Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tips Menata Kamar untuk Remaja Perempuan ala Milik Kak Ros

5 Tips Menata Kamar untuk Remaja Perempuan ala Milik Kak Ros
tips menata kamar tidur untuk remaja perempuan ala milik Kak Ros di Upin & Ipin (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
  • Kamar remaja perempuan perlu disesuaikan dari dekorasi masa kecil agar mendukung kebutuhan dan selera mereka yang mulai beranjak dewasa.
  • Sediakan area merias dengan cermin besar, dekorasi feminin sederhana, serta lemari lega agar perlengkapan perawatan diri, pakaian, dan barang pribadi tertata.
  • Pilih kasur nyaman sesuai ukuran kamar agar ruang tetap fungsional, lalu hadirkan koleksi buku fisik untuk mendukung kebiasaan membaca.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mungkin banyak orangtua yang tak lagi terlalu memusingkan untuk merombak kamar anak perempuannya yang beranjak remaja, karena merasa hal tersebut tak terlalu penting dilakukan. Toh, hakikatnya kamar cuma sekadar tempat beristirahat saja sehingga tak perlu lagi berlebihan untuk mendekornya sana-sini. Lagi pula, dekorasi dari tahun-tahun sebelumnya masih elok dilihat. Jadi, buat apa capek-capek menghias dan mengganti beberapa perabotan ke yang baru?

Padahal, yang perlu diketahui orangtua adalah kebutuhan antara anak perempuan yang masih kecil dengan yang kini beranjak remaja bisa sangat berbeda. Remaja perempuan usia sekolah menengah umumnya tak lagi terlalu suka dengan segala pernak-pernik yang terlalu childish, macam dekorasi atau sprei bergambar tokoh kartun. Inilah kenapa, orangtuanya baiknya jangan terlalu bodo amat. Sebagai referensi, ayah atau ibu di rumah bisa mengintip inspirasi menata kamar buat remaja perempuan ala kamar milik Kak Ros di Upin & Ipin. Ini termasuk tipe kamar yang cukup ideal dan cocok untuk anak gadis yang kini sedang di fase menuju kedewasaan!

  1. 1. Hadirkan cermin besar dan tempat merias diri yang nyaman

    Kak Ros punya cermin besar dan tempat berdandan yang proper di kamar miliknya
    Kak Ros punya cermin besar dan tempat berdandan yang proper di kamar miliknya (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Kalau dahulu, kamu sebagai orangtua mungkin belum kepikiran sama sekali buat menyediakan cermin di kamar tidur anak perempuanmu. Toh, mereka masih bisa menggunakan fasilitas cermin yang ada di kamar lain atau area keluarga. Bila anakmu kini sudah beranjak remaja, baiknya mulai pertimbangkan untuk menyediakan cermin besar lengkap dengan set tempat berdandannya seperti milik kakak perempuan Upin dan Ipin ini.

    Anak perempuan yang sudah bukan SD lagi biasanya sudah tak ingin terlalu mengandalkan orangtuanya, terutama ibu, untuk mendandani mereka. Mereka mulai tertarik mengeksplor berbagai hal seputar kecantikan dan mulai memahami penggunaan skincare serta makeup. Demi mendukung kebutuhan tersebut, baiknya sediakan kursi dan meja tempat merias diri, lengkap sekalian dengan cerminnya. Ajari juga bahwa memilih skincare atau produk perawatan wajah sebaiknya jangan sembarangan dan bisa dikonsultasikan dulu dengan orangtua, supaya kulit anak gadismu tetap terjaga dan gak mengalami masalah yang justru bisa memengaruhi kepercayaan dirinya nantinya.

  2. 2. Gunakan dekorasi bernuansa feminin

    kamar Kak Ros cukup bernuansa feminin lewat penggunaan sprei bermotif bunga, karpet pink, serta adanya dekorasi kecil lain seperti pot bunga dan beberapa pajangan lain
    kamar Kak Ros cukup bernuansa feminin lewat penggunaan sprei bermotif bunga, karpet pink, serta adanya dekorasi kecil lain seperti pot bunga dan beberapa pajangan lain (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Tanpa harus selalu mengecat ulang dinding yang tentunya membutuhkan bujet lebih, warna dinding alami pada kamar tetap bisa dipertahankan. Kalau kamu sebagai orangtua ingin tetap menghadirkan nuansa feminin agar kamar anak perempuanmu terlihat lebih manis dan langsung menunjukkan bahwa ruangan tersebut memang diperuntukkan buat perempuan, ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan.

    Kamu bisa melakukan penyesuaian dengan membelikan sprei dan tirai berwarna merah muda atau pink lembut seperti milik Kak Ros, lengkap dengan motif bunga yang makin memperkuat kesan feminin-nya. Membelikan pot berisi bunga sintetis, karpet pink berukuran sedang, atau lampu tidur berwarna pastel juga bisa menjadi cara mudah buat mempercantik kamar tanpa perlu melakukan renovasi besar-besaran. Dengan begitu, suasana kamar bisa terasa lebih feminin dan sesuai dengan selera remaja perempuan tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu banyak.

  3. 3. Sediakan lemari besar yang penyimpanannya lega

    potret lemari besar dan tinggi milik Kak Ros di kamarnya yang sedang berantakan
    potret lemari besar dan tinggi milik Kak Ros di kamarnya yang sedang berantakan (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Mungkin tak banyak dari kamu yang menyadari detail kecil satu ini. Tapi, di kamar pribadinya, Kak Ros punya sebuah lemari kayu berukuran besar dan tinggi yang ia gunakan untuk menyimpan pakaian-pakaiannya. Nah, sebenarnya orangtua juga perlu mempertimbangkan untuk menyediakan lemari dengan ruang penyimpanan yang lega ketika anak perempuan mulai beranjak remaja.

    Ini karena anak perempuan seusia mereka biasanya juga senang membeli pakaian baru yang sedang ngetren atau banyak dipakai teman sebayanya. Dengan begitu, ia tidak hanya bisa menyimpan koleksi pakaian sehari-hari dan seragam sekolahnya, tetapi juga masih memiliki area untuk meletakkan outfit-outfit baru yang dibelinya. Lemari yang cukup besar juga membuat pakaian lebih mudah ditata dan tidak harus ditumpuk atau disimpan sembarangan ketika koleksinya mulai bertambah.

  4. 4. Pemilihan kasur yang tepat sesuai ukuran kamar

    kasur panjang yang dipakai Kak Ros tidur setiap malam
    kasur panjang yang dipakai Kak Ros tidur setiap malam (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Bila kasur lama anak masih dalam kondisi bagus dan tidak jebol atau bagian pegas dalamnya mulai mencuat sehingga membahayakan, maka poin ini bisa di-skip saja. Tapi, bila kasur yang dahulu dipakai anak perempuanmu semasa kecil kini sudah tidak layak kondisinya, gak ada salahnya menggantinya dengan yang baru. Nah, pilihan kasur ini juga baiknya jangan asal-asalan. Hindari membeli kasur atau matras yang terlalu rendah hingga menyentuh lantai, maupun kasur yang terlalu lebar sehingga terkesan memenuhi ruangan.

    Kasur panjang dan empuk seperti milik Kak Ros ini dapat menjadi tempat tidur yang nyaman sekaligus sesuai untuk kamar yang tidak terlalu besar. Dengan begitu, space lain di kamar tidur anakmu masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain agar ruangan gak terasa sumpek dan sempit. Toh, kasur seperti milik Kak Ros sudah cukup ideal untuk dipakai beristirahat setiap malam, dengan catatan gaya tidurmu bukan yang terlalu banyak goyang. Selain itu, kasur dengan dipan seperti milik Kak Ros yang memiliki jarak dari lantai juga lebih aman karena meminimalkan risiko serangga atau hewan kecil tiba-tiba naik ke tempat tidur.

  5. 5. Fasilitasi beberapa koleksi buku fisik agar anak tidak brain rot

    koleksi buku fisik yang ada di rak buku kamar Kak Ros
    koleksi buku fisik yang ada di rak buku kamar Kak Ros (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Walaupun kamu sebagai orangtua mungkin ingin kali ini lebih membebaskan anak dan tidak terlalu membatasi pergaulannya, mengingat anak remaja apalagi perempuan, biasanya sudah mulai aktif keluyuran dan nongkrong ke tempat-tempat hype bersama kawan sebayanya. Tetap saja, kita jangan sampai terlalu memanjakannya dengan segala hal modern sampai ia lupa bahwa dirinya masih seorang pelajar yang semestinya juga memperhatikan pendidikan dan plan dirinya ke depannya.

    Membiasakan anak terpapar pada buku bisa jadi langkah awal supaya anak tak terlalu terikat dengan gawai atau selalu berusaha mencari kesenangan dengan nongkrong sampai lupa waktu. Namun, jangan terlalu kaku dengan langsung menghadirkan buku-buku berat macam buku ekonomi, keuangan, atau pengembangan diri. Bisa mulai dari teen-lit, novel romansa, atau buku-buku thriller mainstream. Pada akhirnya, membaca termasuk kegiatan positif, terlepas dari genre apa pun yang dibaca.

    Kemampuan menyimak dan benar-benar memperhatikan setiap hal dengan detail juga bakal menjadi skill yang berguna bagi anak ke depannya. Karena itu, anak yang mulai beranjak remaja jangan dibiarkan terus-menerus mengonsumsi konten video pendek atau sibuk merasa minder dengan pencapaian teman-temannya di media sosial. Biasakan ia untuk lebih mindful terhadap dirinya sendiri, salah satunya dengan menghadirkan koleksi buku bacaan di kamarnya, seperti milik Kak Ros ini.

    Sebenarnya gak susah untuk menyediakan kamar yang layak buat anak perempuan yang kini sudah masuk masa remaja. Orangtua cuma perlu melakukan beberapa penyesuaian kecil saja pada kamar milik anak yang memang sudah lama dipakainya sedari kecil. Dengan meniru penataan, dekorasi, sampai pemilihan kasur ala kamar Kak Ros di atas, semoga para ibu dan ayah di rumah tak lagi kebingungan dalam menata ulang kamar anak agar terasa lebih nyaman, rapi, dan sesuai dengan kebutuhan mereka yang mulai beranjak dewasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More