"Saya akan menggunakan istilah 'merapikan' (straightening) untuk merujuk pada kegiatan beres-beres kilat selama lima menit yang membuat suatu ruangan terasa lebih nyaman, lebih tenang dan lebih sedap dipandang. Saya akan berfokus pada kamar tidur, namun prinsip yang sama juga berlaku untuk ruangan lainnya," katanya.
"Kunci dari teknik ini adalah prosesnya harus cepat, harus memprioritaskan hal-hal besar terlebih dahulu, dan harus berfokus pada barang-barang yang menumpuk (barang yang tidak terpakai). Meskipun terasa memuaskan, teknik ini bukan ditujukan untuk menyelesaikan pekerjaan pengorganisasian berskala besar," tambah Nancy.
Metode 5 Menit untuk Membereskan Kamar saat Lagi Mager

Pernah gak, kamu baru bangun tidur, melihat pakaian menumpuk di kursi, meja penuh barang, dan tempat tidur masih berantakan, tetapi rasanya malas sekali untuk mulai membereskan semuanya? Niatnya cuma rebahan sebentar, eh, tahu-tahu sudah lewat berjam-jam. Akhirnya, kamar tetap berantakan dan kamu malah semakin enggan membereskan.
Nah, kamu bisa mencoba metode 5 menit untuk membereskan kamar saat lagi mager. Prinsipnya sederhana: sisihkan lima menit untuk merapikan bagian-bagian yang paling terlihat tanpa harus menuntut kamar langsung bersih sempurna.
1. Menit pertama: Rapikan tempat tidur agar kamar langsung terlihat lebih rapi

ilustrasi membereskan kamar tidur (freepik.com/freepik) Kalau melihat kamar yang berantakan saja sudah bikin kamu kehilangan semangat, mulailah dari tempat tidur. Rapikan bantal, tarik selimut agar tidak kusut, lalu luruskan seprai yang terlipat. Kamu gak perlu mengganti seprai atau menata dekorasi seperti kamar hotel.
Cukup buat tempat tidur terlihat lebih rapi dari sebelumnya. Tempat tidur sering menjadi bagian paling dominan di kamar, terutama jika kamu tinggal di kamar kos berukuran kecil. Ketika bagian ini sudah tertata, tampilan ruangan bisa terasa lebih teratur meskipun masih ada barang yang perlu dibereskan.
Oleh karena itu, langkah sederhana ini cocok dijadikan tugas pertama saat kamu hanya punya sedikit energi. Profesor psikologi Nancy Darling, Ph.D., dalam artikelnya di Psychology Today, menyarankan agar kegiatan merapikan kamar berfokus pada pekerjaan cepat yang memberikan dampak visual besar.
2. Menit kedua: Kumpulkan baju kotor dan pakaian yang berserakan

ilustrasi membawa keranjang berisi baju kotor (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com) Pakaian yang menumpuk di kursi, ujung kasur, atau lantai sering membuat kamar terlihat jauh lebih berantakan daripada kondisi sebenarnya. Pada menit kedua, fokuslah mengumpulkan pakaian tersebut. Masukkan baju kotor ke keranjang laundry, sedangkan pakaian yang masih bersih bisa dilipat atau digantung jika kamu punya cukup waktu.
Jangan sampai kamu justru menghabiskan lima menit untuk memilah semua pakaian di lemari. Tujuan metode ini bukan melakukan decluttering besar-besaran, melainkan mengembalikan barang ke tempat yang semestinya. Kalau menemukan pakaian yang belum yakin akan dicuci atau dipakai lagi, letakkan sementara di satu tempat khusus agar tidak kembali menyebar ke seluruh kamar.
Agar lebih praktis, sediakan keranjang pakaian kotor di lokasi yang mudah dijangkau. Dengan begitu, kamu gak perlu berjalan bolak-balik atau berpikir terlalu lama setiap kali selesai berganti pakaian.
3. Menit ketiga: Bersihkan meja dari barang yang tidak perlu

ilustrasi perempuan merapikan meja (freepik.com/freepik) Meja belajar atau meja kerja bisa menjadi tempat berkumpulnya berbagai barang, mulai dari gelas bekas minum, kertas, kabel charger, hingga alat tulis. Saat waktunya membereskan meja, jangan langsung membongkar laci atau menyortir seluruh dokumen. Ambil barang-barang yang jelas tidak seharusnya berada di sana, lalu kembalikan ke tempatnya.
Mulailah dari benda yang paling mudah dikenali. Bawa gelas kotor ke dapur, buang sampah ke tempatnya, kembalikan alat tulis ke wadah, dan susun buku atau dokumen menjadi satu tumpukan rapi. Jika masih ada barang yang belum diketahui tempat penyimpanannya, kumpulkan dahulu di satu wadah agar meja bisa kembali digunakan.
4. Menit keempat: Bereskan lantai dan singkirkan barang yang menghalangi

ilustrasi rutin membersihkan lantai (freepik.com/freepik) Setelah tempat tidur, pakaian, dan meja mulai rapi, lanjutkan dengan melihat kondisi lantai. Apakah ada sandal, tas, kabel charger, atau kemasan makanan yang berserakan? Singkirkan barang-barang tersebut agar lantai kembali lapang dan kamu bisa bergerak dengan nyaman.
Kalau hanya punya waktu satu menit, prioritaskan mengambil sampah dan memindahkan barang yang menghalangi jalan. Untuk barang yang masih digunakan, seperti tas kuliah atau ransel kerja, letakkan di sudut yang sudah ditentukan.
Kabel charger bisa digulung, sedangkan sandal dapat ditempatkan berpasangan di dekat pintu atau bawah meja. Dengan memiliki lokasi penyimpanan yang jelas, kamu tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk memutuskan ke mana setiap barang harus dipindahkan.
Namun, jangan memaksakan diri menyapu, mengepel, atau membersihkan seluruh sudut kamar dalam waktu satu menit. Jika lantai memang membutuhkan pembersihan menyeluruh, jadwalkan pada waktu lain. Untuk sesi lima menit ini, target utamanya adalah membuat lantai lebih lega, aman, dan tidak dipenuhi barang yang seharusnya tersimpan di tempat lain.
5. Menit kelima: Lakukan sentuhan akhir dan biasakan rutinitas mini

ilustrasi membereskan barang bawaan (pexels.com/Ron Lach) Pada menit terakhir, lihat kembali kamar dari sudut pintu. Apakah masih ada sampah yang tertinggal, barang yang belum dikembalikan, atau gelas yang perlu dibawa keluar? Gunakan waktu yang tersisa untuk menyelesaikan satu atau dua hal paling mencolok.
Kamu juga bisa merapikan bantal, membuka tirai, atau menyalakan lampu agar suasana kamar terasa lebih nyaman. Setelah lima menit selesai, kamu boleh berhenti tanpa merasa bersalah meskipun kamar belum sempurna.
Kalau ternyata kamu mulai bersemangat dan ingin melanjutkan, silakan tambah lima menit lagi. Namun, jangan menjadikan tambahan waktu sebagai kewajiban, karena metode ini justru dirancang agar beres-beres terasa ringan dan tidak menjadi beban baru.
Metode 5 menit bisa menjadi langkah awal yang realistis untuk membuat ruangan terasa lebih nyaman, mulai dari merapikan tempat tidur hingga mengembalikan barang ke tempatnya. Jadi, kalau hari ini kamu belum punya energi untuk membereskan semuanya, coba pasang timer lima menit dan mulai dari bagian yang paling mudah.






















