Inspirasi Gaya Kebaya Mitoni Maudy Ayunda, Nuansa Lilac nan Anggun

- Maudy Ayunda dan Jesse Choi menggelar upacara Mitoni atau Tingkeban secara intim bersama keluarga saat usia kandungannya memasuki tujuh bulan.
- Maudy mengenakan kebaya renda soft lilac berpayet dengan lengan flare, dipadukan kain jumputan deep plum dan bros kupu-kupu perak.
- Pada prosesi siraman, Maudy memakai rompi ronce melati, sementara Jesse menyiramkan air kembang setaman menggunakan siwur berhias melati.
Kebahagiaan tengah menyelimuti pasangan Maudy Ayunda dan sang suami, Jesse Choi, yang sedang menantikan kelahiran buah hati pertama mereka. Memasuki usia kandungan tujuh bulan, keduanya menggelar upacara adat Jawa Mitoni atau Tingkeban secara khidmat dan intim bersama keluarga besar.
Alih-alih warna terang konvensional, Maudy memilih palet warna lavender lembut atau soft lilac yang menenangkan untuk keseluruhan prosesi adatnya. Penampilannya memadukan keanggunan pakem tradisional Jawa dengan sentuhan modern yang bersahaja, memancarkan pesona keibuan yang teduh dan memikat. Berikut inspirasi gaya mitoni ala Maudy Ayunda yang bisa disontek.
1. Kebaya renda lavender berpayet kristal dengan lengan flare

Maudy Ayunda (instagram.com/maudyayunda) Maudy Ayunda tampil memesona dalam balutan kebaya brokat modern berwarna ungu lavender muda yang lembut. Kebaya berpotongan pas badan ini dirancang khusus untuk kenyamanan ibu hamil menggunakan bahan lace bermotif floral halus yang dipercantik dengan bordiran payet dan kristal berkilau di sepanjang tepi kerah dan bagian dada.
Daya tarik yang paling memikat terlihat pada potongan lengannya yang menjuntai melebar membentuk siluet lonceng atau flared bell sleeves. Detail lengan yang mengalir anggun ini memberikan efek visual yang dramatis dan feminin saat ia bergerak maupun saat tangannya bertumpu memegang baby bumps-nya.
2. Aksen kain jumputan ungu pekat dan sematan bros kupu-kupu perak

Maudy Ayunda (instagram.com/maudyayunda) Di balik kelembutan kebaya renda transparan, Maudy mengenakan kain kemben jumputan tradisional berwarna deep plum dengan motif bintik putih klasik. Perpaduan warna gradasi antara lavender muda pada kebaya dan ungu pekat pada kain jumputan menghadirkan kedalaman warna yang sangat elegan dan berkarakter.
Tepat di bawah perutnya, kain lilit tersebut dipermanis dengan sematan bros perak antik berbentuk kupu-kupu yang mungil. Sentuhan ornamen kupu-kupu ini tidak hanya berfungsi mengunci lipatan kain agar rapi, tetapi juga menjadi simbol filosofis tentang transformasi indah seorang perempuan menuju babak baru sebagai seorang ibu.
3. Tatanan sanggul klasik berhias ronce melati dan sirkam perak antik

Maudy Ayunda (instagram.com/maudyayunda) Menyempurnakan pesona putri Jawa yang sejati, rambut Maudy ditata dengan sanggul klasik berukuran proporsional yang ditarik klimis ke belakang. Sanggul tersebut dibingkai oleh jalinan ronce bunga melati segar yang dirajut rapi membentuk jaring harum di sisi samping kepala.
Di bagian puncak sanggul, tersemat sirkam perak berukir klasik yang memberi kilau lembut di antara rambut hitam pekatnya. Dipadukan dengan sepasang anting giwang floral minimalis, riasan wajah yang natural bercahaya, serta manikur kuku bernuansa merah muda pucat, penampilannya tampak sangat anggun dan abadi di setiap bidikan kamera.
4. Pesona sakral siraman dalam balutan rompi ronce melati yang semerbak

Maudy Ayunda (instagram.com/maudyayunda) Saat prosesi puncak siraman yang sarat makna penyucian lahir dan batin, Maudy tampil begitu memikat dan bersahaja dalam balutan busana basahan adat Jawa. Tubuh dan area perutnya diselimuti rompi ronce melati, melapisi kain kemben yang ia kenakan di dalamnya.
Diabadikan dalam potret hitam-putih yang sangat sinematis dan puitis, kehangatan terpancar jelas saat Jesse Choi dengan penuh kelembutan menyiramkan air kembang setaman ke tubuh sang istri menggunakan gayung tradisional dari batok kelapa (siwur) yang berhiaskan untaian ronce melati panjang. Senyum teduh Maudy yang bersanding dengan tatapan penuh kasih sang suami menghadirkan atmosfer sakral yang mendalam, menjadi simbol doa tulus untuk menyucikan jiwa raga serta memohon kelancaran dan keselamatan menuju hari persalinan.
Bagaimana menurutmu inspirasi kebaya dan makeup mitoni Maudy Ayunda di atas? Semoga menginspirasi!















![[MADING] Air Mata Di Balik Tawa: Perundungan Fisik di Sekolah](https://image.idntimes.com/post/20261103/img-20261101-wa0038_c8ed136a-789d-4717-87fe-39eeac197029.jpeg)






