Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Banyak Orang Menyukai Interior Bernuansa Kayu?
Desain ruangan (magnific.com/magnific)
  • Material alami, termasuk kayu, diprediksi makin digunakan dalam tren interior 2026 karena menghadirkan tekstur dan suasana rumah yang lebih tenang.
  • Warna cokelat, kuning, hingga kemerahan serta serat kayu menciptakan kesan hangat; studi 2025 menunjukkan kayu dinilai paling hangat, terutama saat proporsinya lebih besar.
  • Kayu mendukung biophilic design dan menawarkan sensasi sentuhan yang cenderung lebih nyaman; penelitian 2017 mengaitkan sentuhan kayu dengan respons fisiologis menuju relaksasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada alasan kenapa kayu hampir selalu berhasil bikin ruangan terasa lebih nyaman. Dari lantai, meja, kabinet, sampai panel dinding, material ini bisa masuk ke berbagai gaya tanpa membuat interior terasa terlalu ramai. Bahkan dalam prediksi tren interior 2026, Architectural Digest Middle East mencatat material alami, seperti kayu, batu, linen, dan clay semakin banyak digunakan untuk menghadirkan tekstur serta suasana yang lebih tenang di rumah.

Menariknya, ketertarikan pada interior bernuansa kayu ternyata bukan cuma perkara estetika. Warna, pola serat, tekstur, sampai asosiasinya dengan alam bisa memengaruhi cara kita merasakan sebuah ruang. Jadi, kenapa elemen kayu sering membuat rumah terasa lebih hangat dan inviting?

1. Secara visual memang terasa lebih hangat

Desain ruangan (magnific.com/magnific)

Warna kayu yang banyak bermain di spektrum cokelat, kuning, hingga kemerahan memberi kesan hangat tanpa harus memenuhi ruangan dengan banyak dekorasi. Serat yang tidak benar benar seragam juga membuat permukaannya terasa lebih hidup dibanding bidang polos seperti cat atau material yang sangat mengilap.

Efek ini juga terlihat dalam penelitian Journal of Wood Science pada 2025 meminta 44 partisipan menilai kombinasi kayu, kain, ubin, dan cat. Kayu dinilai sebagai material yang memberikan persepsi paling hangat, bahkan kesan tersebut semakin meningkat ketika proporsi kayu yang terlihat semakin besar.

2. Bikin rumah terasa sedikit lebih dekat dengan alam

ilustrasi desain interior nuansa vintage (pixabay.com/wal_172619)

Memasukkan kayu ke dalam interior juga sejalan dengan konsep biophilic design, yaitu pendekatan desain yang mencoba membawa unsur alam ke lingkungan tempat kita tinggal atau bekerja. Bukan cuma lewat tanaman, tetapi juga cahaya alami, pemandangan luar, warna, tekstur, dan material alami seperti kayu.

Nuansa alami tersebut bisa membuat ruangan terasa lebih tenang, hangat, dan nyaman dipandang. Apalagi jika elemen kayu dipadukan dengan pencahayaan alami, warna earthy, atau tanaman hijau, suasana rumah jadi terasa lebih hidup tanpa harus terlihat berlebihan.

3. Gak cuma enak dilihat, teksturnya juga punya daya tarik

Desain ruangan (magnific.com/boyarkinamarina)

Kayu punya pengalaman sensorik yang berbeda dari kaca, logam, atau keramik. Permukaannya bisa terasa halus tetapi tetap memiliki tekstur, sementara suhu saat disentuh cenderung tidak memberikan sensasi dingin seperti beberapa material keras lainnya. Detail kecil seperti ini ikut membuat furnitur atau interior berbahan kayu terasa lebih homey.

International Journal of Environmental Research and Public Health pada 2017 menemukan bahwa menyentuh kayu dengan telapak tangan memunculkan respons fisiologis yang mengarah pada relaksasi dibanding beberapa material lain, seperti marmer, ubin, dan stainless steel. Meski begitu, bukan berarti seluruh rumah harus dilapisi kayu karena jenis, warna, jumlah, serta kombinasi material tetap menentukan bagaimana sebuah ruangan akhirnya terasa.

Interior bernuansa kayu disukai bukan cuma karena fotogenik, tetapi karena warna, tekstur, dan hubungannya dengan alam bisa membuat ruang terasa lebih hangat dan nyaman. Jadi, gak heran kalau kayu terus muncul dari satu tren interior ke tren berikutnya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article