ilustrasi menyiram tanaman (pexels.com/Greta Hoffman)
Overwatering merupakan kondisi di mana tanaman menerima air dalam jumlah yang berlebihan dengan frekuensi yang sering hingga membuat tanaman mengalami tanda kerusakan. Elizabeth Waddington, konsultan gaya hidup ramah lingkungan, melansir dari First Tunnels, menyebut, overwatring sangat berbahaya untuk tumbuhan dibandingkan dengan kekeringan.
"Akar dapat pulih dari kekeringan, tetapi pembusukan karena kebanyakan air menyebar dengan cepat di tanah. Kerusakan dapat dimulai dalam hitungan hari, terutama pada tanaman dalam pot atau tanah yang drainasenya buruk," paparnya
Setiap tanaman punya karakter yang berbeda-beda, beberapa mungkin membutuhkan air lebih banyak dari yang lain namun beberapa tanaman cenderung gak butuh disiram terlalu banyak. Itulah kenapa, sebelum menanam tanaman penting untuk mencari tahu karakter tanaman. Salah satunya dengan mencari tahu kebutuhan airnya, karena sejatinya selain air tanaman juga butuh faktor lain seperti udara dan unsur hara untuk membuatnya tumbuh optimal. Jika tanah terus menerus dibiarkan basah, maka ruang udara dalam tanah akan berkurang dan mengganggu aktivitas akar dalam menyerap nutrisi yang dibutuhkan.
Overwatering bisa terjadi akibat kebiasaan perawatan sehari-hari. Banyak yang khawatir tanaman akan layu jika kekurangan air meskipun kondisi tanah sudah cukup lembap. Selain itu, penggunaan pot tanpa lubang juga drainase dan media tanam yang terlalu padat membuat air sulit keluar. Akibatnya, air menggenang di sekitar akar sehingga akar mudah membusuk dan tanaman menjadi gak sehat.