ilustrasi daun kemangi (freepik.com/Mateus Andre)
Kemangi dikenal sebagai lalapan yang cocok disajikan bersama sambal, ikan goreng, atau ayam bakar. Jika kamu membeli kemangi dalam bentuk ikatan, pilih batang yang masih segar dan cukup panjang untuk ditanam kembali. Potong batang menggunakan gunting bersih, lalu buang daun pada bagian bawah yang nantinya akan terendam air. Sisakan beberapa helai daun di bagian atas agar batang tetap dapat melakukan fotosintesis.
Masukkan bagian bawah batang ke dalam wadah berisi air bersih dan letakkan di tempat terang yang terlindung dari panas berlebihan. Ganti air secara teratur dan tunggu sampai akar baru mulai tumbuh, yang bisa memerlukan beberapa hari hingga beberapa minggu. Setelah akar cukup berkembang, pindahkan stek ke pot berisi tanah gembur dan siram secukupnya. Jika tanaman tumbuh sehat, kamu bisa memetik pucuknya secara bertahap untuk membantu merangsang pertumbuhan cabang baru.
Menanam ulang sisa tanaman dapur bisa menjadi cara sederhana untuk mengurangi sampah organik sekaligus menambah penghijauan di rumah. Kamu gak perlu langsung membuat kebun besar atau membeli banyak perlengkapan untuk memulainya. Cukup pilih satu tanaman yang paling mudah ditemukan, seperti daun bawang, lalu amati pertumbuhannya secara bertahap. Jika percobaan pertama berhasil, kamu bisa melanjutkan ke tanaman lain dengan metode yang berbeda.
Meski gak semua sisa tanaman akan tumbuh sempurna, kegiatan ini tetap memberikan pengalaman berharga tentang cara merawat makhluk hidup. Kamu juga bisa mengajak anak mencatat pertumbuhan daun, mengamati akar, atau membandingkan tanaman yang dirawat dengan cara berbeda. Dari kegiatan sederhana tersebut, kebiasaan berkebun dan memanfaatkan bahan makanan bisa mulai terbentuk. Jadi, sebelum membuang sisa batang atau pangkal sayuran, periksa dulu kondisinya karena mungkin masih ada kesempatan untuk menumbuhkannya kembali!