya lebih kamu perhatikan saat menjemur.
1. Pakaian berwarna gelap

ilustrasi pakaian (pexels.com/Rachel Claire) Pakaian berwarna hitam, navy, maroon, cokelat tua, dan warna gelap lainnya sebaiknya gak terkena sinar matahari langsung terlalu lama. Paparan sinar UV dapat mempercepat proses pemudaran warna pada kain. Mungkin awalnya kamu tidak menyadari perubahan tersebut.
Warna hitam yang biasanya pekat perlahan terlihat kusam atau berubah menjadi keabu-abuan. Setelah beberapa kali dicuci dan dijemur, perbedaannya akan semakin terlihat. Kalau ingin tetap awet, sebaiknya jemur dalam kondisi bagian dalam pakaian berada di luar. Dengan membalik pakaian, bagian luar yang paling terlihat gak terkena paparan matahari secara langsung.
2. Pakaian berbahan wol dan rajut

ilustrasi bahan wol (freepik.com/freepik) Pakaian berbahan wol dan rajut membutuhkan perhatian lebih saat dikeringkan. Seratnya cenderung lebih sensitif terhadap panas dibandingkan beberapa jenis kain lainnya. Menjemur pakaian rajut langsung di bawah matahari terik dalam waktu lama dapat membuat seratnya kehilangan kelembapan alami.
Pakaian juga bisa mengalami perubahan bentuk, terutama jika digantung ketika masih berat karena banyak menyimpan air. Daripada langsung menggantung sweater atau pakaian rajut setelah dicuci, kamu bisa menekan air secara perlahan. Jangan memerasnya dengan gerakan memutar karena dapat membuat bentuk pakaian berubah.
3. Pakaian berbahan sutra

ilustrasi wanita memakai baju sutra (pexels.com/ Muhammad Rasyad Indra Putra) Sutra dikenal sebagai bahan yang lembut, ringan, dan memiliki tampilan yang elegan. Namun, karakteristik tersebut juga membuatnya membutuhkan perawatan lebih dibandingkan pakaian berbahan katun. Paparan sinar matahari yang terlalu kuat dapat memengaruhi warna kain sutra.
Selain itu, panas berlebih juga membuat seratnya lebih cepat mengalami kerusakan. Karena itu, jangan menjemur pakaian sutra di tempat yang terkena matahari langsung. Setelah dicuci, biarkan pakaian kering di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang cukup. Jangan memelintir pakaian sutra dengan kuat untuk mengeluarkan air. Tekstur kain yang halus harus diperlakukan dengan lembut agar tak mudah rusak.
4. Pakaian dengan sablon, bordir, atau motif yang menonjol

ilustrasi pakaian (pexels.com/ Natalia Sevruk) Kaos dengan desain favorit, pakaian dengan sablon besar, atau atasan dengan bordir juga sebaiknya gak dijemur di bawah matahari terik. Panas dan paparan sinar matahari secara terus-menerus dapat membuat warna pada sablon lebih cepat memudar. Pada beberapa jenis sablon, permukaannya juga bisa menjadi lebih mudah retak.
Cara sederhana untuk melindunginya adalah membalik pakaian sebelum dijemur. Pastikan bagian sablon atau bordir berada di sisi dalam. Sehingga tidak menghadap langsung ke matahari. Kamu juga bisa menjemurnya di tempat yang teduh tapi tetap memiliki sirkulasi udara, ya!
5. Pakaian dengan bahan elastis

ilustrasi wardrobe (pexels.com/ Vitaly Gariev) Pakaian yang mengandung serat elastis, seperti legging, pakaian olahraga, pakaian renang, atau pakaian dalam, juga perlu diperhatikan saat dijemur. Serat elastis dirancang agar pakaian dapat mengikuti bentuk tubuh dan kembali ke bentuk semula. Paparan panas berlebihan dan proses pengeringan dapat mempercepat penurunan elastisitas kain.
Akibatnya, pakaian yang awalnya pas bisa menjadi lebih longgar atau gak bisa kembali ke bentuk semula. Untuk menjaga kualitasnya, sebaiknya keringkan pakaian berbahan elastis di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Jangan menggunakan suhu panas terlalu tinggi saat mengeringkannya menggunakan mesin pengering.
Menjemur pakaian di bawah matahari memang bikin cepat kering, tapi gak semua jenis kain cocok. Dengan sedikit perhatian saat mencuci dan menjemur, pakaian favoritmu bisa tetap nyaman dipakai dan tidak mudah kehilangan warna maupun bentuknya.



![[QUIZ] Dari Pantun di Upin Ipin, Ini Trust Issue Kamu yang Asli](https://image.idntimes.com/post/20260617/pexels-silverkblack-36813081-1_0a577821-0bbe-40ce-8dc1-d5f2e671181a.jpg)












![[QUIZ] Pilih Karakter Cewek Upin Ipin, Ini Standar Hubunganmu yang Sebenarnya](https://image.idntimes.com/post/20260805/pexels-alex-green-5700173_5fb42987-c8e8-4d55-8d77-010bd5edc32a.jpg)



